Dokter & Petani

Dokter & Petani
Serah Terima


__ADS_3

"Sudah siap untuk hari ini?" tanya Kyra sambil memakaikan dasi untuk suami tercintanya.


"Sudah pasti siap, apalagi di dampingi kamu." jawab Alex sambil menowel hidung Kyra.


Setelah selesai memakaikan dasi, Kyra pun memakaikan jas untuk suaminya.


"Wow! Suami siapa sih keren begini?" tanya Kyra dengan jempol dan telunjuk mengapit dagunya sambil mengamati penampilan Alex.


"Suami dari seorang dokter judes." jawab Alex sembari mencuri ciuman di pipi Kyra. Lalu keduanya segera keluar kamar dan menuju meja makan bergabung dengan daddy, mommy dan Alena untuk sarapan.


"Selamat pagi dad, mom, Al!" sapa Alex pada keluarganya.


"Selamat pagi semua!" sapa Kyra


"Selamat pagi!" jawab mereka bersamaan.


"Handsome-nya anak mommy. Thank's Kyra, kamu sudah buat anak mommy semakin tampan." kata mommy Sandra begitu antusias mumuji anak dan menantunya.


"Mom, jangan berterima kasih kepadaku, tetapi kepada mommy dan daddy sendiri, kalau bukan karena bibit unggul mom and dad, tidak akan tercipta makhluk setampan ini." puji Kyra kepada kedua mertuanya dan juga Alex.


"Berarti aku cantik dong mbak?" tanya Alena dengan antusias.


"No! Kamu enggak cantik!" Alex yang menyahuti pertanyaan Alena membuat adiknya tersebut pasang muka cemberut.


"Tentu saja, kamu kan juga anak mommy dan daddy." perkataan Kyra menjadi penimbul senyum di wajah cantik Alena, lalu di julurkannya lidah Alena kepada Alex karena ada yang membelanya.


"Alex, Ale! Sudah sarapan dulu. Setiap ketemu pasti kaya anak kecil, gak ada yang mau kalah." tegur mommy Sandra kepada kedua anaknya, dan hanya di jawab senyuman memamerkan deretan gigi mereka kepada mommynya, dan yang melihat tingkah mereka hanya menggeleng-gelengkan kepalanya saja.


Lalu mereka segera sarapan dengan tenang, setelah beberapa waktu dan selesai dengan sarapannya mereka segera bersiap menuju kantor.


Alex dan Kyra berada dalam satu mobil dan dikendarai oleh bodyguard Kyra, Teguh. Daddy, mommy dan Alena berada di mobil lain yang di kendarai oleh driver pribadi daddy. Mereka berjalan beriringan menuju kantor.


Sekitar tiga puluh menit perjalanan mereka telah sampai di pelataran gedung kantor tersebut, para driver mengantarkan para atasannya menuju auditorium yang terletak di belakang gedung kantor.


Di pelataran auditorium juga di pasangi beberapa tenda yang luas untuk mangantisipasi bila gedung pertemuan tidak memungkinkan semua orang masuk, juga ada beberapa tenda tempat jamuan yang akan dinikmati para tamu setelah selesai acara inti.


Di auditorium telah penuh terisi para staf dan karyawan juga tamu undangan yang akan menyaksikan acara serah terima jabatan dari bapak Abimanyu Agam kepada anak tertuanya yaitu Alexi August Agam.

__ADS_1


Tepuk tangan meriah terdengar dari para hadirin saat keluarga Agam memasuki gedung pertemuan tersebut. Bapak dan ibu Agam berjalan paling depan dengan tangan saling bertaut, kemudian di belakang mereka Alena yang berjalan sendirian, kemudian Alex dan Kyra yang juga saling menautkan tangan, dibelakang mereka berjajar para pengawal untuk menjaga keluarga Agam.


Karyawan yang belum pernah melihat Alex saat masih aktif di kantor dulu sebelum menepi ke lereng gunung terlihat begitu mengagumi ketampanan seorang Alexi Agam, calon pengganti Direktur Utama mereka saat ini.


Dito yang menunggu saat ini di mana pemilik perusahaan akan menyerahkan kuasanya kepada anaknya yang menurutnya adalah Alena begitu antusias menyambut kedatangan mereka.


Dalam pikiran Dito telah tersusun berbagai rencana tentang tak-tik bagaimana cara dan modus yang akan ia gunakan untuk mendekati sang direktur utama baru yang masih berstatus singgle tersebut.


Tetapi Dito tak dapat menutupi rasa terkejut dan bingungnya saat melihat bapak Agam bergandengan dengan madam Sandra Agam, mungkin baginya wajar. Yang membuatnya terkejut, bingung dan tak habis pikir adalah, bagaimana Kyra yang begitu mesra menggandeng tangan Agus yang nota bene hanya pekerja di kantor ini sedang Kyra adalah istri muda bapak Agam?


Dito berpikir itu hanyalah tak-tik bapak Agam untuk menyembunyikan istri mudanya dan menggunakan Agus sebagai pelengkap sandiwara itu.


(Apakah logika Dito benar-benar tidak berjalan? Seharusnya dengan melihat madam Sandra kemudian melihat Alex yang selalu bersama bapak Agam, tentunya ot*k pintarnya bisa menyimpulkan kalau Alex ada hubungan biologis drngan bapak Agam mengingat wajah Alex mirip dengan kedua orang tuanya walau lebih dominan mirip madam Sandra. >Author :))


"Kenapa Kyra bergandengan mesra sama manusia sawah itu? Apa sebenarnya yang sedang mereka sembunyikan?" gumam Dito pelan dengan segala tanya dalam pikirannya.


Dewan komisaris, Pengacara dan asisten pribadi bapak Agam telah siap menunggu di mejanya. Dan acara segera dimulai begitu sang empunya acara telah hadir di tengah-tengah mereka.


Pembawa acara membacakan runtutan acara.


Setelah pembacaan doa demi kelancaran acara yang akan berlangsung, berlanjut dengan berbagai sambutan, dan sambutan terakhir di bawakan sendiri oleh bapak Agam sebelum acara inti penyerahan kekuasaan sepenuhnya kepada Alex.


Bapak agam segera bangkit dari duduknya menuju mimbar yang telah disediakan.


Setelah mengucapkan salam dari berbagai lintas agama untuk menghormati semua staf dan karyawannya yang terdiri dari berbagai penganut agama di negeri ini, bapak Agam pun memulai pidato sambutannya.


"Dengan memanjatkan segala puji syukur atas kehadirat Tuhan yang maha kuasa sehingga kita semua bisa berkumpul dalam ruangan acara ini, saya selaku tuan rumah penyelenggaraan acara ini mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak ibu saudara dan saudari sekalian, para tamu undangan semua, para staf dan karyawan atas kehadirannya dan telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara ini.


Saya pribadi meminta maaf kepada bapak, ibu, saudara saudari semua apabila ada ketidak nyamanan anda semua selama acara berlangsung.


Bapak, ibu, saudara saudari semua, terima kasih atas segala dukungan dan kerja samanya selama saya memimpin perusahaan ini. Maafkan atas segala kesalahan dan kekurangan saya selama memimpin di kantor ini, karena mulai hari ini saya akan menyerahkan hak sepenuhnya kepemimpinan perusahaan ini kepada anak tertua kami.


Saya memohon dengan sangat untuk kerja samanya dan tetap menjaga konsistensi kerja dan kepercayaan kami walaupun kepemimpinan telah berpindah tangan kepada anak saya.


Untuk pegawai senior tentu sudah tak asing lagi dengan anak saya ini, tetapi untuk yang masih baru atau belum sampai lima tahun lebih tepatnya, anda semua tentu belum kenal dengan anak saya ini.


Dan inilah waktunya saya memperkenalkan dia kepada anda semua, tepuk tangan untuk Alexi August Agam yang akan menggantikan posisi saya." Tepuk tangan terdengar sangat meriah menggema keseluruh ruangan dan juga luar ruangan saat Alex maju berdiri sejajar dengan daddynya.

__ADS_1


Alex membungkukkan badannya ke seluruh penjuru para pegawainya berada, dan sorak soraipun belum terlihat akan berhenti hingga bapak Agam memberikan kode untuk tenang, akhirnya tempat itu sunyi kembali.


"Terima kasih untuk ketenangan dari anda semua, dan marilah kita menuju ke acara inti kita." kata bapak Agam untuk sementara menghentikan bicaranya, lalu berbalik mengajak Alex menuju meja dimana para pengacara dan asisten pribadinya berada.


Keduanya segera melakukan tanda tangan, setelah selesai bapak dan anak itu saling berjabat tangan sambil memberi dan menerima berkas yang telah mereka tanda tangani, kemudian Alex memberikan berkas itu kepada pengacaranya untuk disimpan.


Bapak Agam kembali mengajak Alex ke depan, lalu ia meneruskan perkataannya yang sempat terputus tadi.


"Staf dan karyawan Agam's Corp semua, sambutlah pimpinan kalian yang baru, Alexi August Agam!" seru bapak Agam sambil mengangkat tangan anaknya tinggi-tinggi dan disambut kemeriahan dari para pegawainya.


Banyak dari mereka yang tak kuasa menahan haru hingga meneteskan air mata, mengingat kebaikan yang bapak Abimanyu Agam dalam memimpin perusahaannya selama ini.


Bapak Abimanyu pun mempersilahkan kepada Alex Agam selaku pimpinan baru untuk memberikan sambutan.


Alex memberikan salam kepada seluruh yang hadir, ia berharap dukungan dan kerja samanya untuk tetap seperti saat daddynya yang memimpin, dan ucapannya pun di sambut meriah oleh seluruh tamu yang hadir.


"Saya mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala nikmat yang Tuhan berikan kapada saya khususnya dan kepada keluarga saya umumnya.


Tanpa dukungan dari keluarga tercinta saya bukanlah apa-apa, untuk itu perkenalkan siapa-siapa yang menjadi pendukung utama saya.


Pertama orang tua saya yang pasti, inilah daddy dan mommy saya bapak Abimanyu Agam dan madam Sandra Alberto Agam. Teman berantem saya sejak kecil Alena Aurellie Agam adik saya." Alex menjeda bicaranya sambil senyum tetap tersungging di bibirnya saat para hadirin bertepuk tangan dengan riuh. Setelah agak tenang ia melanjutkan perkataannya kembali.


"Dan perkenalkan juga penyemangat utama saya tentunya istri saya tercinta Kyra Birawa Agam." senyum sumringah Alex tersungging lebih nyata saat suara dan tepuk tangan begitu meriah menyambut Kyra yang dirangkul Alex dengan mesranya.


"Tentu tidak ketinggalan adalah support dari kedua mertua saya." kata Alex sambil mengajak papa Hadi dan mama Ratih ke depan.


Dito yang menyaksikan semua itu dibuat seolah tak percaya dengan pandangannya, ia masih berspekulasi kalau itu hanyalah sandiwara yang sedang di permainkan oleh bapak Agam.


Setelah menambah beberapa patah kata lagi, Alex pun menutup kata sambutannya, dan mengembalikan acara kepada pembawa acara.


Setelah itu, pembawa acara pun menutup rangkaian acara dan mempersilahkan tamu untuk menikmati berbagai macam hidangan yang telah di persiapkan di beberapa tenda besar di luar.


Mungkin saat ini Dito sedang berpikir keras karena menentang logika sehatnya dan berpikir negatif tentang keluarga Agam.


...****************...


Episode ini panjang banget ya pemcaca semua.

__ADS_1


Jangan menghujat bila jalan ceritanya entah tidak sesuai kenyataan karena ini bukan dunia nyata. 😊


Jangan lupa like, komen dan gift-nya yaa, terima kasih 🥰


__ADS_2