
"Untuk apa saya membuang tenaga dan fikiran saya untuk sesuatu yang sia-sia nona Julia? Kalau anda mau tahu apa yang saya rasakan, jujur saya cemburu saat pertama kali melihat anda merayu-rayu suami saya untuk anda ajak menjalin lagi kisah asmara lama anda dengannya, tetapi melihat reaksi suami saya saat itu sudah cukup membuat saya tenang dan tidak khawatir kalau dia akan meninggalkan saya.
Dan saat itu malah Sari yang marah-marah terhadap anda karena Sari gagal membujuk saya untuk melabrak anda, karena saya tidak mau menyia-nyiakan suara dan tenaga saya hanya untuk hal yang menurut saya tidak perlu saya khawatirkan." dengan perkataan halus dan sopan tetapi tegas, Kyra membuat Julia seolah mati kutu karena sebuah alasan dan sikap elegan yang Kyra perlihatkan.
"Dan bila kamu bilang tak terima atas tuduhanku kalau kamu telah menghianatiku, itu hak kamu Jul. Tapi semua bukti yang aku dapatkan saat dulu sudah cukup untuk membuatku memilih melupakanmu karena bagiku tak ada lagi yang bisa ku harapkan dari hubungan kita.
Kamu bahkan mengganti nomor kontak kamu tanpa memberi tahuku, itu berarti kamu memang berniat menjauhiku. Dan mulai saat itu aku tidak akan sudi lagi merendahkan diriku di kakimu setelah tahu kalau selama menjalin hubungan denganku ternyata kamu tidak tulus.
Apalagi setelah aku memilih menepi dan menjadi pekerja buruh sawah di desa ini karena menolak di jodohkan oleh daddy, kamu menunjukkan sikap tidak pedulimu, kamu memang berpamitan kepadaku saat kamu hendak pergi, tetapi itu hanyalah sebagai tameng untuk menunjukkan kepadaku sikap jumawa kamu, bahwa kamu bisa tanpa aku." Alex mengeluarkan ungkapan perasaan yang ia pendam selama ini.
"Itu tidak benar Lex, aku mengganti nomorku karena aku kehilangan ponsel aku, dan aku juga tidak pernah merasa merendahkan kamu Lex. Jangan melempar kesalahan hanya sebagai alasan untuk memudahkan kamu meninggalkan aku demi wanita lain Lex!" Julia tidak terima dengan apa yang Alex katakan.
"Kamu tahu aku Jul, kita menjalin hubungan tidak sebentar, dan kamu juga pasti tahu kalau aku sudah cinta dengan seseorang, aku akan berusaha mendapatkannya dan bila aku sudah mendapatkan maka aku akan mempertahankannya dengan sepenuh jiwa raga. Dan aku sudah melakukan hal itu demi kamu Jul, bahkan aku rela bertentangan dengan daddy hanya demi mempertahankan kamu, tapi ternyata daddy mempunyai alasan yang kuat kenapa ia menentang hubungan kita setelah berulang kali kamu tidak mau aku ajak menjalin hubungan yang lebih serius yaitu menikah.
Tapi daddy tak pernah mengungkapkan dengan jelas apa alasan itu dan menyuruhku mencari sendiri kebenaran itu karena daddy tidak mau aku menuduhnya yang tidak-tidak kalau aku belum tahu hal sesungguhnya.
Dan akhirnya aku tahu alasan daddy menentang hubungan kita, karena ternyata apa yang kamu tunjukkan di depan mataku tidak selaras dengan kelakuan kamu saat di belakangku, dan saat kamu memilih acuh padaku saat kamu tahu kenyataan kalau aku lebih memilih jadi buruh di kampung ini. Mana mau seorang Julie Aurora mempunyai kekasih seorang buruh tani." Lagi, perkataan Alex membuat Julia merasa sebagai tertuduh, dan lagi-lagi Julia tidak terima karena Alex menuduh tanpa adanya bukti yang nyata.
"Kamu menuduhku dengan semua keburukan yang kamu katakan itu sampai mulut kamu berbusa, tidak akan membuktikan apa-apa tanpa adanya bukti otentik yang kamu perlihatkan, itu berarti kamu telah membuat fitnah untukku Lex." bergetar suara Julia saat mengucapkan itu, tetapi Alex tahu, itu hanyalah sandiwara Julia semata demi membantah apa yang telah Alex katakan.
__ADS_1
"Berarti kamu memilih ku buat malu Jul? Oke kalau itu yang kamu mau. Perlu kamu tahu Jul, tiga bulan setelah kepergian kamu dan tak pernah memberi kabar aku berniat menyusul kamu, walaupun kamu tidak dengan jelas menyebutkan kemana kamu pergi dan tinggal, tapi itu sangat mudah bagiku untuk mendapatkan informasi yang aku inginkan. Satu dua bulan semua yang kamu lakukan masih wajar dan bisa ku terima, tetapi saat bulan ketiga kamu mulai menunjukkan sisi lain kamu." perkataan Alex mulai membuat Julia di landa gelisah, apalagi saat Alex meminta tas yang dibawa oleh Kyra lalu mengeluarkan laptop dari dalam tasnya.
Alex menuju meja dan mulai membuka laptopnya dan mengetikkan sesuatu di keyboard laptopnya, tak lama terdapat bukti-bukti yang di minta Julia.
Ada banyak foto Julia sedang bermesraan dengan lelaki lain dan itupun berganti-ganti, lalu Alex memutar video dan rekaman suara saat Julia sedang bermesraan dengan para lelaki itu, bahkan ada juga video yang memperlihatkan Julia sedang mabuk parah dan di bawa ke kamar hotel oleh teman lelakinya dan tak keluar-keluar lagi, dan masih banyak lagi bukti-bukti yang ingin Alex perlihatkan sesuai keinginan Julia.
"Stop Lex! Itu tidak seperti yang terlihat. Mom, please percaya Julia mom, aku memang bergaul dengan banyak orang, tetapi aku tak sebebas itu mom, itu semua fitnah, aku tak terima. Mommy masih percaya aku seperti dulu kan?" Julia duduk bersimpuh di depan mommy Sandra, dengan kedua tangan menangkup tangan mommy Sandra untuk mendapatkan dukungan, lalu mommy memegang pundak Julia.
"Mommy selalu berharap siapapun orang yang dekat dengan mommy selalu menjadi orang yang baik, mungkin apa yang Alex perlihatkan itu masih wajar untuk orang di luar sana, dan walaupun kamu tak seperti apa yang Alex perlihatkan itu mommy tetap tidak bisa apa-apa untuk membela kamu Jul, apalagi bila kamu berharap Alex kembali kepada kamu seperti dulu itu tidak mungkin, karena Alex sudah punya Kyra. Dan mungkin jika pun Alex masih sendiri mommy tidak punya hak memaksanya untuk menerimamu, karena kebahagiaan Alex dia sendiri yang menciptakan dan merasakan, karena bila kemauan atas dasar paksaan tidak akan mendatangkan kebahagiaan." tutur mommy Sandra tidak membela siapapun.
"Apa yang bisa di andalkan kepada menantu seperti dia mom? Bahkan sudah sekian lama mereka menikah tapi belum ada tanda-tanda dia akan memberikan mommy cucu, dan jika aku yang jadi istri Alex, pasti aku akan langsung memberikan mommy cucu." jumawa ucapan Julia karena mommy Sandra tidak ikut menyalahkannya seperti Alex.
"Julia!" seru mommy Sandra dan Alex bersamaan
"Apa pantas sebagai sesama perempuan kamu berkata seperti itu Jul?" seru mommy Sandra tidak senang dengan perkataan Julia. Wajah yang semula tenang kini berubah jadi berang, tangannya terkepal menahan agar tak sampai tamparannya mengenai pipi mulus Julia.
"Sebaiknya kamu segera pergi dari sini Jul! Ajak orang-orangmu itu angkat kaki dari sini, aku mengharamkanmu menginjak semua tempat milik keluargaku!" seru Alex penuh amarah, dan Kyra memeluk tangan Alex dan mengelusnya lembut untuk meredakan amarahnya.
"Mulutmu terlalu lancang berbicara di sini, kami belum lama menikah, dan itu tak menjadi permasalahan di keluarga kami saat ini, bahkan jika pun tuhan tidak mempercayakan kami anak, aku tidak ada niat sedikitpun untuk meninggalkan Kyra, apalagi untuk menerima kamu lagi, jangan mimpi Jul! Jangan buat aku mengeluarkan kata-kata kotorku untukmu, karena aku tahu semua apa yang kamu sembunyikan dariku!" Amarah Alex memuncak tetapi tak sampai ia berbuat kasar kepada Julia, karena Kyra menahannya.
__ADS_1
"Anda sudah mendengar perkataan suami dan mama mertua saya kan nona Julia? Jangan sampai ayah mertua saya menemukan anda dengan keadaan masih seperti ini. Karena beliau bisa berlaku kejam tak peduli siapapun itu karena telah berani mengusik keluarganya." Kata Kyra dengan wajah dan nada suara datar, Kyra terlalu pintar menyembunyikan ekspresi marahnya karena akan sama saja jika ia meladeni Julia.
"Dan bila anda sangat yakin bisa langsung memberikan cucu buat keluarga Agam, itu berarti anda pernah mengalami hal itu, dan itu semakin membuktikan kalau anda memang tak pantas untuk Alex, mulai sekarang berhentilah berharap atau anda hanya akan merasakan mimpi yang tidak berkesudahan." Sungguh ucapan Kyra sangat menampar harga diri Julia, itu berarti secara tidak langsung Kyra menuduhnya pernah mengalami kehamilan.
"Jaga mulut kamu kalau bicara!" seru Julia tidak terima dengan tuduhan Kyra.
"Kamu yang jaga bicara kamu Julia Maharani! Tak akan aku biarkan orang lain menginjak-injak harga diriku sebagai seorang perempuan! Angkat kaki sekarang atau aku yang akan menyeret kamu dengan tanganku sendiri!" seru Kyra tak dapat lagi menahan amarahnya, dan tentu saja hal itu membuat semua yang ada di ruangan itu terperanjat tak percaya, baru kali ini mereka melihat amarah Kyra yang amat sangat.
Karena terlihat Julia tidak bergeming, kembali Kyra melantangkan suaranya kepada dua orang rekan Julia.
"Tuan dan nona! Bawa rekan anda keluar dari rumah ini dan jangan pernah berani menginjakkan kaki kalian di tempat ini lagi! Sekarang keluar! Pergi kalian!" usir Kyra kepada ketiganya.
Mendapat perintah dari Kyra, bodyguard serta manajer Julia segera memaksa Julia untuk keluar rumah, walaupun Julia terlihat menahan langkahnya agar tak dibawa pergi dengan paksa.
"Mommy, maafin aku mom! Aku masih mau di sini!" seru Julia menghiba meminta pembelaan mommy Sandra, tetapi mommy Sandra memalingkan wajahnya, ia pun sangat marah akan perkataan lancang Julia.
...****************...
Terima kasih sudah membaca, tinggalin like dan komennya yaa. 🥰
__ADS_1