Gala Asmara [ Jodoh Dari Kecil ]

Gala Asmara [ Jodoh Dari Kecil ]
Halal.. Haram


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Ara pengen cium ketek kakak Ganteng."


Samudera menautkan kedua alisnya, begitu pun dengan Biru.


"Apa?"


"Ara pengen cium ketek kakak, boleh ya. Dikit aja" pintanya lagi dengan raut wajah sunguh-sungguh.


Gala yang mendengar rengekan istrinya pun tentu langsung menoleh kearah belakang.


"Ada apa?"


"Ara pengen cium ketek kak Ganteng, boleh ya?"


"Cium ketek?" tanya Gala bingung.


"Iya, boleh ya" kini pelukan pindah sang suami yang masih tak paham.


"Buat apa, Ra?" tanya Biru. Ia yang sudah menganggap Ara adiknya tentu ikut bingung. Ia saja sebagai istri tak pernah ingin melakukan hal tersebut.


"Kakak belom mandi dari kemarin" ucap Sam yang langsung membuat semua mata mengarah padanya.


"Jorok!" ucap Air.


"Gimana mau mandi, orang peluk Amma terus dari kemaren. Ini aja baru berenti nangis" cetus Biru. ledekannya justru mendapatkan ciuman sekilas dari Sam.


"Huaaa, Ara pengen di cium juga"

__ADS_1


Eh...


Gala langsung menarik tangan Ara, di bawanya gadis cantik itu ke kamar yang biasa mereka tempati jika menginap.


"Apa sih! gak udah macem-macem ya" oceh Gala saat ia dan Ara berdiri saling berhadapan di tepi ranjang.


"Cuma satu macem, kak. Cium ketek!" kata Ara.


Gala yang kesal dengan tingkah konyol si anak curut malah membuka jas dan kemejanya. Tubuh bagian atasnya kini polos tanpa apapun.


"Nih cium!" titah Gala yang sudah menganggkat kedua tangannya tinggi-tinggi.


"Gak mau. Ara mau ketek kak Ganteng" tolak Ara yang semakin membuat Gala geram.


"Cium cepetan!"


"Iiih, orang gak mau. Kenapa maksa?" teriak Ara, ia yang baru mau pergi malah ditarik lagi oleh Gala sampai tubuh langsingnya itu jatuh ke tengah tempat tidur.


Aaah...


Sesak penuh Ara rasakan saat sesuatu masuk dan menerobos paksa bagian intinya. Tanpa pemanasan atau basa basi Gala terus melakuan aksi liarnya.


"Udah, kak" rengek Ara.


"Hem, apa yang udah? masih berani mau cium ketek pria lain, hah?" ucap Gala di tengah permainan liarnya.


"Tapi Ara pengen" Ara yang masih keukeh dengan keinginannya membuat Gala menambah ritme permainannya.


"Enak gak?" bisik Gala saat ia sudah berkali-kali menyesap ceruk leher Ara sampai memerah.

__ADS_1


"Enak, tapi sakit. Kenapa langsung di terobos aja sih gak sopan banget" protes Ara sambil memukuli punggung suaminya.


"Suruh siapa nyebelin!" sahut Gala.


Hampir enam puluh menit berlalu, akhirnya Gala melepas pelepasannya. Ia melenguh hebat saat lelehan lahar panasnya membanjiri lembah milik Ara.


"Kakak jahat, kan Ara capek"


"Ya udah, kamu tidur ya" ujar Gala sambil mengelap kening Ara yang berkeringat.


Pria itupun perlahan menarik miliknya kemudian merebahkan diri disisi sang istri yang merengut kesal sambil terus mengomel karna tak adanya pemanasan lebih dulu.


Ara bangun dari baringnya, ia duduk sebentar di sisi ranjang karna mendadak merasa keram dibagian bawah perutnya.


"Ra, kenapa?" tanya Gala.


"Gak apa-apa"


"Cium ketek aku aja sini, enak loh. Halal lagi" ucap Gala yang kini merapat kan duduknya.


.


.


.


Yang halal emang enak, tapi yang haram sangat menggoda.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀

__ADS_1


Si Ara mulutnya belom di cocol sama sambel paku 😤


__ADS_2