![Gala Asmara [ Jodoh Dari Kecil ]](https://asset.asean.biz.id/gala-asmara---jodoh-dari-kecil--.webp)
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Tiga bulan berlalu, kini usia kandungan Ara sudah masuk trimester akhir yang artinya sebentar lagi sang buah hati hasil keringat bersama di atas ranjang akan menyapa dunia. Ara yang kini semakin bergantung pada Gala membuat ia sering menangis menyalahkan diri sendiri.
"Sayang, kenapa lagi?" tanya Gala, saat ia baru saja keluar dari kamar mandi usai membersihkan diri.
"Aku tuh ngerasa gak guna banget. Mau bangun sendiri aja gak bisa" keluh Ara sedih namun dengan nada jengkel.
"Hey, jangan ngomong gitu! apa-apaan sih, Kamu"
Gala mendekat dan duduk di sisi istrinya, semenjak dokter sudah mengatur jadwal persalinannya, Ara jauh lebih sensitif.
Wanita berperut besar itu sering melamun hingga akhirnya menangis, Gala maupun Khayangan tentu sangat khawatir dengan kondisi Ara akhir akhir ini.
"Aku mau bangun, Kak" jeritnya kesal.
"Ya udah ayo bangun, gak usah pake marah-marah gitu." goda Gala, ia akan menjadi mahkluk paling sabar di hadapan anak curutnya.
"Sakit, engap, bingung" balas Ara.
"Pegangan ke aku, di jamin gak akan bingung lagi ya cantik"
Ara menyambut tangan suaminya. Ia berdiri dengan bantuan Gala yang memegangi tangan serta pinggangnya.
"Jangan ngomong gitu lagi ya, Kamu itu wanita paling hebat. Terima kasih sudah menyempurnakan hidupku dengan menjadikan ku seorang ayah dalam waktu dekat ini" ujar Gala seraya mengungkapkan isi hatinya.
"Tapi... "
"Ssstt, kamu mau diam disini menungguku selesai merapihkan diri atau mau ke ruang makan duluan?" tanya Gala dengan tangan yang menangkup wajah cantik bulat istri tercintanya.
"Ara duluan, bahaya kalo Ara liat pepaya gantungnya Kakak"
"Kenapa?" tanya Gala.
"Takut pengen gigit" kekeh si cantik sambil melengos pergi meninggalkan Gala yang tertawa
.
__ADS_1
.
.
Ara turun dari tangga dengan sangat hati-hati, padahal ia seringkali di pesan untuk turun atau naik dengan lift.
"Umi, sarapan apa pagi ini?" tanya Ara saat masuk ke ruang makan.
"Ada roti, nasi kuning lengkap dan sup ayam kampung. Ara mau apa?" Khayangan balik bertanya.
"Sup aja, tapi Ara mau leher sama sayap ya"
"Ara mau terbang?" kekeh Bumi menimpali putri kesayangannya.
"Iya, Ara mau muter muter di Langit"
"Eh, bawa-bawa uncle" sambung Ola yang baru datang sambil bergelayut manja di lengan kakak kembarnya.
Semuanya pun tertawa, kemudian menikmati sarapan sesuai selera mereka masing-masing. Khayangan sengaja mempersiapkan bermacam-macam menu hidangan karna keinginan anak dan suaminya sering berbeda.
.
.
Pikirannya sudah berkeliaran kemana mana karna rasa takut dengan kemungkinan yang akan di katakan oleh dokter nanti.
Ceklek.
Pasangan suami istri itu pun masuk saat pintu ruang pemeriksaan sudah dibuka oleh salah satu perawat. Seorang dokter langsung berdiri seraya memberikan senyum terbaiknya.
"Selamat siang, Tuan dan Nona"
"Siang, dokter" sahut Ara dan Gala berbarengan yang kemudian duduk bersama.
"Bagaimana? apa ada keluhan, Nona?" tanya sang dokter.
"Enggak ada, Ara cuma takut aja" jawabnya jujur sesuai permintaan Khyangan yang berpesan ia harus mengatakan apa yang ia rasakan pada dokter saat di periksa.
__ADS_1
"Tak ada yang perlu dikhawatirkan, kami akan melakukan yang terbaik"
Ara hanya mengangguk tanpa senyum, ia tak bisa memungkiri hatinya yang memang sangat takut.
Sedang Gala hanya bisa mengusap punggung istrinya untuk memberikan sedikit kekuatan.
Ara yang akan di periksa, kini sudah di baringkan di ranjang pasien. Gala tentu dengan sangat sigap berdiri di samping Ara sambil menggenggam tangannya.
"Semua baik dan sehat, air ketuban juga cukup dan bagus." jelas dokter yang tetap fokus pada layar di depan matanya.
"Syukurlah, Rileks ya Sayang" pesan Gala. Ia tahu jika Ara sangat takut dengan prosesi persalinannya nanti.
"Iya, tapi gak janji" sahut Ara dengan wajah sedih namun sangat menggemaskan.
.
.
.
.
Dok, bisikin dong anak Ara cewe apa cowo?
Satu.. dua.. tiga.. empat.. apa lima?
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Wah di kasih tau gak ya kira kira?
Tapi kayanya udah dari leluhurnya tiap periksa tuh turunan Rahardian minta di rahasiain ya 🤣
Pas berojol baru tau deh hasil tempurnya apa dan berapa 😊😊
Makasih buat yang bilang saya penulis BEGO hamil 5 bulan masa gak ketauan jenis kelaminnya.
Yuk kenalan dulu sama Nupel saya yang lain 😊
__ADS_1