Gala Asmara [ Jodoh Dari Kecil ]

Gala Asmara [ Jodoh Dari Kecil ]
Percuma.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Dok, bisikin dong anak Ara cewe apa cowo?


Satu.. dua.. tiga.. empat.. apa lima?"


Dokter menoleh kearah Gala yang menggelengkan kepalanya. Pria itu tetap bersikeras merahasiakan semua yang ada di dalam perut istrinya.


"Maaf nona, cicilan rumah sama mobil saya masih panjang dan banyak" jawab si dokter sambil sedikit tertawa.


Gala tersenyum kecil, asal bayinya sehat dan sempurna ia rasa sudah cukup. Entah laki-laki atau Perempun, satu atau kembar sepertinya ia tak jadi masalah. Gala hanya berharap proses persalinan yang sudah bisa dihitung hari itupun berjalan lancar dan selamat semuanya.


"Nanti Ara yang lunasin, cepetan bisikin" ucapnya lagi dengan sorot mata tajam kearah suaminya.


"Semua sehat, bukankah itu yang jauh lebih penting"


Ara mendengus kesal. Semua persiapan untuk sang calon baby menang sudah hampir semua selesai, mulai dari pakaian, perlengkapan sehari-hari, box bayi hingga pernak pernik sudah di tata rapih dalam kamar mereka dengan warna putih dan biru.


"Ya udah, terserah kalian!"


Ara turun dari atas ranjang di bantu oleh suster dan Gala. Mereka kembali ke meja dokter untuk mendengarkan pesan dan arahan wanita berjas putih tersebut.


"Baiklah, Terima Kasih, Dok" ucap Gala saat ia bangun dari duduknya, tak lupa ia pun mengulurkan tangannya juga.


"Sama-sama, Tuan. Hubungi saya jika terjadi sesuatu"

__ADS_1


"Tentu, kami permisi"


Ara sengaja berjalan lebih pelan sampai Gala harus berkali-kali menghentikan langkahnya, pria itu tahu jika sang istri sedang merajuk padanya.


"Ara mau apa?" tanya Gala saat mereka sampai di samping mobil yang terparkir di area dekat pintu masuk rumah sakit.


"Ara pengen cincau. Haus banget perasaan"


"Jangan pakai Es" tegas Gala yang langsung membuat anak curutnya membulatkan mata.


"Apa sih! gak enak banget dong" Protes Ara, namun tak di gubris sama sekali oleh suaminya.


.


.


"Mau nambah?" tawar Gala. Keduanya makan di dalam mobil pinggir jalan.


"Enggak, Ara kan mau makan yang lainnya juga"


"Hem, Ok. Kita siap meluncur Nona Muda Rahardian" goda Gala sambil mencubit pipi bulat sang pemilik hati.


"Anak kita harus ada nama Rahardian nya ya?" tanya Ara, pertanyaan yang sebenarnya ingin sekali ia tanyakan sejak hamil muda.


"Hem, iya. Kenapa?"

__ADS_1


"Buat apa?" Ara malah balik bertanya.


"Ya biar tahu, kalau anak itu keturunan Rahardian Wijaya" jawab Gala, keduanya saling menatap dengan sorot mata teduh dan penasaran.


"Oh, jadi wajib ya"


"Ara udah siapin nama? gak apa-apa tapi tetep pake Rahardian ya belakangnya" pinta lembut Gala seraya mengusap kepala istrinya.


"Iya, Ara udah siapin nama. Buat laki laki juga perempuan. Dan kak Ala wajib buat gak protes dengan pilihan Ara, Ok" ancam si anak curut kesayangan orang ganteng.


"Hem, Ok. Bisikin sedikit, boleh? " seru Gala.


"Oh, No. Enak aja. Biar jadi surprise pas lahir nanti. Emang kak Ala aja yang bisa maen rahasia rahasiaan sama Ara, Ara juga bisa dong. Pokonya Ara mau bales dendam" oceh Ara, wajahnya begitu menggemaskan saat bicara tanpa jeda, dan itu membuat Gala ingin sekali menciumnya.


.


.


.


Sebagus apapun namanya, pasti bakal di plesitin sama mak Othor jadi yang aneh aneh, Ra!!


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Dari kemarin ke pending ..

__ADS_1


Mohon di like dan komen setiap babnya ya..


Trimakasih 🥰🥰🥰


__ADS_2