Gala Asmara [ Jodoh Dari Kecil ]

Gala Asmara [ Jodoh Dari Kecil ]
Gelantungan.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Ulang?" tanya Gala tak percaya dengan ucapan istrinya yang beberapa detik lalu ia renggut mahkota sucinya.


"Iya, kata Umi pamali" jawab Ara lagi.


"Pamalinya gak ada, tinggal ada Bumali"


Ara yang baru paham setelah sekian detik langsung mencubit dada suaminya yang basah karna olah raga malamnya barusan.


"Sayang, yakin mau lagi?" tanya Gala memastikan.


"Bukan mau lagi, Kak. Tapi mengulang karna tadi gak sempet berdoa dulu" kata Ara dengan polosnya.


"Sama aja, ujung-ujungnya enak"


.


.


Gala mengusap kening dan leher Ara yang berkeringat, ia bangun untuk mengambil air putih di meja sudut. Senyum terukir di sudut bibirnya saat ada bercak merah tanda kesucian bidadari hatinya tersebut di bagian inti miliknya.


Masih dengan tak memakai apa-apa Gala turun dari ranjang, Ara sempat tertawa kecil dan siap melempar ledekan seperti biasa.


"Baby Koala nya Ara kaya tuyul, gemoy banget" kekehnya sambil menutup mulutnya.


"Aw..." pekiknya kemudian.


"Nah, kualat kan ledekin aku terus" kini Gala yang gantian tertawa sambil berjalan kembali kearah ranjang, ia duduk di tepinya lalu menyodorkan segelas air putih pada Ara.


"Habisin kalau mau nambah, jangan pas di tengah-tengah nanti minta minum" godanya.

__ADS_1


"Ish, engga wey" protes Ara.


Ara menegak air putih di gelas kaca itu sampai habis kemudian meletakkannya di atas nakas sisi tempat tidur. Senyum terlihat jelas di wajah cantiknya yang kini sedang bersandar di punggung ranjang.


"Makasih ya, Ra. Udah ngasih sesuatu yang paling istimewa malam ini. Aku mencintaimu" ucap Gala saat ia menggenggam tangan halus istrinya.


"Iyalah, mau ngasih buat siapa lagi kalau bukan buat kakak" jawabnya sambil mencibir.


"Bagus dong, kan jodohnya udah di jagain dari bayi" sahut Gala lagi.


Keduanya saling melempar senyum dengan tatapan penuh cinta dan kebahagiaan. Malam ini menjadi malam yang tak akan bisa Gala dan Ara lupakan seumur hidup mereka berdua.


"Masih perih gak?"


"Iya, kaya ada yang ngeganjel sambil nyut-nyutan" bisik Ara pelan.


"Wah, ganjelannya minta di terobos lagi itu sih" kata Gala seraya manaik turunkan alisnya menggoda Ara yang menyimpulkan senyum.


Pasangan suami istri itu tertawa bersama, cinta mereka begitu indah di rasa. Bukan karna masih pengantin baru, tapi sebab Gala yang begitu sangat memahami belahan jiwanya.


"Nambah yuk, mumpung belum pagi. Dengerin ya aku mau baca doa dulu nih nanti lupa malah minta di ulang lagi" ledek Gala yang mendapat cubitan kembali dari Ara.


Mereka pun mengulang hal yang menyenangkan, meski tak sesulit yang pertama tapi Gala harus tetap hati-hati dan masuk secara perlahan. Tak lupa ia pun berwisata ria lebih dulu agar semua menjadi lebih mudah ketika menerobos si lembah kenikmatan.


Desa han pun saling bersahutan, kali ini permainan mereka seolah sedang berlomba untuk siapa yang akan lebih dulu sampai di puncaknya.


Pergulatan panas pun berakhir saat pasangan iti sudah berhasil menembak lahar kenikmatan masing-masing.


.


.

__ADS_1


"Bersih-bersih dulu yuk, Ra" ajak Gala setelah lima belas menit mereka beristirahat.


"Gendong" rengeknya manja.


"Haha, tapi kalo jatoh jangan nangis ya" kata Gala sambil tertawa.


Gala yang masih lemas dan sudah mengantuk tetap menggendong Ara ala Bridal Style menuju kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum mengarungi mimpi.


Tapi Ara yang di dudukan di tepi bathup menatap suaminya dengan begitu intens.


"Kenapa? mau lagi?" Ara yang mendengar ucapan Gala langsung menggeleng kan kepala.


"Enggak. Tapi Ara boleh tanya sesuatu gak?"


"Tanya? tanya apa?" Gala sampai mengernyitkan dahinya karna penasaran.


.


.


.


.


Itu telor 2 biji gelantungan gitu gunanya apa sih?


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Nah loh, anak curut pertanyaan war biasah 🙈🙈


Ada yg bisa jawab 🤣🤣🤣

__ADS_1


__ADS_2