Dokter & Petani

Dokter & Petani
Peringatan Kyra.


__ADS_3

Rupanya, kepergian dua orang yang mendampingi Julia selama berlibur di negeri ini, saat ini langsung bisa di ketahui oleh Kyra karena laporan yang anak buah Jagat kirim kepadanya.


Kyra memperlihatkan smirk jahatnya saat menerima berita yang di kirimkan anak buah Jagat, sisi lain Kyra terlihat sangat mendominasinya saat ini.


"Ada apa sayang?" tanya Alex melihat ekspresi Kyra sambil menekuni ponselnya setelah terdengar notifikasi. Saat ini mereka sedang berada di sebuah restoran untuk makan malam.


"Dua orang pendamping Julia sudah pergi meninggalkannya, langkah selanjutnya kita lihat saja besok." jawab Kyra masih dengan menyunggingkan smirknya.


"Semoga itu bisa menjadi renungan buat dia." sahut Alex menanggapi jawaban Kyra.


"Ya, semoga saja mas. Kalau dia bisa menyadari kesalahannya pada kita, aku masih bisa bersikap baik dan membiarkannya melanjutkan karirnya, tapi kalau dia tetap kukuh pada egonya, entah apa yang akan terjadi pada dia dan masa depannya." kata Kyra dengan sorot mata penuh ancaman.


"Apapun yang kamu lakukan aku slalu mendukungmu dan tak ikut campur dengan segala rencana kamu seperti yang kamu inginkan sayang, tapi kalau kamu dalam bahaya aku akan terjun langsung umtuk mengatasinya tanpa persetujuan kamu." kata Alex dengan sungguh-sungguh demi melindungi istrinya.


"Terima kasih atas dukungan dan perlindungannya mas, tetapi aku akan berusaha dan meminimalisir keterlibatan kamu, entah kenapa aku ingin memberi pelajaran pada wanita itu dengan tanganku sendiri." kata Kyra pelan dan hanya bisa di dengar keduanya, dan Alex hanya bisa memberikan tanda oke-nya dengan kode isyarat tangan. Lalu keduanya melanjutkan makan malam mereka.


Setelah selesia dengan makan malam, mereka tidak langsung pulang ke rumah tetapi mereka jalan-jalan dahulu guna memanjakan mata mereka untuk merilekskan hati dan pikiran mereka yang selalu tegang dan serius menjala rutinitas pekerjaan mereka.


Keesokan harinya Kyra sudah selesai menyiapkan sarapan pagi untuk mereka. Semalam Alex dan Kyra tidak pulang ke Ale's Farm, tetapi pulang ke rumah utama keluarga Agam. Karena hari ini Kyra tidak akan maauk ke faskes tempatnya bekerja. Tetapi hari ini Kyra ingin menemani Alex bekerja.

__ADS_1


Pasangan suami istri itu pun telah selesai dengan sarapannya, dan kini mereka telah siap berangkat menuju kantor Alex, Teguh yang selalu setia mengawal Kyra kemanapun atasannya itu pergi juga telah siap memulai pekerjaan mereka.


Dua puluh menit perjalanan kini mereka telah sampai di lobi kantor Alex, dan dengan bergegas mereka menuju ruang kerja Alex. Teguh pun mengikuti langkah keduanya., setelah sampai di depan ruang kerja Alex, Teguhpun berjaga di ruang tunngu depan ruang kerja Alex.


Dua jam berlalu, sesuai apa yang Kyra prediksikan, Julia datang sendiri, tampak terlihat sekilas ada raut kesal di wajahnya. Dan lagi, Julia datang dengan sedikit penyamarannya agar ia bisa dengan mudah masuk ke gedung perkantoran tersebut.


Julia masuk ke dalam ruangan Alex sebelum mendapat jawaban dari Alex, tetapi betapa terkejutnya Julia karena di sofa tamu ruangan Alex terdapat Kyra yang sedang menekuni laptopnya.


"Selamat datang nona Julia, rajin sekali anda hingga maaih jam segini sudah sambang ke ruangan ini saja." Sapa Kyra setelah Julia masuk melewati pimtu.


"K-kamu ada di sini juga?" tanya Julia tergagap tak dapat menutupi keterkejutannya.


"Ya, saya rasa semua orang tidak akan bertanya seperti yang anda tanyakan itu." Kyra menanggapi pertanyaan Julia. dan terlihat Julia tidak seagresif biasanya kepada Ada Kyra di ruangan ini.


"Aku tetap tidak berubah pikiran dan ingin mendapatkan apa yang aku mau, yaitu Alex." jawab Julia dengan berusaha tenang.


"Apakah rasa malu pada diri anda benar-benar sudah hilang nona Julia? Suami saya sama sekali tidak berminat kepada anda tetapi masih saja anda terus mengejarnya, padahal suami saya tetap kukuh dengan pendiriannya karena dia sudah tidak bisa lagi kembali kepada anda." tanya Kyra dengan tenang.


"Dan kamu juga gak boleh miliki dia." sahut Julia tidak senang mendengar perkataan Kyra.

__ADS_1


"Hentikan kesombongan anda nona Julia. Kalau saja memamg suami saya masih mau menerima anda seperti yang sudah pernah terjadi, saya akan ikhlaskan itu. Bukan karena saya tidak cinta kepada suami saya, tetapi karena saya cinta saya rela mengalah demi kebahagiaannya, tapi saat ini anda sudah sangat tahu jawabannya dari awal kalau dia sama sekali tak ada minat untuk kembali kepada anda dan tetap memilih saya, maka saya pun akn mempertahankan apa yang menjadi hak saya, jadi jangan pernah mimpi lagi non Julia." Kyra berkata dengan penjelasan yang sesuai kenyataan agar Julia segera menyadari kekeliruannya.


"Aku tak peduli." sahut Julia.


"Benar-benar tidak tahu malu!" sentak Alex begitu kesal.


"Dengan begitu berarti anda memang memaksa saya untuk berbuat kasar sesuai kemauan saya. Nona Julia anda sudah kehilangan dua orang kepercayaan anda kalau anda masih ingin melanjutkan karier anda maka sebaiknya anda menurut dengan apa yang saya ucapkan!" kata Kyra lembut namun tegas di sertai peringatan.


"Dan aku juga tidak peduli dengan gertakan kamu, karena apa yang kamu katakan tidak akan jadi nyata!" sahut Julia dengan kesal.


"Kalau begitu kita tinggal menunggu waktu kehancuran karir impian anda yang sudah sekian lama anda bangun." dengan tatapan tajam Kyra menatap Julia dengan tajam.


"Aku tunggu kebebaran ancaman kamu!" seru Julia.


"Oke, anda yang menantang saya. Tapi kamu jangan pernah menyesal karena mengijinkanku menghancurkan karir kamu. Kamu terlalu menganggapku remeh Julia!" kata Kyra


"Alex?!" Julia seakan meminta dukungan Alex, tetapi Alex memberikan isyarat dengan mengangkat kedua tangannya, lalu menutup telinganya dan mengunci mulutnya.


Julia pun sepertinya terlihat tertekan, dan tanpa mengucapkan apapun ia pergi meninggalkan ruang kerja Alex di iringi tatapan tajam nan sinis dari Kyra serta senyum miring di sudut bibirnya karena ancamannya berhasil mengintimidasi Julia.

__ADS_1


...****************...


Terima kasih sudah membaca, maaf kalau membosankan, nulisnya masih dengan nahan sakit plus ngantuk juga. 🥰


__ADS_2