Dokter & Petani

Dokter & Petani
Menyampaikan Pesan Mommy


__ADS_3

Alex telah sampai di rumah orang tuanya yang sempat tertunda akibat pertemuannya dengan Dito. Dito yang sengaja menegurnya hanya ingin mengolok dan menjelekkannya, sepertinya akan selalu seperti itu karena Dito selalu merasa diatas segalanya daripada Alex.


Tetapi entah bagaimana nanti sikap Dito jika ia tahu kenyataan yang sebenarnya. Jika Dito seorang yang punya malu tentu ia akan merasa kehilangan muka dengan perlakuannya selama ini terhadap Alex, tetapi jika Dito tipe orang tak tahu malu dan suka cari muka, mungkin ia akan bersikap sok baik terhadap Alex hanya untuk menyelamatkan karirnya.


Tapi tentu Alex tidak semudah itu di taklukkan, apalagi dengan perlakuan Dito selama ini terhadapnya. Tetapi Alex yang sebenarnya merasa kasihan dengan Dito yang dianggapnya kurang mendapat perhatian sehingga selalu mencari masalah dengan dirinya akan bisa merubah sikapnya saat tahu kebenaran yang tersaji di depan matanya.


"Selamat malam semua!" sapa Alex sambil memasuki ruang keluarga di rumahnya, yang saat itu ada daddy, Alena dan juga Kyra.


"Selamat malam juga." balas mereka yang ada di rumah.


"Kok lama beresin pekerjaannya son?" tanya daddy begitu Alex mendudukkan badannya di sofa samping tempat Kyra duduk.


"Iya dad, tadi sudah hampir selesai tetapi ada kesalahan jadi aku harus mengulangnya dari awal dan harus mengerjakan dengan seteliti mungkin agar tak terjadi kesalahan lagi." Alex tidak berkata sebenarnya tentang hal yang membuatnya tertunda sampai ke rumah.


"Padahal kamu biasanya sangat teliti hanya dengan sekali pengerjaan, tampaknya pikiran kamu bercabang dengan yang ada di rumah." kata daddy sedikit menggoda anak lelakinya sambil melihat ke arah Kyra.


"Daddy tahu saja." sahut Alex mengerti siapa yang daddy maksud sambil meraih jemari Kyra yang duduk di sampingnya, dan Kyra yang menjadi obyek pembicaraan hanya geleng-geleng kepala dengan senyum terkembang di bibirnya.


"Sayang, sebaiknya kita harus segera ke rumah papa mama, takutnya kemalaman dan mengganggu istirahat mereka." kata Alex kepada Kyra.


"Sebaiknya begitu mas, apalagi tadi aku sudah sempat telpon kalau kita mau ke sana tapi menunggu kamu pulang lembur." Kyra menyahuti perkataan suaminya.


"Ya sudah kita berangkat sekarang saja." ajak Alex sambil berdiri dari duduknya, dan Kyra pun mengikutinya beranjak.


"Dad, kami berangkat sekarang saja ke rumah papa mama." pamit Alex kepada daddynya yang sedang duduk di dekat kolam koinya.


"Ya, hati-hati. Sampaikan salam daddy buat papa mama kalian." kata daddy Abimanyu sambil beranjak dari duduknya.

__ADS_1


"Al, kamu tidur sini?" tanya Alex sebelum pergi.


"Iya kak, tadi aku sudah telpon mommy." jawab Alena.


"Ooh ya sudah kalau begitu, kami pergi sekarang." pamit Alex sambil mencium punggung tangan daddynya diikuti Kyra, lalu keduanya diikuti Teguh tentunya segera berangkat menuju rumah papa Hadinata.


**


Tidak sampai setengah jam perjalanan mereka telah sampai di rumah papa Hadinata. Mama Ratih langsung keluar menyambut kedatangan mereka saat mendengar suara dua mobil beriringan masuk ke halaman rumahnya.


"Selamat malam mama." sapa Kyra langsung memeluk mama dan juga cium tangan dan pipi.


"Selamat malam ma." sapa Alex di belakang Kyra, lalu mama dan anak itu saling melepas pelukannya, dan mama langsung menyambut uluran tangan Alex, dan Alex pun mencium punggung tangan mama mertuanya.


"Selamat malam selamat datang anak-anak mama." kata mama Arini menyambut kedatangan keduanya, lalu Teguh yang berdiri di belakang Alex pun di ajak bersalaman oleh mama.


"Maaf bu, saya menunggu di pos satpam saja." tolak Teguh dengan ajakan mama Ratih.


"Ooh ya sudah, senyaman kamu saja nak." kata mama Ratih kepada Teguh, dan Teguhpun berlalu menuju pos satpam rumah keluarga Hadinata.


"Sepertinya ada hal penting yang mau kalian sampaikan sehingga tidak sabar menunggu akhir pekan tiba?" tanya mama Ratih sambil berjalan menuju ruang keluarga, dan di sana ada papa Hadinata yang sedang menonton acara tv.


Melihat anak dan menantunya datang, papa Hadi beranjak dari duduknya dan menyalami keduanya. Alex yang hendak menjawab pertanyaan mama Ratih menundanya melihat papa Hadi yang menyambut kedatangan mereka.


"Selamat malam pa." sapa Alex dan Kyra bersamaan saat menyambut uluran tangan dari papa Hadi. Papa Hadi menjawab sapaan mereka lalu mengajak mereka duduk.


"Pa, ma. Menjawab apa yang ditanyakan mama tadi kalau kedatangan kami ke sini mau menyampaikan hal penting tentang akan dilaksanakannya pesta pernikahan kami, tapi ini baru rencana. Mommy ingin secepatnya dilaksanakan untuk menghindari pembicaraan dan kecurigaan warga yang belum mengetahui status kami." Alex mengutarakan maksud kedatangannya.

__ADS_1


"Ya, papa mama sangat setuju dengan perkataan mommy kalian, lalu apa rencananya?" tanggap papa Hadi, sementara mama dan Kyra hanya menyimak.


"Akhir pekan besok mommy berencana mengumpukan pekerja juga beberapa warga untuk membentuk panitia pelaksanaan pa, ma. Dan mommy mengutus kami untuk memberitahukan kepada mama papa agar bisa ikut menghadiri pertemuan akhir pekan besok.


Mommy ingin pelaksanaan pestanya di Ale's Farm saja, karena kalau di gedung itu sudah terlalu biasa kata mommy, makanya mommy lebih mengutamakan kerjasama antar warga dan juga pekerja daripada menyerahkannya kepada wedding organiser." Alex mengutarakan keinginan mommynya.


"Menarik sekali ide mommy kalian itu. Oke, besok akhir pekan papa mama akan datang ke sana, kalau perlu papa akan ajak om tante juga saudara yang lain untuk ikut pertemuan besok." sambut papa dengan Antusias.


"Baik pa, besok saya sampaikan ke mommy. Dan maaf bila mommy daddy tidak bisa menemui papa mama langsung dan hanya menyuruh kami." kata Alex menyampaikan permintaan maaf untuk kedua orang tuanya.


"Tidak usah sungkan, papa mama tetap menerimanya dan tidak berpikir macam-macam walau bukan orang tua kalian sendiri yang menyampaikan." jawab papa dengan bijaksana.


Setelah itu mereka saling tukar pikiran tentang ide dan masukan tentang akan dilaksanakannya pesta pernikahan di Ale's Farm nanti, untuk di usulkan saat pertemuan pembentukan panitia akhir pekan besok.


Tak terasa malam telah merangkak menuju larut, merekapun menyudahi obrolan mereka untuk segera beristirahat.


Malam ini mereka menginap di rumah papa Hadi, karena sudah terlalu malam untuk kembali ke kampung.


Besok pagi-pagi Kyra yang selalu dikawal Teguh akan berangkat ke kampung untuk menunaikan tugasnya di faskes, dan Alex berangkat ke kantor dari rumah mertuanya.


Dan hal ini baru pertama ini mereka lakukan setelah pernikahan mereka, karena mereka akan ke rumah orang tua Kyra di akhir pekan saja.


Dan Alex pun rela pulang pergi tiap pagi dan sore kampung kantor dan tidak memilih pulang ke rumah daddynya yang lebih dekat kantor demi Kyra.


...****************...


Selamat membaca readers tercinta semua.

__ADS_1


Jangan lupa pencet likenya ya, ditunggu juga komentar penyemangatnya 🥰


__ADS_2