Dokter & Petani

Dokter & Petani
Kejutan Dari Mommy


__ADS_3

Sejak pulihnya Kyra dari cidera yang dialaminya beberapa saat lalu akibat kecelakaan yang di sengaja oleh orang yang tidak suka kepadanya, hari-hari Kyra terasa damai saat di tempat kerja maupun di manapun ia berada.


Itu semua berkat ada Teguh yang selalu siap menjaganya atau karena para pengganggu yang merasa segan kepada Kyra, bahkan Laras yang belum sempat Alex tegur secara langsung sudah beberapa saat tidak terlihat di rumahnya apalagi di lingkungan kampung.


Siang belum begitu terik saat madam Sandra mendatangi faskes untuk bertemu Kyra dengan diantar oleh drivernya.


Saat itu tampak Kyra sedang ngobrol santai dengan para pegawai yang lain.


"Selamat siang semuanya!" sapa madam Sandra ramah dengan logat khasnya.


"Selamat siang madam!" jawab mereka semua yang sudah sangat kenal dengan madam Sandra sang pemilik Ale's Farm, menurut sepengetahuan penduduk sekitar.


"Selamat siang mom!" Sapa Kyra sambil berjalan mendekat ke arah mommy Sandra lalu diciumnya punggung tangan mertuanya lalu cium pipi kiri dan kanan mertuanya.


"Waahh madam, tampaknya anda harus segera menyebar undangan unduh mantu buat kami semua serta penduduk sekitar, anda sudah sangat akrab dengan dokter Kyra, kapan nih akan resmi jadi anak mantunya?" Tanya salah satu petugas faskes dengan nada candanya.


"Secepatnya kalian akan dapatkan, tapi sabar dulu ya!" madam Sandra menanggapi kelakar teman sekantor Kyra dengan santai.


Kyra mengajak mommy Sandra masuk ke ruangannya setelah berpamitan dengan rekan-rekannya.


"Pasien sepi kah kok kamu bisa ngobrol bebas sama yang lain?" tanya mommy Sandra keheranan.


"Iya mom, tadi cuma ada beberapa pasien saja, aku juga sudah selesai nulis laporan harian karena kebetulan pasien sangat sepi." jelas Kyra.


"Ijin pulang cepat yuk, sesekali, mumpung sepi kerjaan." bujuk mommy Sandra, tapi Kyra ragu-ragu mau jawab bagaimana.


"Memang mau kemana sih mom?" tanya Kyra akhirnya.


"Buat surprise ke kantor daddy, sudah lama sejak perseteruan Alex sama daddy, mommy belum pernah menginjakkan kaki ke kantor itu, sekarang temani mommy ya, mumpung kamu tidak sibuk juga." kata mommy penuh harap.


"Ya sudah Kyra ijin sama rekan-rekan dulu mom." Setelah berkata begitu Kyra keluar ruangan untuk meminta ijin kepada semua rekannya, tak berapa lama Kyra sudah masuk ruangan lagi dengan wajah berbinar.

__ADS_1


"Aku dapat ijin mom, segera berangkat saja yuk, semoga sampai di sana belum habis jam makan siang." kata Kyra antusias, dan keduanya pun segera beranjak dari ruangan Kyra, saat di luar tak lupa mereka berpamitan kepada semuanya.


Sebelum berangkat, Teguh membawa pulang mobil Kyra ke rumah dinas Kyra, dan kemudian mereka berangkat ke kota memakai mobil mommy Sandra.


Saat mereka hampir sampai, mommy Sandra mengajak mampir di sebuah restoran untuk membawa makan siang buat daddy, Alex, Ale dan buat mereka berdua tentunya. Tak lupa mereka juga membeli buat Teguh dan driver mommy Sandra.


Walau saat itu sudah tinggal beberapa menit waktu untuk istirahat tetapi Kyra dan mommy Sandra tidak khawatir akan sia-sia membawakan makan siang karena terlambat.


Karena beberapa waktu yang lalu Kyra sempat membuka story sosial media Alena kalau mereka akan terlambat makan siang akibat sedang ada rapat dewan direksi.


Tak berapa lama sampailah mereka di area parkir gedung perkantoran milik keluarga Agam.


"Tunggu mom!" Kyra mencegah mommy Sandra agar tidak turun dahulu.


"Ada apa nak?" tanya mommy.


"Mas Agus bilang aku masih harus menyamar saat datang ke kantor ini, aku siapkan sebentar." jelas Kyra dan mommy Sandra hanya menatapnya penuh tanya.


"Jangan mengejek ya kalian, di balik tampilan ini akan ada beberapa kejutan seperinya." jelas Kyra dan tetap di tanggapi tawa saja oleh mereka.


Teguh mengawal kedua majikannya masuk ke dalam kantor sedang driver mommy lebih memilih menunggu di tempat istirahat area parkir.


Saat di lobi mereka berpapasan dengan para pegawai yang hendak istirahat, tampak beberapa dari mereka menatap aneh kepada keduanya terutama Kyra.


Madam membuka tasnya dan memakai nametag khusus, dan security yang mengetahui nametag itu segera menghampiri ketiganya dan membungkuk hormat, lalu ia mengantar madam, Kyra dan Teguh ke lift khusus direksi.


Selepas mereka menghilang dibalik pintu lift, mereka yang pernah melihat kyra tampak saling pandang penuh tanya.


Bahkan Dito pun sempat melihat Kyra yang sedang menyamar dan dia mengira kalau security membawa mereka karena seolah mereka sebagai pengganggu di kantor tersebut.


Setelah madam Sandra dan Kyra serta security yang mengantarnya sampai di lantai paling atas mereka segera keluar lift dan segera menuju ruang kerja daddy Abimanyu dan security tadi kembali ke lantai pertama tempat ia berjaga.

__ADS_1


Tak berapa lama terdengar suara Alena yang mengajak kakaknya keluar untuk makan siang, tetapi seperti hari-hari yang sudah berlalu kalau Alex tidak pernah mau keluar dan memilih memesan makan siang mereka.


Tetapi alangkah terkejutnya mereka saat membuka ruangan kerja daddy, meja sofa ruangan daddy sudah penuh dengan berbagai sajian makan siang, lebih terkejut lagi siapa yang duduk di sofa tersebut, dengan serta merta mereka berhambur memeluk Kyra dan juga mommy Sandra.


Daddy Abimanyu yang baru saja masuk pun tak kalah terkejut karena akhirnya ia menyaksikan lagi sang istri sudi buat datang ke kantor mengunjunginya dan juga anak-anaknya.


Mommy Sandra beranjak dari duduknya saat di lihatnya daddy masuk ke ruangan, mommy mencium tangan daddy dan daddy segera mengecup kening mommy lalu memeluknya dengan erat.


"Terima kasih sudah mau datang kemari lagi mom." kata daddy saat memeluk mommy.


"Semua berkat anak-anak dad, aku ingin melihat mereka langsung saat aktif di kantor seperti saat ini." jawab mommy membalas pelukan daddy tak kalah erat.


"Sudah mom, dad ayo kita makan, perutku sudah tidak bisa di ajak kompromi lagi!" seru Alena dengan suara kelaparannya, dan kedua orang tua itu pun melepas pelukannya dan segera gabung dengan anak-anak untuk makan siang.


"Mbak Kyra kenapa musti dandan begitu sih?" tanya Alena penuh heran dengan penampilan Kyra saat ini.


"Aku juga tidak tahu Al, tanya saja sama kakak tercinta kamu itu, kenapa aku harus begini saat datang kemari." jawab Kyra, lalu Alena menatap kakaknya penuh tanya.


"Entahlah, mungkin aku terlalu berpikiran buruk terhadap karyawan yang lain, aku seolah ingin mengetahui sikap mereka sebenarnya bagaimana, aku selalu ingin membuka mata mereka yang hanya memandang segala sesuatu secara sepintas dan penampilan luarnya saja, dan sepertinya dugaanku tidak meleset, mereka seolah meledek di belakangku saat aku jalan dengan Kyra yang berdandan seperti ini. Maaf-maaf bukan aku sok bersih tapi sepertinya kebanyakan dari mereka hanya sebagai penjilat kalau tidak penghina, seolah mereka yang paling sempurna." Alex membuang nafasnya kasar memikirkan jalan pikiran karyawannya banyak yang tidak tulus.


"Daddy pun tahu itu, tapi daddy masih memilih diam, tapi bila menyaksikan langsung penindasan itu tentu daddy tak tinggal diam." kata daddy


"Sayang, mulai sekarang jadilah diri kamu sendiri saat berkunjung kemari, sudah waktunya kita membungkam mereka tapi juga membuka jalan pikiran mereka bahwa jangan selalu menilai seseorang dari penampilannya saja." pinta Alex dengan mengutarakan alasannya.


Dan semoga dengan begitu mereka banyak yang menyadari bahwa melakukan segala hal harus dengan ketulusan hati bukan hanya dari penampilan semata.


...****************...


Bingung banget sih aku. 😩🤪 efek gak enak badan, tapi harus tetep nulis cerita. Dan mungkin ceritanya jadi gak nyambung juga ya, maaf semuanya, aku nulisnya dengan kesadarang gak full akibat ngantuk 🤭😅


Happy reading saja ya, 🥰

__ADS_1


Jangan lupa like komen vote and giftnya yaa biar othor tambah semangaatt 😍


__ADS_2