Dokter & Petani

Dokter & Petani
Tertangkap


__ADS_3

Jagat segera mengerahkan anak buah terbaiknya untuk mencari pelaku kejahatan terhadap Kyra. Tidak sampai dua puluh empat jam pelaku sudah bisa di temukan, sedang menikmati minumannya sampai setengah mabuk di sebuah bar klub malam di kota.


Berawal dari di ketemukannya mobil pelaku yang terparkir di tempat parkir bar, kemudian anak buah Jagat meminta cctv bar untuk mengetahui siapa pengunjung yang mengendarai mobil itu.


Dan dengan mudah mereka mendapatkan akses untuk melihat cctv bar karena saat mendengar nama Jagat di sebut, petugas keamanan night club tersebut langsung mengangguk hormat kepada utusan Jagat dan menunjukkan rekaman cctv klub malam tersebut.


Setelah mengetahui siapa pengendara mobil yang menjadi sasaran mereka, sekarang waktunya utusan Jagat itu mencari di keramaian pengunjung klub malam, setelah mengucapkan terima kasih kepada petugas keamanan tempat tersebut.


Dan anak buah Jagat berhasil menemukan target di meja sudut klub malam tersebut, dan tampaknya mereka tengah merayakan keberhasilannya dalam menjalankan misi mereka melakukan kejahatan.


Dan saat itu pelaku itu sedang bersama seorang perempuan yang tengah tertawa gembira bersama. Dan kedua lelaki itu adalah target anak buah Jagat, tetapi bukan tidak mungkin sang wanita juga akan ikut terseret bila terbukti ikut terlibat. Orang suruhan Jagat berhasil mencuri dengar apa yang tengah mereka bicarakan di tengah bisingnya suara musik yang menggema memenuhi ruangan bagi orang yang mengejar kesenangan sesaat tersebut.


Ternyata perempuan yang sedang bersama mereka itu bukanlah wanita penghibur klub malan tersebut, dan dengan sabar anak buah Jagat menunggu mereka keluar dari tempat bising tersebut.


Kedua orang suruhan Jagat yang berada di dalam klub malam itu segera menghubungi rekan- rekannya agar bersiap di luar dan menunggu perintah penyergapan terhadap ketiga orang yang menjadi target penangkapan yang salah satunya adalah perempuan dan ternyata pemberi perintah kejahatan tersebut.


Jarum jam baru menunjuk waktu kurang dari jam dua belas malam saat ketiga orang sasaran itu berjalan keluar dari tempat bising itu, anak buah Jagat yang berada di luar telah di berikan kode kalau sasaran tengah keluar dan langsung menuju tempat parkir.


Mereka telah meminta ijin kepada pihak keamanan klub malam itu untuk menangkap target jadi mereka bisa bertindak lebih mudah, dan tentunya karena rekomendasi nama Jagat yang membuat para petugas keamanan Klub dengan mudah mempersilahkan apa yang menjadi misi mereka.


Dengan mudah ketiga orang itu dibawa karena kondisi mereka yang sudah mabuk tetapi sang wanita tidak separah kedua lelaki yang berjalan di sampingnya, walau begitu mereka tetap berontak meminta di lepaskan, dan ketiga orang yang ditangkap dan diikat tangan dan kakinya itu, mulutnya ditempel lakban agar tidak berisik.


Satu jam perjalanan, mereka telah sampai disebuah tempat yang dibuat oleh Jagat khusus untuk menginterogasi penjahat seperti orang-orang yang baru mereka tangkap itu, dan di sana Jagat telah menunggu kedatangan mereka.

__ADS_1


Ketiganya di tempatkan di sebuah ruangan yang sangat terang membuat ketiganya merasa sangat silau, terlihat sang wanita yang mereka tangkap hendak memaki Jagat tetapi tak bisa karena mulutnya masih tertutup lakban, hanya matanya yang melotot tajam yang mewakili apa yang hendak ia utarakan.


Wanita itu terlihat lebih sadar dari pada kedua lelaki yang di sampingnya yang sangat mabuk berat dan seakan belum menyadari kalau mereka telah di tahan.


Dengan langkah pelan dan tatapan setengah mengejek yang tak lepas ke arah mata sang wanita, Jagat mendekati wanita itu, tangannya terulur untuk membuka lakban, dan dengan sangat cepat jemari Jagat menariknya dari mulut wanita itu.


"Aaw! Sakit bodoh! Kamu tidak punya o**k ya?!" seru wanita itu yang merasa kesakitan karena perbuatan Jagat.


Mendengar umpatan dari mulut wanita itu, Jagat yang semula masih bisa menampakkan senyum tipisnya kini berubah dengan memasang wajah sadisnya.


"Itu belum seberapa dengan kejahatan yang telah kamu perbuat!" ucap Jagat dengan tajam sambil memegang rahang perempuan itu dengan erat.


"Kejahatan apa yang kamu tuduhkan padaku? Kita tidak saling kenal tetapi kamu sudah berkata mengada-ada seperti itu kepadaku." sahut wanita itu.


"Jaga mulut kamu, aku bukanlah seperti apa yang kamu katakan itu, karena aku hanya mengincar lelaki yang berduit banyak!" seru wanita itu yang ternyata adalah Julia membuat seorang Jagat tergelak.


"Ha...ha...ha... Itu sama saja bodoh! Mau seelit apapun lelaki yang kamu taklukkan, tetapi perbuatan kamu yang membuatmu menjadi murahan!" ucap Jagat dengan seringai tawanya tetapi sedetik kemudian wajah garangnya kembali terpasang.


"Kamu bilang murahan, tetapi kalau kamu melihat aku tidak pakai sehelai benangoun kamu pasti tidak akan tahan." seru Julia dengan percaya dirinya membaut Jagat kembali tertawa dengan lebih kencang.


"Aku bukan tipe lelaki yang mudah bernafsu hanya dengan wanita semacam kamu, nafsuku seakan tahu untuk membedakan mana wanita bersih dan mana wanita kotor sepertimu." sungguh perkataan yang sangat kejam dan menohok ulu hati Julia.


"Mulut kamu terlalu jahat untuk berbicara kepada seorang perempuan!" seru Julia sangat marah.

__ADS_1


"Dan itu pantas di tujukan kepadamu yang sudah membuat nona Kyra celaka!" Jagat mulai meninggikan suaranya.


"Oohh, jadi kamu jongos perempuan jelek itu?! Ha....ha...ha... Dia pasti sudah mampus, dan tak ada yang bisa memiliki Alex selain aku, ha...ha...ha..." tawa Julia tanpa ada penyesalan sedikitpun.


"Dasar wanita gila! Aku pastikan kamu akan lebih menderita dari apa yang telah nona Kyra dan bos Alex rasakan." kata Jagat dengan smirk jahat di sudut bibirnya.


"Aku tidak pernah takut dengan ancaman macam apapun!" seru Julia menatap Jagat dengan tajam.


"Baiklah Julia, kamu sendiri yang menginginkan kekejamanku keluar, karena aku tidak akan pernah segan biarpun kamu seorang perempuan!" seru Jagat sambil memasang kembali lakban baru di mulut Julia.


Jagat meninggalkan ruangan itu dan memberikan isyarat kepada anak buahnya untuk menyadarkan kedua lelaki di samping Julia yang tertidur akibat efek alkohol yang mereka konsumsi. Dan dengan sigap anak buah Jagat mengguyurkan air ke tubuh kedua lelaki itu dengan kasar.


Dan untuk tindakan selanjutnya Jagat menyerahkan semua kepada anak buanya, kecuali Julia yang akan diberikan efek jera oleh Jagat sendiri.


Jagatpun segera menelpon Alex guna memberitahukan kalau pelaku dan penyuruh yang mereka cari sudah berhasil di temukan.


Tetapi Alex yang masih sangat bersedih memikirkan Kyra hanya menyerahkan semua penyelesaian kepada Jagat, apalagi saat Alex tahu kalau Julia adalah otak kejahatan terhadap Kyra, maka dia tak mau tahu lagi, terserah apa yang mau Jagat lakukan terhadap para penjahat itu, karena Alex sudah tidak sudi bertemu Julia lagi. Dan dengan senang hati Jagat akan membuat Julia menyesal tiada terkira.


Karena Jagat tidak akan menyerahkan mereka kepada pihak yang berwajib, dia akan melakukan pembalasan yang sangat kejam yang tak bisa mereka lupakan seumur hidupnya.


...****************...


Terima kasih sudah membaca 🥰

__ADS_1


__ADS_2