![Gala Asmara [ Jodoh Dari Kecil ]](https://asset.asean.biz.id/gala-asmara---jodoh-dari-kecil--.webp)
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Tak ada yang berubah dari hari yang di lewati Gala dan Ara, pria itu masih mengantar gadis kecilnya ke sekoolah seperti biasa dengan setumpuk pesan sebelum Ara turun dari mobil.
"Iya, Ara tahu dan udah hapal banget, gak usah di ulang terus bisa gak sih?" cetus si anak curut sambil melepas sabuk pengaman.
"Takut kamu lupa, sayang" kata Gala sambil mengacak rambut panjang Ara yang tergerai indah sebatas pinggang,
"Mana mungkin Ara lupa, dari jalam sekolah taman kanak kanak Kak Gala udah larang hal yang sama" sahut Ara dengan nada kesal.
Semua yang di ucapkan Gala sungguh sudah di luar kepalanya, larangan yang selalu sama dan salah satunya adalah untuk tidak tebar pesona dan dekat dengan pria manapun termasuk guru laki laki. Ara yang memang penurut hanya mengangguk angguk saja terlebih memang tak pernah merasakan jatuh cinta pada pria lain kecuali pada Gala.
"Ara sekolah dulu ya, kak Gala kalau gak ada kerjaan boleh kok jempput Ara, Ara lagi pengen makan baso mercon" pintanya dengan manja.
"Kalau sempet ya, soalnya aku mau ketemu Sean, ada yang mau kami bicarakan" kata Gala yang tak bisa menjanjikan apapun.
"Ngapain?" tanya Ara penasaran.
"Gibahin kamu, Ra"
__ADS_1
"Iya kah, alhamdulillah yang lama ya ghibahinnya biar dosa Ara luntur semua, Ok" kekehnya yang lalu mencium sekilas pipi Gala. Hal yang sebenarnya sudah sangat sering ia lakukan entah pada Gala maupun pada tola sebagai bentuk sayangnya dan sikap manjanya.
Hati Gala langsung menyeruak senang, pipi yang di sentuh oleh bibir gadis kesayangannya itu pun mulai merah merona.
"Gimana gue gak ngebet kawin coba" kekeh Gala sembari mengusap pipinya, senyum pun belum lepas dari wajah tampannya yang begitu sangat terlihat bahagia.
Gala menyalakan lagi mesin mobilnya, untuk keluar daripllarea sekolah ara menuju kantornya sebelum ia beralih ke resto milik sahabatnya.
Drrrtt.... drrrttt,..
Getaran ponsel di saku jasnya membuat Gala menurunkan laju kecepatannya. ia raih benda pipih itu dan membaca satu pesan yang ternyata dari Sean.
*CS {centong sayur }
Gala berdecak kesal saat membacanya, karna ia harus memutar arah padahal jarak ke kantor cabang Rahardian group sudah di depan mata.
.
.
__ADS_1
.
"Bagaimana kalau gue udah jatuh cinta?" ucap Sean saat Gala datang ke restonya,. niatnya yang ingin mencurahkan isi hati Gala justru mendapat pengakuan tak terduga dari sahabatnya.
"Buang rasa cinta lo, jangan pernah ambil Ara dari gue"
"Dia lucu dan gue baru sadar. Beda banget dari semua pacar gue yang gitu gitu aja bahkan terkesan ngebosenin." tambah Sean lagi, pikirannya kini melayaang pada kenangan saat sedang pergi dengan Ara.
Keduaya memang sudah lama saling mengenal, tapi untuk pergi berdua tentu hanya pada saat Ara mengajaknya berpacsran, Gala tak pernah mengizinkan Sean atau siapa pun untuk dekat dengan Ara selama ini.
"Dan itu alasan yang sama kenapa gue cinta banget sama dia, Bujo"
"Kita saingan yuk, Wo" ajak Sean dengan binaran mata penuh harap jika Gala akan setuju dengan ide konyolnya itu.
"Sekeras apapun kita bersaing, lo gaka akan menang" cibir Gala yang disela gelak tawa.
"Kenapa, belum juga di coba, Wo" tanya SEan yang berdecak kesal.
.
__ADS_1
.
Apa lo gak bisa baca, kalo ini itu tuh judulnya GALA ASMARA???