Dokter & Petani

Dokter & Petani
Penyesalan Yang Tak Berguna.


__ADS_3

Sesi terakhir penerimaan tamu adalah dari seluruh staf dan karyawan dari perusahaan daddy Agam. Dito yang termasuk salah satu dari mereka tengah di buat penasaran dengan sepasang pengantin yang akan di temuinya nanti.


Dito yang secara khusus mendapat undangan dari Kyra, dibuat penasaran karena undangan yang di dapatnya dari perusahaan sama dengan yang didapatnya dari Kyra.


Nama mempelai yang tertulis begitu sama, yaitu. A.A.Agam (beserta titel-titel kesarjanaannya) dan Kyra.Q.B (beserta titel kesarjanaannya).


Pikiran Dito telah mengembara sejak dia menerima undangan itu dari beberapa hari yang lalu. Prasangka buruk tak bisa hilang dari pikiran Dito.


Selama beberapa hari ini ia sibuk menyayangkan sekaligus menjelek-jelekkan Kyra yang lebih memilih menikah dengan lelaki yang pantas jadi bapaknya. Ya, Dito mengira Kyra benar-benar menikah dengan daddy Agam, karena mereka sengaja menyingkat nama mereka di surat undangan.


Dito sengaja ikut rombongan karyawan, karena ia berpikir untuk jaga-jaga bila ia tak kuat melihat sepasang pengantin yang akan menyakiti mata dan hatinya, maka ia tak perlu susah-susah menyetir dengan suasana hati yang kacau.


Seluruh rombongan karyawan yang terdiri dari beberapa rombongan bus baru saja sampai di tempat tujuan, mereka yang terbiasa tinggal di kota begitu terpukau dengan keindahan pemandangan alam di tempat itu.


Mereka yang hobi foto spontan mengabadikan hal itu dengan berfoto selfie maupun foto bersama teman-teman mereka dan tak lupa dikirim ke media sosial mereka masing-masing.

__ADS_1


Setelah semua rombongan sampai, dan menyempatkan diri mengabadikan keindahan alam pedesaan di lereng pegunungan, mereka segera berbondong-bondong memasuki tempat acara dilaksanakan.


Di pelaminan tampak Kyra berdampingan dengan Alex dan daddy Abimanyu pun turut berdiri di pelaminan untuk menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh karyawan yang menghadiri acara tersebut.


Alena pun tak ketinggalan mendampingi keduanya, dan mommy Sandra sedang beristirahat bersama mama Ratih dan papa Hadi.


Seakan tak merasa lelah, mereka menyalami dan mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir. Para karyawan lama yang telah mengenal Alex terlihat biasa saja dengan pemandangan yang mereka lihat, sementara yang bekerja belum genap enam tahun merasa bertanya-tanya, siapakah yang jadi pengantin saat ini? Bahkan ada yang berfikir kalau bapak Agam sendiri yang melangsungkan pernikahan.


Sesama karyawan baru hanya saling kasak kusuk membicarakan bos mereka yang menikah dengan gadis yang lebih pantas jadi anaknya. Karena Alena yang berdiri di pinggir daddynya menjadikan Kyra dan daddy Agam yang berdiri di tengah di antara Alex dan Alena hingga membuat mereka yang tidak tahu berpikir yang tidak-tidak.


Dito telah sampai di depan pengantin, ia memberikan senyum sinis kepada Alex dan Kyra, sementara kepada daddy Agam ia tersenyum begitu manis, begitupun dengan Alena, ia seakan menebar pesonanya di hadapan Alena, sedang Alena sendiri tidak mempedulikan tingkah Dito, karena ia tidak tahu menahu mengenai Dito.


"Benar-benar kejutan di depan mata, kecurigaanku terjawab sudah dan ternyata, hah! Kyra, Kyra. Aku gak nyangka pikiran kamu sependek itu hingga mau menerima pinangan lelaki yang pantas menjadi ayah kamu.


Salahku juga sih kenapa tidak hati-hati saat main hati dengan Manda, dan sialnya Manda hanya ingin memanfaatkanku saja, benar-benar sial nasibku, melepaskan Kyra yang punya segalanya dan mudah kubodohi hingga menguntungkan aku malah memilih Manda yang hanya memanfaatkanku hanya demi sebuah kenikmatan sesaat.

__ADS_1


Hah! Bodoh banget sih kamu Dit! Dan sekarang Kyra malah memilih lelaki tua yang banyak duitnya." begitu banyaknya gumaman penyesalan yang keluar dari mulut Dito.


Dan lagi-lagi Dito tak menggunakan logikanya untuk berpikir jernih, kecerdasannya lagi-lagi dipertanyakan hanya karena Kyra berdampingan dengan bapak Agam, kenapa pikiran Dito tidak menebak kalau suami Kyra adalah Alex tetapi malah mengarah kepada bapak Agam hanya karena Dito pernah memergoki Kyra bergelayut manja di lengan bapak Agam beserta Alena.


Maka pikiran Dito hanya terpaku pada hal itu, bahkan ia enggan menanyakan kepada seniornya tentang siapa pengantin yang sebenarnya, hanya karena gengsi takut dianggap tertinggal berita.


(Kenapa kamu bodoh dan picik sih Dit? > Author)


Dito tak mau ambil pusing lagi memikirkan tentang Kyra dan pilihannya yang tak terduga menurut pemikiran Dito, akhirnya lelaki yang merasa patah hati tersebut meninggalkan tempat acara dan memilih bergabung bersama kru bus yang membawa rombongan karyawan Agam's Corp.


Dan saat semua staf dan karyawan hendak meninggalkan tempat acara, Dito tak mau berpamitan karena tak ingin melihat wajah Kyra dengan penuh penyesalan di hati Dito.


Kini acara penerimaan tamu telah usai, tinggallah keluarga inti beserta para sahabat berkumpul bercengkrama ikut merasakan kebahagiaan yang sedang dirasakan kedua mempelai. Para sahabat Kyra yang datang beserta masing-masing pasangannya semakin memeriahkan suasana yang telah merangkak menuju malam, mereka seakan masih enggan meninggalkan keakraban yang sangat jarang mereka dapatkan karena kesibukan masing-masing.


...****************...

__ADS_1


Selamat membaca semua pembaca tercinta yang selalu setia 🥰


__ADS_2