![Gala Asmara [ Jodoh Dari Kecil ]](https://asset.asean.biz.id/gala-asmara---jodoh-dari-kecil--.webp)
🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Ara!" seru Gala saat ia menoleh kearah belakang.
Ibu hamil muda itu pun langsung memeluk tangan suaminya. Tak ada yang bisa mengusik apapun yang sudah menjadi miliknya.
"Ara gak bisa tidur, baby tendang tendang terus"
"Ya udah, ayo masuk" ajak Gala yang di iyakan oleh Istrinya. Pasangan yang berbahagia karna sedang menunggu sang buah hati itupun melenggang masuk kedalam rumah.
Aish menatap punggung Gala dengan sorot mata penuh luka. Cinta pertamanya tak sedetikpun menoleh padanya sampai detik ini, padahal ia yakin dirinya jauh lebih dari wanita yang kini tengah di gandeng oleh Gala.
Tapi jodoh tak menakdirkan mereka bersama, dan Aish tak bisa menentang itu meski selama ini ia sudah sangat bekerja keras merayu tuhannya.
Jika tidak dengannya, ku mohon takdirkan orang yang sama sepertinya...
.
.
Acara selesai saat sore hari, tamu yang datang silih berganti sudah pamit satu persatu tinggal menyisakan Keluar besar, Rahardian, Biantara dan Pradipta. Semuanya akan sejenak beristirahat sambil menunggu makan malam tiba.
"Umi, kamu udah minum vitaminnya?" tanya Bumi saat mereka berada di dalam kamar untuk membersihkan diri dan menunaikan kewajiban.
__ADS_1
"Sudah yang siang, Bi. Kenapa?"
"Aku hanya takut kamu lupa" sahut Bumi sambil menangkup wajah istri shaleh nya yang nampak begitu cantik.
Kahyangan langsung tersenyum simpul, semua bentuk perhatian Bumi tak pernah berubah sejak pertama mereka bertemu hingga bersama detik ini.
"Semenyenangkan ini ya di cintai olehmu, Bu" goda Khayangan yang membuat kedua pipi pria tampan itu merona.
"Baru sadar? ayo lakukan mumpung ada sediki waktu".
*****
#EsokHari.
" Ara, nanti telat ke hotel. Ayo bangun"
Gala yang baru keluar dari kamar mandi tertawa kecil saat melihat wanita halalnya masih sangat nyaman di balik selimut.
"Kecapean dia La, abis kakak gempur sampe subuh" ledek Ala.
Ola tentu langsung menoleh, matanya memicing tajam seolah siap menerkam kembaran nya.
"Gak gitu juga kali. Kak Ala sadar gak lagi ngomong sama siapa?" omel si cantik berhijab hijau muda itu.
__ADS_1
"Siapa?"
"ANAK PERAWAAN!"
Tawa Gala pecah, ia begitu gemas pada adik semata wayangnya itu. Jika saja mereka belum beranjak dewasa sudah bisa di pastikan Ola akan habis di ciumi oleh Gala seperti mereka saat kecil dulu.
Ola keluar dari kamar kakaknya, ia tahu jika Gala pasti sedang menyindir karna sampai detik ini belum ada sama sekali pria yang dekat dengannya.
Sepuluh menit berlalu, akhirnya Ara bangun dan langsung membersihkan diri padahal semua orang sudah menunggunya di lantai bawah. Dengan tubuh lemas Ara dan Gala turun sambil bergandengan tangan.
"Sudah siap?" tanya Bumi.
"Sudah, Abi." sahut Gala.
Semua naik mobil masing masing menuju hotel tempat dimana akan di adakannya resepsi pernikahan. Acara yang hanya di hadiri oleh orang-orang terdekat saja karna Gala tak ingin istrinya terlalu lelah.
Sampai di hotel Ara langsung masuk kedalam kamar untuk berganti pakaian dan di dandani. Dan betapa kecewanya ia saat baju yang sudah di coba berulang kali justru semakin sesak ia rasakan.
.
.
.
__ADS_1
Perutnya bisa di taro dulu gak sih sehari?