Gala Asmara [ Jodoh Dari Kecil ]

Gala Asmara [ Jodoh Dari Kecil ]
Satu yang tak ku bisa.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Flashback On..


"Umi, Abi, rasanya kak Gala tak setuju dengan rencana pernikahan kami, aku tak ingin memaksa" ucap Aish yang bisa merasakan jika pria yang memang ia sukai sejak pertama memandang seakan selalu menantang perdebatan, bahkan selalu pergi saat perbincangan belum selesai


"Gala hanya terkejut, kamu tenang saja" jawab Bumi.


"Tapi, Bi"


"Selama ini Gala tak pernah menolak, dia anak yang penurut. Nanti biar Abi bicarakan lagi dengannya"


Aish berhambur memeluk Khayangan, ia takut cintanya tak terbalas karna ia pun belum siap untuk di tolak. Aish benar-benar mencintai Gala dengan tulus dan jika pria itu mau saja sejenak dekat dengannya ia yakin Gala bisa merasakan perasaan Aish untuknya.


Gala adalah cinta pertama bagi Aish, ia bahkan sudah beberapa kali menolak pria yang ingin meminangnya demi mempertahankan nama Gala dalam hatinya. Bagai dayung bersambut saat Bumi justru merencanakan pernikahan untuk mereka.


"Istirahat lah, besok kita jemput Ola di bandara, Ok" titah Khayangan yang kemudian mencium kening si calon menantu idaman.


Aish hanya mengangguk, ia bangun dan berjalan menuju lantai dua. Satu demi satu ia tapaki tangga tersebut dengan perasaan sulit di artikan. Ada senyum di atas luka jika melihat sikap Gala hari ini.

__ADS_1


"Aish," panggilan yang suaranya sangat ia hafal membuat gadis bergamis panjang itu cepat menoleh.


"Kak Gala, ada yang ingin kakak bicarakan?" tanya Aish yang langsung menunduk.


"Apa alasanmu mau menerima Permintaan Abi?"


Gala menatap intens wajah Aish yang tak berani memandangnya. Gala yang dulu begitu menyukai Aish hari ini justru menjadi kesal padanya.


"Karna aku mencintaimu, Kak" tegas Aish tanpa ragu.


Deg...


"Tapi aku hanya menganggap mu teman, tak lebih dari itu" jawab Gala.


"Aish tahu, tapi mungkin seiringnya waktu, hati Kak Gala bisa Aish singgahi. Kita jalani saja dulu, bagaimana?" tawarnya penuh percaya diri.


"Tak semudah itu, cantik" kekeh kecil Gala.


"Kamu yang bagai bidadari surga, apa tak rugi mencintai pria brengsek seperti ku. Aku tak sebaik yang kamu pikir" ujar Gala.

__ADS_1


Gala si putra sulung pasangan Bumi dan Khayangan itu memang tak sesoleh Abinya. Ia hanya menjalankan yang wajib dan sering mengabaikan yang sunah. Tapi Gala masih berada di jalurnya, ia tak pernah menyentuh minuman, rokok dan juga perempuan lain kecuali Ara. Gala pria dewasa dengan pergaulan bebas dan luas sama seperti Sean dan juga lainnya.


"Kita bisa berlajar bersama-sama, Kak. Akupun tak sesempurna yang kakak katakan barusan" sahut Aish yang masih keukeh mempertahankan apa yang ingin ia miliki.


"Tak semudah itu Aish, pernikahan adalah ibadah yang panjang, bukan hanya sekedar menjalankan. Yang harus kita pikir kan itu NANTI GIMANA bukan GIMANA NANTI, kamu paham kan? Aku tak bisa main main akan hal ini, ijab kabul bukan hal lelucon karna ini menyangkut Tuhan." kata Gala mencoba memberi penjelasan pada Aish yang sudah di anggap orang tuanya anak sendiri.


"Aku akan memberikan waktu pada Kak Gala untuk kita lebih mengenal, mungkin Tuhan akan membuka hati kak Gala untuk ku"


"Tidak, Aish. Apa kamu tahu, satu hal yang tak bisa aku lakukan sampai detik ini?" tanya Gala.


"Apa?"


.


.


.


Berhenti mencintai Ara...

__ADS_1



__ADS_2