Dokter & Petani

Dokter & Petani
Alasan dan Pesan Daddy


__ADS_3

Saat daddy Abimanyu mengajak mommy Sandra ke dalam kamar mereka karena daddy akan menunjukkan sebuah fakta tentang Julia seperti yang di ketahuinya selama ini.


Tanpa sepengetahuan Alex, daddy Agam membayar seseorang untuk mengetahui segalanya tentang Julia saat tidak sedang bersama Alex, dan ada salah satu video percakapan Julia dengan seorang agensi modelnya bahwa ia bertahan dengan Alex karena untuk memuluskan obsesinya.


Tak di pungkiri kalau jalan Julia menjadi seorang model adalah karena kuatnya nama keluarga Agam yang sangat berpengaruh di dunia yang diidamkan Julia itu.


Kenapa Julia hanya memanfaatkan Alex padahal Alex selain dari keluarga kaya, terpandang dan berpengaruh dia juga seorang lelaki yang sangat tampan dengan perawakan Indo-Eropa nya.


Bahkan Alex adalah sosok lelaki istimewa karena ia tidak mudah mengalihkan pandangan matanya hanya demi melihat keindahan kaum hawa yang melintas di dekatnya, bahkan bila ia tidak sengaja melihatnya, ia akan langsung mengalihkan pandangannya.


Tetapi hal itu malah tidak di sukai Julia, dulu saat ia berusaha mendekati Alex selain karena apapun itu yang di sandang Alex, Julia berpikir Alex adalah orang dengan pergaulan bebas melihat dia keturunan separuh barat, tetapi Alex bukan penganut pergaulan bebas seperti yang Julia pikirkan, karena kedua orang tua Alex sangat mendidik anaknya dengan ilmu agama yang kuat, dan Alex adalah tipe lelaki yang kuat pendirian, untuk itulah ia tidak pernah tergiur kenikmatan sesaat yang selalu di pamerkan oleh teman-temannya dulu.


Melihat kenyataan yang diperlihatkan oleh daddy, mommy Sandra begitu terkejut dan serasa hilang simpati terhadap Julia. Daddy Agam juga bercerita kalau niatnya menjodohkan anak lelakinya itu hanyalah sebuah gertakan semata, ia hanya ingin membuka mata Alex tentang siapa Julia sebenarnya dengan berpura-pura mengusirnya, tetapi Alex adalah Alex, apa yang sudah terlanjur di ucapkannya adalah keharusan yang harus di lakukan.


Daddy Agam akhirnya menyuruh mommy Sandra menuju kamar anak lelakinya itu, siapa tahu Alex tertarik untuk memanfaatkan aset tanah pertanin yang di miliki mommy Sandra, karena Alex pernah bilang ke daddynya kalau ia tidak bekerja di kantor daddynya maka ia akan menjadi petani.


Daddy berharap Alex masih ingat akan hal itu dan mengajukan mommy agar menjadi dewi penyelamat bagi anak lelakinya itu.


Ia tidak masalah bila anak lelakinya itu akan memusuhinya, ia percaya suatu saat Alex akan memahami maksud dari apa yang ia lakukan saat ini. Dan andaipun Alex tidak paham dengan maksudnya, daddy Agam hanya berharap Alex akan mendapatkan jodoh yang benar-benar tepat untuknya.


Mommy Sandra mendatangi kamar Alex untuk menjalankan rencananya dengan daddy, dan seperti dugaan daddy Abimanyu Agam, Alex meminta tanah milik mommynya untuk dia manfaatkan, bahkan Alex rela menyewa tidak memanfaatkan dengan cuma-cuma hanya karena itu milik mommynya.


Dan kebahagiaan Alex begitu terlihat saat mommynya menyetujui keinginannya dan akan menemui para penyewa tanah dan sawah milik mommy untuk di alihkan ke Alex, walau Alex harus mengganti rugi kesepakatan sewa tanah oleh para petani tersebut ia tidak masalah.


Keesokan harinya Alex sudah siap berangkat di temani mommynya menuju desa di lereng bukit sana untuk memulai kehidupan barunya.

__ADS_1


"Dad, Alex pamit dari rumah ini. Walau hati ini penuh dengan amarah kepada daddy, Alex tetap harus berlaku sebagaimana mestinya anak terhadap orang tua. Alex hanya berharap daddy akan melihay kesuksesanku di bidang lain meskipun tanpa campur tangan daddy, tapi aku tetap meminta dukungan mommy dan memintanya untuk selalu mendampingiku selama aku belajar dengan pekerjaan baruku ini, dan daddy tidak boleh menghalangiku." kata Alex meminta walau dengan sedikit memaksa agar daddynya mengijinkan mommynya mendampinginya memulai usaha baru.


"Daddy tidak akan menghalangimu untuk permintaan kamu yang terakhir kamu pinta tadi, dan daddy tetap berharap anaknya sukses dimanapun ia berada, tetapi satu pesan daddy saat ini, jangan memandang orang dari sisi luarnya saja, karena yang baik di luar belum tentu baik di dalam begitupun sebaliknya, kamu harus waspada dengan apa yang ada di sekelilingmu biarpun itu orang yang kamu anggap terdekat denganmu.


Semoga sukses dengan pilihanmu son, sekarang silahkan kamu segera berangkat, mumpung hari masih pagi dan kamu masih banyak bersemangat." kata daddy setelah menasehati Alex.


Akex yang merasa terusir segera mencium tangan daddynya dengan bias amarah masih terlihat di wajahnya, dengan menggandeng tangan mommynya ia berjalan dengan cepat meninggalkan rumah utama keluarga Agam demi membuktikan kepada daddynya bahwa ia mampu berdiri sendiri tanpa menopang pada daddynya.


Alex tak serta merta menganggap perkataan terakhir daddynya tadi sebagai angin lalu, ia mencerna setiap perkataan sang daddy yang mengandung pesan tersembunyi. Akhirnya Alex pun paham dengan pesan yang daddynya sampaikan tadi.


Sebelum Alex berangkat ia menyempatkan dirinya mendatangi apartemen Julia, untuk berpamitan memulai kehidupannya yang baru.


Tok! Tok! Tok!


Diketuknya pintu kamar Julia, dan pintu pun terbuka dari dalam dengan cepat, menandakan sang penghuni telah memulai aktifitasnya untuk hari ini.


"Hai, selamat pagi Alex ku sayang! Tumben sepagi ini sudah ada di sini!" sambut Julia begitu senang.


"Eeh! Sama mommy juga, ada apa ini tumben-tumbenan, kejutan banget lhoo, sumpah!" seru Julia sambil menggandeng tangan mommy Sandra dan diajaknya duduk di sofa.


"Jul, langsung saja, aku di usir oleh daddy..."


"Apa?! Gak mungkin deh!" seru Julia sebelum Alex selesai dengan perkataannya.


"Jangan bilang kalian mau numpang di tempatku ini, iih enggak mau aku!" seru Julia dalam hati, dan perubahan air muka Julia tak luput dari pandangan mata Alex begitupun mommy Sandra yang langsung menyunggingkan smirk di sudut bibirnya.

__ADS_1


"Kalau kamu mau tahu alasannya, itu karena aku lebih memilih kamu daripada harus dijodohkan oleh daddy dengan anak rekan bisnisnya karena kamu selalu banyak alasan untuk menunda jika aku akan meminangmu." jelas Alex


"Ya ampun, harus berapa kali aku jelaskan sih agar daddy mau mengerti?" keluh Julia setengah kesal.


"Sudahlah, toh aku masih mengikuti apa maumu." kata Alex membuat Julia berbinar. Dan itu tak luput dari perhatian mommy yang memilih diam.


"Lalu sekarang kamu mau kemana?" tanya Julia. "Jangan bilang mau menumpang di sini, please!" batin Julia.


"Tenang saja nak Julia, kami tak akan merepotkan kamu, kami mau ke desa mau memulai kehidupan baru di sana." jawab mommy Sandra yang seolah mengerti kegusaran jati Julia.


Dan benar saja, terlihat Julia merasa lega dengan membuang nafasnya lega walaupun itu agak pelan, tetapi mommy melihat semua itu. Semakin yakinlah ia kalau apa yang daddy ucapkan tadi tidak mengada-ada.


"Lalu kamu mau kerja apa Lex kalau di kampung?" tanya Julia dengan sedikit perubahan yang di sadari Alex.


"Kerja apa saja banyak di kampung, kalau mau kerja keras akan selalu ada pekerjaan biarpun itu jadi kuli sawah juga tidak masalah selama ada penghasilan yang didapatkn." Jelas Alex. Ia sengaja berkata seperti itu ketika menyadari maksud perkataan daddynya tadi, dan Alex tahu kalau Julia ada sedikit perubahan.


"Semoga sukses selalu dengan pilihanmu itu ya Lex, ehm maaf, aku harus berangkat karena hari sudah semakin siang." Julia mengusir Alex dan mommy dengan halus, dan mommy pun lagi-lagi hanya mengulas smirk tanpa Julia sadari.


"Kapan-kapan ikut aku ke kampung tempat tinggalku sekarang ya, kamu pasti akan suka, karena di sana indah banget tempatnya." ajak Alex dengan sungguh-sungguh.


"Ya, kalau aku tidak ada jadwal padat ya Lex." Terlihat raut wajah malas di wajah Julia, walau bibirnya mengulas senyum dan memperlihatka deretan giginya, tetapi senyum terpaksanya tak dapat di sembunyikan tatapi Alex tak ambil pusing.


Alex pun segera pergi dari apartemen Julia tanpa menoleh lagi sambil menggandeng lengan mommynya. Hatinya sedikit kecewa dengan sikap Julia, tapi tetap rasa sayang Alex tak berkurang walau sikap Julia seperti tadj kepadanya apalagi ada mommynya.


"Mungkin harus di buktikan lagi lain hari, kalau Julia tidak suka aku menjalani hidupku yang sekarang setelah memutuskan pergi dari daddy." batin Alex dengan mengukir smirk di sudut bibirnya. Ia mulai paham maksud perkataan daddynya tadi.

__ADS_1


...****************...


Terima kasih sudah membaca 🥰


__ADS_2