Dokter & Petani

Dokter & Petani
Usaha Keras


__ADS_3

Jagat memerintahkan anak buahnya yang berada di markas untuk mengumpulkan semua yang sedang berada di lapangan.


Dengan segera mereka menelpon semua rekannya yang sedang bertugas dengan perasaan cemas dan was-was, karena mereka belum pernah melihat kemarahan seorang Jagat sampai seperti ini.


Tak berapa lama satu persatu anak buah Jagat mulai berdatangan, kebanyakan dari mereka bertampang menyeramkan tetapi ada juga yang berpenampilan sangat rapi hingga tak terlihat kalau mereka anggota preman.


Anak buah Jagat yang punya ciri seperti yang disebutkan Alex disuruhnya masuk ke dalam rumah.


"Apakah kalian sudah memanggil semua teman-teman kalian?!" Tanya Jagat pelan, tetapi tatapan matanya nyalang penuh amarah.


Mendapat pertanyaan dari ketuanya seperti itu, mereka hanya saling melihat dan salah satu dari mereka ada yang menjawab.


"Kami sudah berusaha memanggil mereka semua tetapi ada yang di luar daerah jadi belum bisa datang sekarang bos, tapi ada juga yang susah dihubungi dua orang bos." jelas salah satu anak buah Jagat.


"Perintahkan yang berada diluar daerah untuk kembali secepatnya, dan yang belum bisa dihubungi, usahakan secepatnya dicari! Ini sangat penting, karena ini mengenai keamanan markas dan juga reputasi kita! Ada yang sudah berani menyalah gunakan nama kita, dan aku tidak segan untuk membuat mereka hidup segan mati tak mau." Ucapan Jagat yang berisi ancaman membuat anak buahnya saling menyelidik satu sama lain, apalagi mereka yang tak pernah merasa melakukan apa yang ketua mereka bicarakan.


Jagat segera masuk ke dalam rumah diikuti mereka yang telah di tunjuk oleh ketua mereka. Interogasi pun di mulai.


***


Sementara Alex yang sudah sampai lagi di rumah sakit segera berjalan tergesa untuk menemui istrinya. Hari sudah menjelang malam saat Alex sampai di rumah sakit, dan semua masih berada di ruang rawat Kyra saat ia sampai.


"Selamat malam semua!" sapa Alex saat memasuki ruang rawat, dan segera dijawab semuanya. Dan Alex pun langsung mendekati Kyra yang terbaring dengan badan agak keatas.


"Bagaimana keadaanmu sekarang sayang?" tanya Alex dengan sorot mata yang tak dapat menutupi kekhawatiran.


"Rasanya semakin sedap mas." Jawab Kyra sambil mengurai senyum, ia tidak mau membuat semua keluarganya khawatir, padahal sebenarnya rasa badannya serasa remuk redam akibat terbanting dari motornya begitu keras.


"Kamu..." Agus tak dapat menruskan ucapannya dan hanya menyunggingkan smirk tipis di bibirnya, ia tahu maksud jawaban Kyra, lalu digemggamnya dengan erat jemari Kyra untuk menguatkannya.

__ADS_1


"Mom, dad, Ale ini sudah malam sebaiknya kalian pulang untuk istirahat, mama dan papa juga. Sudah ada mas Agus yang menjagaku. Maaf bukan maksudku untuk mengusir kalian, tapi demi kebugaran kalian besok, kalian sebaiknya pulang untuk istirahat." Kata Kyra dengan pelan dan berusaha menyembunyikan nyeri yang ia rasakan.


"Tapi kami masih ingin di sini nak." mama Ratih masih enggan untuk pulang.


"Ma, aku tahu mama berat ninggalin aku dengan kondisiku ini, tetapi mama harus pulang, besok pagi mama bisa kembali ke sini menggantikan mas Agus." Kata Kyra dan dengan terpaksa di iyakan oleh semuanya yang sebenarnya sangat berat meninggalkan ruangan itu.


"Ale di sini temani kalian ya mbak?!" pinta Alena penuh harap.


"Le, kamu juga pulang karena besok kamu juga harus datang ke kantor daddy!" perintah daddynya.


Spontan Alena menatap daddynya, ada hal yang sangat ingin ia tanyakan karena tanpa pemberitahuan dahulu daddy berkata kalau besok ia harus ke kantor, tetapi Alena urung bertanya, ia ingin bertanya saat di perjalanan pulang nanti atau saat ada di rumah.


"Sayang, mommy pulang dulu, biar kamu bisa segera istirahat." pamit mommy Sandra sambil memeluk Kyra dan mencium pipinya, begitupun Alena, dan Kyra hanya mencium tangan daddy Abimanyu.


"Kami pamit dulu pak bu." pamit daddy pada kedua orang tua Kyra diikuti mommy dan Alena, setelah itu ketiganya meninggalkan ruang rawat Kyra untuk pulang ke rumah.


"Cepat sembuh ya Queen, semoga yang berbuat jahat sama kamu segera ketemu, semoga yang jahat sama kamu dapat keberkahan untuk menjadi orang baik." kata mama Arini tak dapat menyembunyikan kesedihan, lalu dipeluknya anak gadisnya itu.


Papa Hadi pun memeluk Kyra sebelum pulang, lalu ditepuknya pundak Alex untuk memberinya dukungan juga menitipkan Kyra sepenuhnya pada Alex. Setelah itu mama papa segera meninggalkan ruang itu karena hari yang sudah semakin larut.


***


Dua puluh jam berlalu, Jagat belum berhasil menemukan anak buahnya yang dicurigai sebagai penyulut kemarahan Alex karena telah berani mencelakai istrinya.


Belum satu kali dua puluh empat jam, tetapi sudah membuat Jagat tidak tenang. Ia mencurigai anak buahnya yang tidak bisa dihubungi, hanya satu orang saja, dan jika diingat cirinya sama seperti yang disebut oleh Alex.


"Apa dari sekian banyak kalian ini tidak ada satupun yang mengetahui keberadaan Edo?!" Seru Jagat kepada seluruh anak buahnya yang dikumpulkan di markas. Mereka terlihat menundukkan kepala karena merasa tidak berguna.


Mereka sudah menyebar ke seluruh penjuru tempat daerah kekuasaan mereka maupun luar wilayah di titik-titik penting biasa mereka beroperasi.

__ADS_1


Jagat terkenal di dunia bawah bukan sebagai salah satu pelaku dunia hitam, ia hanya mau menerima tugas pengawalan bukan mencelakai atau bahkan membunuh, kecuali bila memang harus.


Walaupun begitu, reputasi Black Dragon sangat disegani oleh pelaku dunia hitam.


"Cari kembali ditempat yang belum kalian datangi, ingat-ingatlah dimana dia sering berkunjung akhir-akhir ini! Bila perlu mintalah tolong pada sekutu kita yang diluar wilayah, bagi fotonya untuk mempermudah, aku sangat mencurigai Edo saat ini!" perintah Jagat, dengan segera para anggota Black Dragon bermusyawarah untuk membagi tempat pencarian, setelah mendapat kepastian tempat yang harus mereka datangi, mereka segera meninggalkan markas.


"Sebenarnya ada apa bang, sampai bang Jagat mati-matian harus menemukan Edo?" tanya salah satu anggota kepercayaan Jagat yang tidak tahu kedatangan Alex karena saat Alex datang, semua tangan kanan Jagat sedang melakukan misi di luar daerah dan mereka secepatnya pulang karena permintaan Jagat secara langsung.


"Ini mengenai reputasi nama besar kita, kalau sampai dua kali dua puluh empat jam aku tidak bisa menemukan siapa yang telah mencelakai orang tercinta bos Alex, tempat ini akan diratakan dengan tanah, karena pelaku itu menggunakan atribut kita saat melakukan aksinya." jelas Jagat membuat Indra dan ketiga orang tangan kanan Jagat yang lain naik pitam.


"Siapa bos Alex itu bang?" tanya Dante, tangan kanan Jagat yang lain.


"Orang yang pernah aku remehkan dan aku rendahkan, tetapi dia juga yang membuatku sadar, dan melalui dia juga yang membuatku sampai di posisi seperti ini. Dia punya kans menjadi nomer satu bila mau terjun ke dunia bawah, tetapi ia lebih memilih menepi menjadi petani saat ia menghindari ayahnya, dan berkat kecakapannya ia pun sukses mengumpulkan pundi-pundi rupiah dengan menjadi seorang petani." Jagat menceritakan Alex secara garis besarnya saja.


"Ehmm.. Boleh kami tahu awal mula abang bertemu dengannya?" tanya Aji.


"Bila kita berhasil menyelesaikan masalah ini akan aku ceritakan, tapi bila tidak, kalian sudah tahu jawabannya." kata Jagat halus, tapi tegas.


"Aku tidak rela bila hanya karena satu c*c*nguk yang tidak bertanggung jawab, kita semua jadi hancur!" seru Indra berapi-api, kilat amarah terpancar di matanya.


"Masih ada waktu dua puluh empat jam lagi, kita harus segera bertindak, aku yakin dia tidak pergi jauh, dan mungkin sangat dekat dengan kita tapi kita tidak pernah menduganya." kata Sabda yang biasanya pendiam membakar semangat rekan-rekannya.


"Kalau begitu, ayo kita jangan hanya diam saja, segera temukan biang keonaran di Black Dragon!" seru Aji.


"Ayo!" jawab ketiga rekannya Indra, Dante dan Sabda bersamaan. Lalu keempatnya pergi dibagi dua tim untuk mencari ditempat-tempat yang tidak dapat mereka duga.


...****************...


Happy reading 🥰

__ADS_1


Tinggalin like, komen, vote, giftnya yaaaa. Enggak maksa sih, cuma berharap dukungannya ☺️


__ADS_2