
Nenek Halimah telah datang bersama Dito, dia begitu gembira melihat Kyra sudah terlihat baik-baik saja. Tak Berapa lama kedua orang tua Alex dan juga kedua orang tua Kyra telah datang di tempat perawatan tersebut.
Kedua pasang orang tua itu tidak dapat menyembunyikan kegembiraan dan kebahagiaannya saat melihat putri mereka selamat dari kecelakaan yang dialaminya sekitar 7 bulan yang lalu apalagi kini kondisi putri mereka sedang hamil besar.
Kyra memeluk erat kedua orang tua dan juga mertuanya untuk saling melepas rindu walau ada tatapan aneh dari keempat orang tua itu melihat kondisi Kyra, karena sebelum kecelakaan terjadi, Kyra tidak bilang kalau dia sedang hamil dan juga saat itu belum terlihat tanda-tanda hamil pada diri Kyra.
Nenek Halimah yang menyaksikan keharuan di depan matanya tak kuasa menahan air mata bahagianya.
"Nek, mereka adalah kedua orang tuaku dan juga kedua mertuaku, orang tua dari Kyra istriku, perempuan hamil yang nenek rawat selama ini alias Ayu." kata Alex memperkenalkan orang tuanya juga mertuanya kepada nenek Halimah setelah Kyra selesai melepas rindu kepada semua orang tuanya.
"Dari mana kamu punya keyakinan kalau Ayu adalah istri kamu cu?" tanya nenek Halimah masih belum mau jujur, padahal nenek Halimah tahu kalau Ayu yang di rawatnya selama ini sudah kembali menjadi Kyra walaupun nenek Halimah belum di beri tahu, tapi kalau melihat interaksi Kyra kepada orang tua dan mertuanya harusnya nenek Halimah sudah faham kalau Kyra sudah ingat kembali akan jati dirinya.
"Cincin di jari manisnya, sama dengan punyaku nek, dan di dalamnya ada ukiran tertulis nama kami." jawab Alex.
"Dan yang pasti ingatan akan masa lalunya telah kembali nek, Ayu telah kembali menjadi dokter Kyra Queensha Birawa Agam istri dari seorang Alexi August Agam." lanjut Alex sambil mencium kening istrinya dan terlihat binar bahagia di wajah Kyra.
Melihat penjelasan serta pemandangan di depan matanya dan terlihat Ayu tidak menolak saat Alex mencium keningnya membuat nenek Halimah heran dan seakan tidak percaya.
__ADS_1
"Benarkah kamu sudah sadar kembali cucuku?" tanya nenek Halimah kepada Ayu sambil memperlihatkan wajah penuh tanyanya.
"Benar nek, aku sudah kembali menjadi Kyra, aku sudah ingat akan masa laluku aku sudah ingat akan keluargaku dan juga kepada suamiku." jawab Kaira sambil memeluk erat Alex seakan takut kehilangan kembali.
Bersamaan dengan itu Mommy Sandra mengeluarkan sebuah buku nikah milik Alex dan Kyra untuk membuktikan kepada nenek Halimah kalau perkataan kedua anak serta menantunya itu adalah benar adanya, dan disaat itulah nenek Halimah menjadi sangat percaya dengan bukti yang ditunjukkan oleh Mommy Sandra kalau mereka benar-benar keluarga Kyra apalagi kini Kyra telah pulih dari amnesianya.
"Nenek sekarang sangat percaya kalau kalian adalah benar keluarga dari cucu nenek Ayu yang nenek rawat selama kurang lebih 7 bulan terakhir ini". Kata nenek Halimah dengan binar bahagia.
"Lalu kenapa nenek bilang selama ini kalau suami dari Kyra tengah merantau keluar kota, apakah nenek sudah menikahkan Kyra dengan lelaki lain? Dan bisakah nenek menjelaskan tentang kehamilan Kyra yang Kyra sendiri tidak tahu siapa yang telah membuatnya hamil dan bagaimana ceritanya Kyra bisa dalam perawatan nenek dan tidak mengembalikan kepada kami padahal banyak pengumuman yang kami sebar?" berondong Alex kepada nenek Halimah dengan banyak pertanyaan sekali aju.
"Sebenarnya nenek berkata seperti itu hanya untuk menjaga Ayu atau Kyra sebelum ada orang yang benar-benar membawa bukti kalau dia adalah anggota keluarganya yang hilang, karena nenek tidak mau kalau ia sampai jatuh kepada orang yang salah dan hanya akan dimanfaatkan, apalagi saat itu dia kehilangan ingatannya." jelas nenek Halimah membuat Alex terharu dan sangat berterima kasih dengan cara nenek Halimah melindungi istrinya.
"Saat itu seluruh badan dan wajahnya terdapat banyak luka gores dan juga lebam, nenek meminta tolong pekerja yang sedang mencangkul di pekarangan nenek untuk mengangkat tubuh Kyra menuju rumah nenek, kemudian nenek memanggil mantri dan bidan desa untuk memeriksa kondisinya, mereka menyarankan untuk membawa Kyra ke rumah sakit tetapi nenek tidak mau dan hanya meminta mantri desa untuk rutin memeriksanya, dan setelah dua hari mendapat perawatan terlihat kondisi Kyra jauh lebih baik.
Dan kalau menurut kalian Kyra jatuh ke jurang dan terlempar ke sungai dari daerah yang kalian ceritakan itu, berarti ada keajaiban dan perlindungan entah dari mana yang melindungi Kyra, karena terseret arus sungai begitu jauh dengan kondisi masih hidup dan bisa merangkak itu bisa di katakan hal yang sangat mustahil dan ajaib.
Dan nenek juga sangat bersyukur yang sangat dalam karena calon bayi kalian begitu kuat bertahan dalam rahim Kyra setelah terseret sejauh itu. Bidan mencurigai Kyra sedang hamil saat mereka merawat lukanya dan mencoba mengeceknya apakah kecurigaan mereka benar, dan ternyata Kyra sudah hamil selama lima minggu, karena pada akhirnya Kyra di rawat di faskes desa lalu sempat dilakukan usg." jelas nenek Halimah panjang lebar mengenai kondisi Kyra saat itu.
__ADS_1
Dan akhirnya terjawab sudah siapa ayah dari bayi yang dikandung Kyra saat ini dan semakin bahagialah keluarga mereka.
"Selamat ya nak, sebentar lagi kalian akan menjadi orang tua dari seorang bayi ajaib yang begitu kuat bertahan walaupun saat itu masih sangat muda dan sangat rawan." kata mama Ratih sambil memeluk erat Kyra karena begitu bahagia begitu juga dengan mommy Sandra, sementara papa Hadi dan daddy Abimanyu bergantian memeluk Alex untuk memberinya selamat karena sebentar lagi akan menjadi ayah.
"Selamat ya Lex, ternyata benar dugaanku kalau Kyra memang sedang mengandung anak kamu." Dito pun tak ketinggalan memberikan ucapan selamat kepada Alex.
"Terima kasih Dit." jawab Alex tak kuasa menahan bahagianya.
"Nek, kenapa nenek tidak menyerahkan Kyra kepada kami padahal sudah jelas banyak pengumuman yang kami sebar baik lewat selebaran maupun media?" Alex melanjutkan pertanyaannya kepada nenek Halimah setelah mereka selesai memberikan selamat.
"Nenek menemukan Kyra dengan kondisi banyak luka gores, jadi nenek belum mengenalinya, tetapi saat nenek sudah mengenalinya, nenek tidak tahu mesti mencari keluarganya di mana apalagi kondisi Kyra juga kehilangan ingatannya, dan setiap nenek bilang mau antar dia ke keluarganya dia tetap tidak mau saat nenek sudah di beri tahu tetangga yang masih menyimpan pencarian orang hilang di dalam ponselnya.
Dan penduduk pun tidak curiga karena Kyra tak pernah keluar dari pekarangan rumah jadi setahu penduduk Kyra adalah keluarga nenek, dan mantri juga bidan desa juga ikut merahasiakan Kyra karena Kyra begitu ketakutan saat melihat orang luar kecuali kepada kami bertiga. Untuk itulah kami bertiga tetap mempertahankan Kyra, dan saat Dito tahu pertama kali juga sangat terkejut lalu nenek menjelaskan semuanya dan melarangnya membawa keluarganya karena memikirkan kondisi Kyra saat itu." jelas nenek Halimah hanya bisa di maklumi oleh keluarga Kyra.
Yang terpenting sekarang Kyra sudah kembali ingat siapa dirinya, terlebih lagi akan ada penerus kedua keluarga yang kini tengah di kandung Kyra yang tidak sampai satu bulan lagi akan terlahir untuk menambah kebahagiaan di tengah keluarga mereka.
...****************...
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca, jangan lupa like komennya yaa 🥰