Dokter & Petani

Dokter & Petani
Sisi Lain Kyra


__ADS_3

Selepas kepergian Jagat dan anak buahnya Kyra dan Alex masih duduk di sofa ruang tamu meneruskan pembahasan tentang Julia.


"Mas, maaf bila aku terlalu jahat jadi orang, tetapi aku hanya ingin membela harga diriku." kata Kyra dengan sendu sambil bersandar di bahu suaminya.


"Aku mengerti sayang, aku rasa setiap orang akan melakukan hal yang sama bila berada di posisi kamu." kata Alex dengan lembut sambil mengelus pundak Kyra yang di rangkulnya.


"Mungkin aku terlalu emosi karena yang mengatakan hal itu adalah orang di masa lalu kamu mas." ungkap Kyra.


"Tidak juga sayang, siapapun orangnya bila menyinggung hal yang sensitif seperti tadi pasti akan membuat berang." kata Alex memberikan dukunngannya untuk Kyra.


"Siapa orang asing yang baru saja pergi dari rumah kita ini son?" tanya daddy Agam yang tiba-tiba datang dan bertanya menghentikan perbincangan Alex dan Kyra.


"Dia Jagat dad, aku menggunakan jasanya untuk mengawasi Julia, dia berkata yang tidak-tidak kepada Kyra bahkan mengancamnya." jawab Alex.


"Tampaknya daddy melewatkan sebuah kejadian penting di rumah ini. Maaf ya nak, tadi daddy sengaja pergi untuk menghindari Julia, daddy terlalu malas meladeni dia. Kalau ingat kelakuannya ingin sekali daddy mengusirnya tadi, tetapi melihat mommy yang masih bisa menerimanya maka lebih baik daddy yang menghindar. Bolehkah daddy tahu ulah yang di perbuat Julia tadi?" tanya daddy setelah meminta maaf kepada Kyra dan mengatakan alasannya pergi dari rumah saat ada Julia tadi.


"Tidak apa dad, aku malah tidak berpikir daddy menghindari Julia, setahuku karena memang daddy sedang tinjau dan mengawasi pekerja, cuma sempat berpikir kok tumben tidak ada saat jam makan siang, tak tahunya begitu alasannya." Kyra menanggapi alasan daddy mertuanya itu. Lalu Kyra menceritakan apa yang telah terjadi antara dia dan Julia.


"Lancang sekali dia." geram daddy Agam dengan amarah yang di tahannya.


"Daddy yang tenang ya, jangan sia-siakan tenaga dan fikiran daddy karena Julia." nasihat Kyra kepada daddy Agam.

__ADS_1


"Daddy cuma tidak habis pikir, kenapa ketenangan hidup yang baru daddy mulai harus terusik dengan kehadiran dia." kata daddy Agam semakin berang.


"Dad, percayakan pada kami, aku tidak akan tinggal diam begitu saja. Mungkin kemarin mas Alex memilih diam dan menghindar karena ingin membuat Julia sadar kalau Alex yang sekarang bukan yang dulu, dan Julia juga tidak menyadari bahwa apa yang dia mau tak selalu harus dia dapatkan.


Mungkin kalau mas Alex yang menghadapi tindakan konyol Julia malah akan merusak citra mas Alex, jadi aku yang akan meladeni tingkah Julia kali ini, aku sudah bertekad akan membuatnya menjadi gelandangan bila masih nekat mengusik keluarga kita." Kyra begitu berapi-api mengungkapkan apa yang menjadi rencananya.


"Apapun itu daddy terserah kalian saja, menghadapi orang sombong seperti dia harus di tandingi dengan kesombongan juga kekuasaan. Maaf, daddy tak mau ikut campur lagi karena daddy ingin menikmati masa tua daddy dengan ketenangan. Tetapi daddy tak akan menutup mata dan telinga bila kalian meminta saran dari daddy." kata daddy


"Iya dad aku gak akan melibatkan daddy dalam permasalahan ini, karena menurutku ini tidak begitu berat, tapi juga tidak bisa di sepelekan, untuk itu kenapa aku meminta tolong Jagat untuk memback-up aku, hanya untuk jaga keselamatan diri, karena bukan tidak mungkin Julia benar-benar merealisasikan ancamannya." kata Kyra yang mendapat dukungan penuh dari suaminya.


Karena menurut Kyra ini permasalahan antar perempuan, bukan tentang memperebutkan seorang lelaki, tetapi membela harga diri dan mempertahankan suami, walau dapat di pastikan suaminya tidak akan tergoda kembali oleh Julia, tetapi Kyra hanya ingin menunjukkan kehormatannya sebagai seorang perempuan dan juga seorang istri yang terinjak harga dirinya.


Daddy Agam menunjukkan kedua jempol tangannya sebagai pengakuan kalau menantunya itu adalah seorang perempuan dan istri yang tangguh.


"Aku akan bilang ke Jagat kalau dia cukup jadi pemantau saja, biar aku sendiri yang jadi eksekutornya, aku ingin Julia merangkak di kakiku dengan segala penyesalannya. Dia telah berurusan dengan orang yang salah." gumam Kyra yang tentu saja bisa di dengar oleh Alex.


"Sayang, aku dukung apapun yang menjadi keputusan kamu apalagi tentang harga diri kita, aku tak akan melepasmu sendiri dalam menghadapi permasalahan yang disebabkan oleh Julia ini, tetapi aku minta tetap jaga kesehatan kamu dan jangan terlalu terpaku dalam memikirkan hal ini, santai tapi serius, serius tapi santai, sayangi tenaga dan fikiranmu ya!" pinta Alex yang sangat mengkhawatirkan Kyra.


"Iya mas, aku tahu harus bagaimana menjaga hati, pikiran, dan juga badanku. Haahh!!! Hanya gara-gara orang berpikiran egois layaknya kanak-kanak membuat keadaan seperti ini. Aku jadi ikut seperti anak kecil." keluh Kyra yang merasa dirinya sedang menanggapi anak kecil.


"Orang seperti Julia memang harus di beri efek jera, dari awal aku kenal dia, apapun mau dia harus selalu di turuti, apapun yang dia inginkan harus terlaksana, dan sialnya aku terjebak dalam pesonanya itu dan menjadikanku seoalah seperti lelaki tak berdaya, aku sungguh malu mengingat diriku saat itu." Alex pun menyesali akan apa yang telah di laluinya bersama Julia dulu

__ADS_1


"Bahkan aku memilih membangkang daddy demi orang macam Julia." sambung Alex.


"Sudah lah mas, sekarang semua sudah jadi masa lalu bagimu, penyesalan tak akan merubah keadaan yang sudah terjadi." Kyra mencoba membesarkan hati Alex agar tak lagi merasa sangat bersalah karena telah mengenal Julia.


"Terima kasih atas nasehat-nasehahatnya sayang, aku sangat beruntung memiliki kamu." bangga Alex sambil mencium kening Kyra dengan lembut.


"Jangan terlalu yakin mas, siapa tahu aku lebih jahat dari Julia." kata Kyra menggoda Alex.


"Ya itu benar, kamu telah merampok semua duniaku" Alex menimpali kelakar Kyra.


"Bisa saja kamu mas." sahut Kyra dengan tawa bahagianya sambil berusaha mencubit perut Alex.


"Sayang, kamu yakin akan turun langsung memberi efek jera pada Julia?" tanya Alex kembali menanyakan keyakinan Kyra setelah mereka selesai dengan candaan mereka.


"Aku sangat yakin mas, aku tak mau di remehkan oleh Julia, jika aku hanya tinggal terima beres, dia akan semakin meremehkanku karena itu semua hasil dari kekuasaan kamu, tetapi bila aku yang turun tangan secara langsung maka dia akan sangat menyesal sesesal-sesalnya karena salah memilih lawan." jelas Kyra penuh keyakinan.


Walaupun nantinya ia akan butuh bantuan orang lain, tetapi setidaknya dialah otak dari semua rencana untuk menghancurkan kesombongan Julia.


Dan Kyra akan mengubah rencananya bersama Jagat, bila tadi dia menyerahkan semuanya kepada lelaki kepercayaan suaminya itu, maka sekarang tugas jagat hanyalah memata-matai semua hal tentang Julia sampai sedetail-detailnya.


...****************...

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca. 🥰


__ADS_2