Gala Asmara [ Jodoh Dari Kecil ]

Gala Asmara [ Jodoh Dari Kecil ]
Kebun binatang.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂


#Kediaman BumiKhayangan.


Wanita cantik dengan rambut sepinggang itu terus menatap dirinya didepan cermin meja rias. Wajahnya begitu putih bersih dengan mata sipit khas oriental. Tapi jangan salah, tatapannya begitu teduh dan memancarkan banyak cinta dan kasih sayang.


"Umi kenapa?" tanya Bumi yang baru masuk kedalam kamar.


"Banyak yang Umi pikirkan, mulai dari Ala kemudian Ola" sahut Khayangan yang kali ini tak mengenakan hijab panjangnya.


"Ada apa dengan anak-anak? mereka baik dan bahagia" sahut Bumi yang akhirnya menarik kursi dan duduk di sebelah istri solehahnya itu.


"Anak sulung kita sebentar lagi akan memiliki buah hati, aku khawatir dengan Ara. Ara masih terlalu muda dan polos, Bi" jelas khayangan yang mengutarakan isi hatinya yang sangat cemas.


"Kamu tak percaya pada Ara? anak itu kuat, Mi"


Khayangan menoleh, ia diam sejenak kemudian mengangguk pelan. Ia tak meragukan kemampuan Ara karna otaknya yang memang cerdas tapi masalah mengurus anak bukan sama seperti mengisi soal matematika.


"Aku tahu, mungkin hanya pikiran ku saja yang terlalu jauh. Akan ku pastikan anak itu akan bersamaku agar Ara tak kesulitan." ucap Khayangan pada Suaminya.


"Baguslah, Lalu Ola, kenapa dia? anak gadis itu kurasa tak punya masalah" tanya Bumi bingung, karna semua ia rasa berjalan dengan baik.

__ADS_1


"Kapan dia menikah, Bi?"


"Loh, kenapa bertanya padaku?" kekeh Bumi membalikan pertanyaan bidadari dunianya itu.


Khayangan menarik napas dan menghembuskannya secara perlahan. Si bungsu kesayangan Nyonya Besar Rahardian itu tak pernah menampakkan tanda-tanda jatuh cinta atau sedang di dekati lawan jenisnya. Apalagi umurnya kini yang sudah siap untuk menikah.


"Jangan khawatir, semua sudah diatur Tuhan, tugas kita hanya menunggu seorang pria datang melamar putri kita" Bumi meraih tangan istrinya untuk di tenangkan.


"Hem, semoga anak kita semua bahagia lahir bathin dunia dan di akhiratnya."


.


.


.


Asmara Kasih, si cantik kesayangan Galaksy ArMikha Rahardian Wijaya yang kini tengah mengandung keturunan keluarga konglomerat yang tak di ragukan lagi ke kaya'annya.


Ara yang duduk santai dengan ponsel di tangannya itu sedikit merasa terusik.


"Mas, jangan nanya lagi ya. Soalnya saya takut"

__ADS_1


"Takut apa?"


Takut di ciduk sama pasukan Gajah dan Buaya.


"Gajah... Buaya?"


"Iya, makanya diem!" sahut Ara sambil menempel kan jari telunjuknya di bibir.


Pria itu benar-benar tak paham, ia menatap Ara dengan begitu lekat penuh rasa penasaran.


"Bang! kenapa liatin Ara? Ara lagi hamil besar loh. Udah ada yang ngiket nih kaya kambing" sambung Ara lagi saat merasa di perhatikan secara intens.


"Mbak, mbak manusia kan? dari tadi ngomongnya Gajah, buaya, sekarang kambing. Saya bingung loh. Itu kenapa hewan di bawa-bawa semua. Mbaknya pawang kebun binatang?"


"Eh,enak aja. Tapi ngomong ngomong, mau tambah bingung lagi gak?" tanya Ara dengan kedua alis yang naik turun.


"Apa?" tanya si pria itu.


.


.

__ADS_1


.


Selain Gajah dan Buaya, Masih ada anak curut, tutut sawah sama baby Koala yang sukanya nemplok dada....


__ADS_2