Dokter & Petani

Dokter & Petani
Antusiasme Mommy


__ADS_3

Esok hari, keluarga Agam telah bersiap memulai aktifitas harian mereka, Kyra telah bangun pagi-pagi untuk menyiapkan sarapan buat semuanya, dan mommy Sandra yang juga bangun pagi untuk menyiapkan sarapan buat semuanya segera membantu Kyra.


"Kamu bangun pagi sekali nak?" tanya mommy Sandra dengan logat khasnya.


"Iya mom, sudah biasa dari masih lajang, apalagi sekarang sudah ada suami, sarapan harus siap sebelum kami beraktifitas masing-masing." jawab Kyra sambil terus melakukan pekerjaannya dengan begitu cekatan.


"Beruntung banget Alex punya istri perhatian seperti kamu." kata mommy Sandra sambil mengusap pundak Kyra.


"Mom, nanti Kyra bisa besar kepala kalau dipuji begitu." kata Kyra sambil menatap mertuanya dengan raut bahagianya.


"Memang begitu kenyataannya nak." kata mommy Sandra sambil mengambil teko untuk merebus air. Dan Kyra sudah mulai memasak, pagi ini dia hanya ingin masak yang simpel yaitu nasi goreng, karena keluarga Agam sangat menyukai makanan itu untuk sarapan.


Tak berapa lama masakan sudah selesai, dan mommy Sandra sudah menyiapkan minuman untuk semuanya, karena tinggal menyajikan, mommy Sandra menyuruh Kyra untuk mandi dan mengajak Alex untuk sarapan.


Saat Kyra masuk ke dalam kamarnya, tampak Alex baru saja selesai mandi dan sedang mengeringkan rambut di depan cermin.


"Selamat pagi sayang." sapa Alex saat melihat Kyra memasuki kamar.


"Selamat pagi juga sayang, wah! Sudah selesai mandi rupanya, baru mau aku bangunin." kata Kyra, karena biasanya Alex belum bangun saat Kyra selesai menyiapkan sarapan buat mereka.


"Kamu sudah berhasil membangunkannya sayang." Alex menggoda Kyra.


"Maksudnya?" tanya Kyra tidak mengerti.


"Kamu telah membangunkan j*niorku." Alex berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati Kyra yang masih terbengong memikirkan ucapan suaminya itu.


Saat Alex sudah berada di dekatnya Kyra langsung menyadari omongan Alex saat menatap kesemua tubuh Alex.


"Aahh! Dasar pikiran kotor!" seru Kyra sambil berlari menuju kamar mandi sebelum Alex mencapai tempatnya berdiri. Alex yang menyaksikan tingkah istrinya itu hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


Dari kamar mandi, pintu kembali terbuka dan Kyra keluar.


"Enggak jadi mandi? Apa minta dimandiin?" goda Alex kepada Kyra.

__ADS_1


"Handuk ketinggalan, boleh juga dimandiin apalagi sambil dipijitin." Kyra membalas godaan Alex, tentu saja perkataan Kyra malah membangkitkan gairah lelaki Alex, tadi saat ia menggoda Kyra ia hanya pura-pura, tapi saat Kyra membalas godaannya ada yang diam-diam terbangun dibalik lilitan handuknya


Melihat Alex tampak berbeda tatapan matanya, Kyra pun bersuara.


"Stop! Hilangkan pikiran kotor mas, sudah hampir waktu sarapan, ingat ada mommy daddy juga Alena. Tahan diri dulu, okey?!" Sambil berkata seperti itu Kyra menghilang di balik pintu kamar mandi, dan dari dalam terdengar suara Alex agak berteriak.


"Enggak okey sayang!" seru Alex, dan Kyra di dalam kamar mandi hanya tertawa-tawa sendiri karena berhasil membuat suaminya kesal di pagi hari.


***


Kyra dan Alex berjalan berdampingan menuju meja makan, di sana sudah duduk tiga orang yang tak lain daddy Abimanyu, mommy Sandra dan juga Alena menunggu mereka berdua untuk sarapan bersama.


"Lama banget sih, sudah ditungguin juga, sudah lapar banget ini." kata Alena sambil memanyunkan bibirnya. Sementara daddy Agam tampak sedang menikmati kopinya.


"Kenapa tidak makan dulu saja." sahut Kyra pengertian.


"Mana boleh sama ibunda ratu, pokoknya siapapun belum boleh mulai makan kalau belum berkumpul semua." Seru Alena dan Kyra menatap kepada ibu mertuanya tersebut yang mengangkat bahu mengiyakan perarurannya tersebut.


"Ya sudah sekarang kamu bisa segera sarapan, kan kami sudah ikut berkumpul." Kyra menyuruh Alena memulai sarapannya.


Lalu mommy mengambil buat dirinya sendiri,setelah itu Alena buru-buru mengambil sarapannya, ia tak peduli kalau akan di tegur mommynya karena telah mendahului Alex dan Kyra yang lebih tua darinya karena dia sudah merasa sangat lapar.


Selesai sarapan mereka bersiap untuk berangkat kerja, Alex, Alena dan daddy Abimanyu telah bersiap di mobilnya masing-masing begitu juga Kyra yang sudah ditunggu teguh di dekat mobilnya. Kyra bersalaman dan cium tangan kepada daddy dan Alex.


Setelah ketiga orang Agam pergi meninggalkan pekarangan Ale's Farm, Kyra mendekati mommy Sandra yang berdiri di beranda rumah utama Ale's Farm.


"Mom, sebentar lagi Kyra juga berangkat, mommy tidak apakah ditinggal sendiri atau mommy mau ikut Kyra ke faskes?" tanya Kyra pada mommy mertuanya.


"Di sini banyak orang nak, kamu tak perlu khawatirkan mommy, nanti mommy bisa ganggu kerjaan si Haris, kamu tak perlu khawatirkan mommy bakal kesepian." perkataan mommy melegakan Kyra dan tak perlu mengkhawatirkan mertuanya itu saat dirinya harus berangkat bekerja juga.


"Ya sudah kalau begitu Kyra berangkat ya mom, itu mas Harisnya kalau mau di ganggu sama mommy." pamit Kyra menirukan kata rencana mommy tadi.


"Okey, hati-hati nak. Semoga pekerjaan kamu diberi kelancaran selalu." pesan mommy Sandra.

__ADS_1


"Aamiin." sahut Kyra dan segera mencium pipi kanan kiri mama mertuanya, lalu ia pun berjalan menuju mobilnya yang sudah Teguh persiapkan, lalu ia segera naik, begitu juga Teguh.


Perlahan mobil Kyra yang dikemudikan Teguh meninggalkan halaman pekarangan Ale's Farm. Setelah mobil menantunya tak terlihat lagi dari pandangan matanya, mommy Sandra beejalan mendekati Haris yang sedang mempersiapkan alat semprotan tanaman.


"Selamat pagi Haris!" sapa mommy Sandra setelah dekat dengan Haris.


"Selamat pagi juga madam." jawab Haris.


"Kamu sudah sarapan belum?" tanya madam Sandra


"Sudah madam, kalau saya belum sarapan saya tidak akan kuat membawa tangki semprotan ini." Haris menjawab pertanyaan mommy Sandra dengan sedikit bercanda.


Bukannya Haris bersikap tidak sopan, tetapi ia hanya ingin melakukan pesan Alex kalau saat berbicara dengan mommy Sandra tak perlu terlalu formal, karena mommy Sandra akan sangat betah berbicara dengan seseorang dengan suasana kekeluargaan.


"Bisa saja kamu Ris. Oh iya, kapan kamu mau menikah dengan Sari? Sorry, bukannya madam sok ingin tahu urusan orang lain, tapi aku hanya ingin lebih bersahabat dengan kalian." kata mommy Sandra membuang jarak yang membatasi mereka.


"Segera madam, tapi mungkin menunggu mas Agus selesai dengan resepsinya dulu." jawab Haris ditanggapi anggukan tanda mengerti dari mommy.


"Sepertinya tempat ini sangat cocok untuk di jadikan tempat resepsi bagi Alex, bagaimana menurut kamu Ris?" tanya mommy Sandra meminta pendapat penanggung jawab Ale's Farm tersebut.


"Betul sekali madam, toh tempat ini sngat luas, pemandangan juga bagus. Mungkin bagi rekan kerja mas Agus dinkota justru akan sangat menyukai tempat ini dibanding gedung mewah di kota." Haris mengungkapkan pendapatnya.


"Ya benar sekali kata kamu Ris, karena di gedung sudah terlalu umum, dan kalau di sini, bisa sekalian promosi gratis, siapa tahu lantaran mereka menghadiri resepsi pernikahan Alex, lalu mereka jadi ingin tahu lebih tentang tempat ini dan akhirnya bisa jadi langganan sayur dan buah juga daging dari tempat ini." begitu antusiasnya madam Sandra berkata sambil membayangkan paska pengadaan resepsi.


"Tak sabar menunggu hari itu." Kata Haris menanggapi antusiasme madam Sandra.


"Mommy akan segera bicarakan ini kepada anggota keluarga, terutama Alex dan Kyra." sahut madam Sandra dan dijawab anggukan antusias dari Haris.


Setelah itu Haris melanjutkan pekerjaannya sedang mommy berkeliling kebun milik anak lelakinya tersebut.


...****************...


Selamat membaca semuanya... 🥰

__ADS_1


Othor nulisnya sambil ngantuk-ngantuk, mohon maklum bila banyak typo, atau bahkan ada tulisan yang gak nyambung karena hilang terpencet hapus waktu othor tertidur 😩🤪


__ADS_2