Gadis Somplak Pemikat Hati Tuan Galaksi

Gadis Somplak Pemikat Hati Tuan Galaksi
Saat Rumi Emosi


__ADS_3

Rumi berusaha menahan diri, mengepalkan tangannya begitu kuat hingga kuku kukunya melukai kulitnya. Rasa sakit nya tak sebanding dengan rasa sakit kehilangan calon anaknya yang bahkan masih segumpal darah, belum sempat merasakan oksigen bebas yang ada di dunia. Seketika dadanya terasa begitu sesak berbarengan dengan emosi yang kian memuncak. Tapi Rumi berusaha tahan, ingin mengetahui ada drama dan rencana apa di balik semua ini.


"Kenapa ada wanita itu di sini By? Apa Hubby mengetahui semua ini?? " tanya Rumi dengan penuh penekanan. Bahkan tangannya begitu kuat mencengkram tangan Galaksi.


Galaksi hanya meringis menahan sakit akibat kuku Rumi yang menembus kulitnya. Dia tahu istrinya tengah marah tetapi dia tahan. Biarlah sementara ini Galaksi menahan sakitnya yang tak sebanding dengan sakit yang dia alami istrinya.


Galaksi menggelengkan kepalanya dengan cepat, takut istrinya salah paham. Jika Galaksi tidak melakukan penyelidikan terlebih dahulu, mungkin yang akan dilakukan olehnya sama dengan yang di pinta oleh istrinya yaitu pergi secepatnya dari tempat itu.


"Apa yang mas Eddy lakukan dengan membawa wanita itu kesini?? " tanya Rumi, matanya menatap dengan tajam.


Sungguh Eddy merinding, tak pernah dilihat Rumi serius ini. Bahkan dari wajah Rumi terlihat jika dia seperti hendak membunuh Eddy saat ini juga. Sedangkan imelda hanya menunjukkan kepalanya dan tidak berani bereaksi apa-apa karena takut akan menimbulkan masalah yang lebih besar.


" jawab mas Eddy di kenapa diam saja!!! Apa mas mendadak menjadi orang yang bisu? Kalau seperti ini lebih baik aku pulang saja!! " ucap Rumi dengan tegas.. "Jangan Rum, setidaknya makanlah terlebih dahulu. Sayang makanan ini sudah aku pesan Rum. Sengaja aku pesan makanan kesukaanmu," ucap Eddy begitu memelas.


Imelda hanya bisa menggenggam tangan Eddy dengan erat, hanya dengan itu caranya membuat suaminya lebih kuat. Jika bukan karena Imelda, Eddy pun tak akan tega mempertemukan Imelda dengan Rumi.


"Tapi apa maksud semua ini Mas?? Mas Eddy ingin membuat luka yang belum sembuh ini kembali berdarah. Jika bukan gara-gara wanita itu, seharusnya ada tiga nyawa didalam dini, " ucap Rumi sambil mengelus perutnya yang sudah terlihat membuncit.


^^^Skak^^^


Eddy tak tahu lagi harus berkata apa. Maksudnya mempertemukan keduanya malam ini ingin memperbaiki hubungan baik yang pernah terjalin. Imelda tulus ingin meminta maaf kepada Rumi dan Galaksi. Meskipun dia tau tak bisa memperbaiki semuanya dengan kata maaf.


"Hubby, kita pulang!!! " seru Rumi.

__ADS_1


Galaksi tak bisa menolak keinginan Rumi. Mereka pun segera meninggalkan privat room yang telah Eddy pesan. Enggan menyentuh makanan yang telah terhidang di atas meja. Imelda tak bisa membiarkan semua ini lepas begitu saja, dia harus mengambil kesempatan ini atau tidak akan ada kesempatan lainnya di lain waktu.


"Rum.. Gue minta waktu lo sebentar saja. Malam ini gue yang minta Mas Eddy buat mempertemukan gue, Lo dan Galaksi. Gue ingin meminta maaf atas semua kesalahan gue sama lo. Gue minta maaf Rum, Gala," ucap Imelda dengan sungguh.


Bahkan dia merendahkan diri mengejar Rumi dan menahan kakinya agar tak meninggalkan ruangan itu. Imelda rela bersujud di depan Rumi.


Muak, itu yang dirasakan oleh Rumi saat ini. Entah ada drama dan sandiwara apa yang tengah dilakukan mantan model internasional ini, pikir Rumi. Apa Imelda hendak menjadi jelemaan ibu peri dan mengambil hati orang seolah-olah dia telah berubah, Rumi tak boleh tertipu.


"Jangan sentuh kakiku!!! Apa dengan minta maaf bisa membangkitkan calon anakku yang telah meninggal bahkan saat wujudnya masih segumpal daging?? Apa dengan minta maaf kamu bisa mengembalikan hidup calon anakku yang telah kamu rampas hah!!! " kali ini Rumi muntab, emosinya tak bisa lagi terbendung.


"Rumi, maafkan gue!!! " ucap Imelda dengan sendu. Eddy membantu Imelda berdiri tak sanggup melihat istrinya harus merendahkan diri hadapan orang.


"Maaf kamu bilang?? Maaf begitu?? Dua kali kamu memiliki niat ingin menghilangkan nyawa calon anakku Imelda!!!" pekik Rumi.


Rumi menggelengkan kepalanya, tak percaya dengan omongan wanita yang berdiri di depannya dengan derai air mata


"Stop semua omong kosong mu itu wanita sia-lan!!! Kamu bilang tidak tau??? Bahkan setelah tau pun kamu masih ingin mengganggu kehidupan ku dan Galaksi. Ingin kembali membunuh dua nyawa yang tersisa begitu?? Sehingga kamu bisa mengambil suamiku dari pelukku. Tapi sayangnya itu tidak akan terjadi, tak akan aku biarkan semuanya dibawah kendali mu meskipun aku harus membunuhmu!!!" ucap Rumi dengan suara yang berat.


"Rumi!!!! Cukup!!! " bentak Eddy


"Eddy beraninya kamu membentak istriku!! " geram Galaksi sambil menunjuk ke arah wajah Eddy.


Plak

__ADS_1


"Itu untuk nyawa anakku yang telah kamu hilangkan!! "


Plak


"Itu untuk sikap lancang dan murahan kamu yang sudah berani menggoda suami saya!! "


"Rumi, cukup!!! Jangan keterlaluan!! " sanggau Eddy, dia tidak bisa melihat istrinya terus ditindas.


"Mas Eddy berani membentak Rumi demi wanita ini?? Dua kali mas Eddy melakukannya. Apa mas Eddy mulai bersimpati dengannya hah!!! Hebat sekali mulut wanita ini bisa memperngaruhi mu Mas. Apa kamu lupa Mas, bagaimana gila dan hancurnya kamu saat dia meninggalkan mu begitu saja hah?!!! Mas lupa!!! Wanita ular!!!" tegas Rumi, matanya berkata seolah-olah hendak menelan Imelda hidup-hidup.


"Sudah Rum sudah. Imelda saat ini ingin meminta maaf dengan tulus, dia sudah menyadari semua kesalahannya. Imelda yang sekarang sudah berubah Rum. Tolong maafkan dia, mas mohon, " pintar Eddy sambil mengatupkan kedua tangannya di depan dada, berharap Rumi mau memaafkannya.


"Dikasih apa Mas Eddy oleh wanita murahan ini ?? Apa mas menjamin jika suatu saat nanti tidak akan menggoda suami Rumi lagi??"


"Imelda tidak akan mengganggu kehidupan kalian lagi Rum. Mas jamin, dia sudah berubah. Jadi tolong maafkan Imelda ya Rumi, " Eddy berusaha membujuk Rumi.


"Terakhir kali saja mas gagal kan melindungi Rumi dari wanita ini, dan hampir saja Rumi nyaris kehilangan dua calon anak Rumi. Bisa saja dia akan menjebak Galaksi tidur dengannya dan akan mengaku-ngaku hamil. Apa belum puas sampai Rumi mati mas!!" elakkan Rumi. Dia masih belum bisa memaafkan Imelda dengan mudahnya


"Cukup Rum, berhenti kamun menghinanya. Apa Imelda tidak berhak mendapatkan maaf darimu? Apa kesalahan nya begitu besar dimata mu?? Bahkan Tuhan saja memaafkan semua umatNya yang melakukan kesalahan apapun," ucap Eddy


"Rumi bukan Tuhan. Rumi hanya manusia biasa. Minta maaflah kepada Tuhan, semoga kelak Tuhan memberikan karna. Rumi berdoa semoga dia mengalami apa yang pernah Rumi alami. Semoga jika kelak dia hamil akan mengalami kehilangan anak!! " pekik Rumi.


"Cukup Rum, saat ini Imelda sedang hamil dan sekarang dia adalah istriku!!! "

__ADS_1


__ADS_2