Dokter & Petani

Dokter & Petani
Ketakutan Kyra


__ADS_3

Alex menjemput Kyra di faskes saat waktunya pulang, karena saat berangkat juga diantar dan ditinggal dalam pengawasan Teguh.


Tampak Sari yang mendorong kursi rodanya sambil bercakap-cakap membahas tentang siapa yang telah berusaha membuat Kyra celaka, tapi Kyra tidak mengatakan kepada Sari kalau Laraslah otak di balik kejahatan yang diterima Kyra.


Karena bila Kyra mengatakan siapa orangnya, ia khawatir Sari bisa lepas kontrol dan melabrak Laras habis-habisan.


"Terima kasih Sar." ucap Kyra dam Alex bersamaan saat mereka telah sampai di dekat mobil Alex, dan di jawab anggukan oleh Sari.


"Mau ikut sekalian?" Kyra menawari Sari.


"Nanti sore saja, aku mesti pulang ke rumah dulu mbak." jawab Sari.


"Ya sudah kamu duluan, hati-hati yaa.." pesan Kyra.


"Hati-hati pulangnya Sar." pesan Alex.


"Iya, terima kasih semuanya." jawab Sari dan segera berlalu menuju motornya terparkir, dan mobil Alex yang di kendarai oleh Teguh segera meluncur meninggalkan halaman faskes menuju ke perkebunan.


Alex sedang menolong Kyra turun dari mobil dan mendudukkan di kursi rodanya saat ada mobil yang belum pernah Kyra lihat, dan di belakangnya diikuti tiga motor dengan masing-masing membawa dua penumpang mengiringi mobil tersebut.


Bila Kyra tidak mengetahui siapa orang yang datang ke tempat mereka, Alex sangat tahu siapa mereka. Kyra tampak menatap suaminya penuh tanya, Alex yang tahu arti tatapan Kyra lalu ia hanya mengelus punggung Kyra.


"Tenanglah sayang, nanti kamu akan tahu." kata Alex dengan pelan. Lalu teguh yang melihat ada serombongan tamu dengan penampilan yang agak luar biasa segera berdiri di belakang Alex dan Kyra.


"Selamat sore bos Alex, maaf telah mengganggu ketenangan anda." sapa Jagat sambil membungkuk hormat pada Alex dan diikuti oleh yang lain.


"Selamat sore, apakah kamu begitu takut datang kemari sendiri hingga harus datang bersama orang-orang kepercayaanmu?" Tanya Alex seakan menyindir kedatangan Jagat yang membawa anak buahnya.


"Maaf bos Alex, saya tidak sepengecut itu, kami mengantar orang yang telah membuat orang yang sangat berarti di hidup anda celaka." kata Jagat sambil memperhatikan Kyra yang berada di sebelah Alex.

__ADS_1


"Sebenarnya kata maaf saja bagiku tidak cukup, tapi itu semua tergantung istriku mau bagaimana." kata Alex dingin. Perkataan Alex mengejutkan Jagat karena setahu dia Alex belum menikah.


"Istri?" tanya Jagat seolah butuh pembenaran.


"Ya. Istri." jelas Alex sembari menggenggam jemari Kyra.


"Edo! Minta maaf segera!" seru Jagat kepada Edo, ia seolah ikut marah karena anak buahnya telah berani berurusan dengan Alex, orang yang sangat Jagat segani.


Mendengar seruan Jagat, Edo dengan serta merta maju ke hadapan Kyra dan Alex, Edo langsung duduk bersimpuh di tanah sangat mengharap maaf dari sepasang suami istri itu.


Kyra menatap Alex seolah bertanya, bagaimana ini? Dan Alex hanya menganggukkan kepalanya, menyerahkan semua keputusan di tangan Kyra.


"Bangunlah!" kata Kyra dengan tegas memerintah Edo untuk bangun dari bersimpuhnya, tanpa di perintah dua kali Edo bangun dan berdiri.


"Aku tahu bukan kamu yang paling bersalah dengan kejadian yang menimpaku, aku cuma berharap lain kali berpikirlah dahulu sebelum bertindak, gunakanlah rasa kemanusiaanmu terlepas melakukan kejahatan secara langsung.


"Istriku sudah memaafkan kalian, sebaiknya kalian segera pergi dari sini!" Pinta Alex, ia ingin segera menemui Kyra. Dengan membungkuk hormat dan ucapan terimakasih berulang kali, Edo berlalu dari hadapan Alex, dan Jagat pun segera pergi dari tempat itu setelah mengucapkan beberapa patah kata dan juga meminta maaf kepada Alex.


Setelah kepergian Jagat dan orang-orangnya Alex segera masuk ke rumah mencari Kyra.Kyra sedang ngobrol dengan Teguh saat Alex sampai di dalam rumah.


"Teguh kamu boleh keluar, terima kasih untuk hari ini." kata Alex, Teguhpun beranjak dari tempat itu setelah menganggukkan kepalanya sebagai tanda hormat kepada Alex dan Kyra.


"Sebenarnya siapa mereka sehingga bisa begitu menaruh hormat yang sangat tinggi kepadamu mas?" tanya Kyra. Hatinya gusar, ia takut suaminya termasuk orang yang seperti Jagat, dalam arti orang dunia bawah.


"Mereka kelompik black Dragon dan pimpinannya, kenapa sayang?" Tanya Alex


"Aku takut kamu termasuk salah satu petinggi di dunia bisnis mereka, ." kata Kyra langsung.


"Tidak lah sayang, kebetulan aku pernah menolong Jagat saat dia sedang dalam kesulitan, itulah mengapa dia dan anggotanya begitu menaruh hormat padaku." jawab Alex yang duduk di sebuab kursi dan wajahnyq berhadapan pandang dengan Kyra.

__ADS_1


Kyra menyelami kata-kata suaminya lewat matanya, ia melihat tak ada kebohongan di sana.


"Oke, aku percaya perkataan kamu mas, aku cuma takut kamu diam-diam termasuk salah satu di antara mereka.


Alex hanya tersenyum mendengar kekhawatiran Kyra, ia lalu mendekat dan mencium kening Kyra penuh cinta.


"Aku tidak membohongimu percayalah!" kata Alex sungguh-sungguh dan diangguki Kyra sebagai tanda kalau ia percaya ucapan suaminya.


""Sebenarnya bisa saja aku berkecimpung di dunia bisnis bawah tanah seperti mereka, tapi aku tidak melakukannya, karena aku memikirkan bagaimana reaksi keluargaku kelak kalau aku salah satu dari mereka, dan aku bisa lihat reaksi kamu barusan. Kamu sangat tidak setuju." trrang Alex.


"Aku mengenal Jagat saat dia terpuruk lalu aku membantunya bangkit, dulu saat aku akan memulai kehidupanku sebagai petani, saat itu aku bisa saja menfklaim diriku sebagai plmpinan Jagat dan anak buahnya, tapi aku tidak tertarik. Aku hanya terus menyokong saat Jagat memperbaiki kehancuran bisnisnya. Sekarang cara kerja dia bertolak belakang dengan yang dulu, aku yang memberi sarang supaya jangan pernah membuat celaka seorang perempuan kalau perempun itu baik-baik, maksudnya bukan penjahat yang berbahaya, kalau perempuan itu berbahaya baru boleh untuk di tumpasnya. Dan sepertinya prinsip itu justru mampu membawa nama mereka kembali meroket.


Itulah kenapa tadi kamu lihat Jagat dan anak buahnya begitu hormat kepadaku. Plese buang curigamu sayang." kata Alex seperti memohon kepada Kyra, diciuminya jemari dari istri tercintanya tersebut.


"Aku sudah percaya mas, maafkan aku yang terlalu curiga sama kamu, itu semua semata-mata karena aku sangat menyayangi dan mencintai kamu, aku tak mau melihatmu berada di lingkungan yang sangat berbahaya." Jelas Kyra membuat Alex begitu terharu mendengar alasan yang Kyra ungkapkan.


"Terima kasih perhatianmu sayang, terima kasih untuk perasaanmu yang begitu besar sama aku, dan aku akan memberikan lebih besar dari apa yang sudah kamu berikan buatku, aku tidak berjanji, tetapi aku akan selalu mengusahakannya." Kata Alex begitu mengharu biru Kyra rasakan, tak terasa bulir bening menghangat keluar dari kedua mata indahnya. Ia menangis bahagia mendengar penuturan suaminya itu, ia merasa sebagai salah satu perempuan yang sangat beruntung.


Alex memeluk Kyra dengan erat untuk membuktikan bahwa ia sungguh-sungguh dengan ucapannya,


"Semoga yang kuasa selalu menyertai langkah kita ke depannya." bisik Alex.


"Aamiin... Semoga." kata Kyra sambil membalas pelukan suaminya tak kalah erat.


...****************...


Selamat membaca readera tercinta. Semoga cerita diatas masih bisa menarik minat kalian buat meneruskan membaca tulisan aku ini yang masih sangat butuh perbaikan.


Tinggalin like, komen, vote dan giftnya yaa 🥰

__ADS_1


__ADS_2