
Di salah satu Universitas terkenal di Jakarta,
Rama, mahasiswa yang populer dikalangan teman wanita nya di kampus, wajah yang tampan, pintar, dengan nilai plus nya dia berasal dari keluarga yang kaya raya, ditambah mobil sport yang sering ia gunakan sebagai kendaraannya.
Dia salah satu ahli waris dari bisnis perhotelan dan dibidang properti kakeknya.
Disaat selesai ujian final semesternya, dia dan orang tuanya mengunjungi kakek dan Pamannya diluar negeri (Paris). Setiap tahun dia selalu mengunjungi kakeknya disana.
Rama sangat menyayangi kakeknya, apapun yang kakeknya katakan dia akan menuruti permintaannya. Sejak kecil Rama tinggal bersama kakek dan Pamannya, setelah menginjak Usia 16 tahun, dia tinggal bersama orang tua nya di Jakarta,
Di pagi hari dia sudah bangun, menyantap sarapan bersama, kemudia berbincang bincang di Ruang keluarga.
Ditengah pembicaraannya bersama keluarganya, seorang lelaki tua yang turun dari mobil mewahnya, beserta anak menantu dan cucunya turun dari mobil itu, dia berjalan menuju pintu rumah tersebut,
(ting tong) menekan bel rumah itu, pembantu dari rumah tersebut membukakan pintu, tak lain lelaki tua itu adalah sahabat dari kakeknya Rama, selama ini dia juga menetap di Paris.
Saat tau sahabatnya juga berada di negara yang sama dengannya, dia langsung mengunjungi sahabatnya itu. setahun terakhir anak dan cucunya pindah keluar negeri karena urusan bisnisnya yang harus mereka tangani.
mereka dipersilahkan duduk dan berbincang bincang satu sama lain, kakeknya rama memperkenalkan keluarganya, sahabatnya pun memperkenalkan keluarganya, “perkenalkan ini anakku Wisnu, ini menantuku Gita dan ini cucuku satu satunya Anggi, sahut sahabatnya.
"Mereka datang Kesini Setahun terakhir ini, Umurku yang sudah tua tidak bisa lagi mengelolah perusahaan sendiri,makanya aku memanggil anakku untuk menangani bisnis disini, cucuku terpaksa harus bersekolah di luar negeri disaat terakhirnya lulus SMA, di Tahun ini dia akan masuk ke universitas". kata kakek
Anggi adalah wanita cantik, pintar, ceria, memiliki kepribadian yang sopan dan lembut, didikan orang tua dan kakeknya mengharuskan dia bersikap pemberani dan mandiri, Karena dia adalah satu-satunya ahli waris dari warisan kakeknya.
Setelah berbincang bincang, Rama berdiri untuk pergi meninggalkan keluarganya yang sedang bercerita, kakeknya Rama menegurnya,
“kau mau kemana”
kenapa kamu tidak mengajak Anggi untuk berjalan- jalan di taman Rumah. Angel sepupu perempuan yang berumur 15 tahun itu juga bosan segera meninggalkan mereka dan menuju kamarnya.
Rama dan Anggi berjalan menuju Taman rumah, mereka berdua sangat canggung bercerita karena pertemuan pertama mereka, Rama yang bersifat cuek tidak mungkin memulai pembicaraan dahulu, begitu pun Anggi orang yang merasa dirinya seorang wanita tidak mungkin memulai suatu pembicaraan duluan kepada lelaki yang baru dia kenal.
Ditengah perjalanannya Rama melihat ranting kayu didepan Anggi, Rama pun mengucapkan sutu kata pertamanya,
__ADS_1
“awas” (menarik tangan anggi dengan lembut)
"kamu akan terjatuh jika tidak melihatnya” dengan canggung Anggi berkata
“terima kasih kau telah menolong ku”
Anggi memulai pembicaraan dengan bertanya kepada Rama.
Anggi : apa kau juga tinggal disini?
Rama : tidak, aku hanya mengunjungi kakekku
Anggi : Oh seperti itu.
Rama : lalu, sejak kapan kau tinggal disini ?
Anggi : aku baru setahun tinggal disini, dulunya aku bersekolah di Jakarta dan pindah bersama orang tua ku. Aku harus pindah sekolah disaat aku hampir lulus sekolah.
Anggi : iya,aku melanjutkan sekolah ku disini, tapi sekarang aku bingung mau Kuliah Di mana, aku sudah bosan tinggal disini, rasanya aku ingin tinggal di Indonesia saja.
Rama : Kenapa ?
Anggi : aku tidak memiliki teman disini, aku tidak bisa percaya pada orang asing untuk menjadi temanku, kepribadian aku dan mereka sangat jauh berbeda. Pergaulan disini sangat bebas. Aku takut bergaul dengan mereka
Rama : bukan nya Tergantung dari kamu sendiri kau ingin ikut atau tidak dengan kenakalan mereka
Anggi : aku tau Maksud kamu
Ditengah pembicaraan mereka kakek dan orang tua mereka menyaksikan keakraban mereka berdua, kakek Rama langsung berinisiatif untuk menikahkan mereka saja, mendengar hal itu kakek Anggi langsung menyetujui nya, bukannya dari dulu kita pernah sepakat untuk menjodohkan anak kita dulu, tapi anak kita sama sama laki-laki, jadi kenapa tidak kita menjodohkan cucu kita saja, bagaimana pendapat kamu wisnu ?
“aku tidak masalah pah, selama Anggi bahagia aku akan ikut bahagia juga,tapi bagaimana kalo kita tanyakan kepada mereka saja, apakah dia setuju atau tidak. Lagi pula mereka masih sangat muda, Anggi juga baru akan masuk Ke Univeritas"
"Aku juga setuju pendapat mu" Sahut Ayah Rama.
__ADS_1
Rama juga belum selesai Kuliah Dia baru akan masuk di semester ke 5. Akan lebih baik kita tanyakan mereka saja dulu.
Anggi dan Rama selesai berbincang dan kembali bersama keluarga mereka. Anggi yang tidak tahu situasi yang dibicarakan mereka bertanya kepada Mama nya.
“ada apa mah ?” tanya Anggi
“tidak ada apa apa sayang, kami hanya membicarakan tentang bisnis saja". kata mamanya.
Anggi dan keluarganya sudah ingin pulang, kakeknya Rama mengingatkan untuk membicarakan soal perjodohan mereka setelah pulang nanti dan membujuknya agar setuju. Karena kakek Rama Tahu, Rama akan menuruti perkataannya.
Setelah Keluarga Anggi pulang kakek Rama membicarakan ke Rama tentang perjodohannya dengan Anggi, Rama pun menolak permintaan kakeknya,
” Kenapa?, lagi pula dia dari keluarga yang sepadan dengan kita,dia juga cantik baik dan sopan, kita bisa menjalin keluarga dekat dengan mereka. Apa yang tidak kamu suka dari dia ? “ kata kakeknya.
Rama pun menjawab, “ aku bukan menolak karena penampilan dan keluarga dia, hanya saja aku masih kuliah, dia pun baru ingin masuk kuliah, kami masih terlalu muda untuk melakukan pernikahan.
Apa yang kamu khawatirkan, lagi pula kamu sudah punya segalanya, papa kamu juga masih sanggup untuk memegang perusahaan, setelah kamu lulus kuliah kamu juga akan bekerja diperusahan bersama ayahmu, balas kakeknya.
Rama yang tidak bisa menerima perjodohan itu tidak ingin melakukannya.
Lagi pula kita baru bertemu tadi, tidak ada cinta di antara kita mana bisa menjalin hubungan tanpa adanya cinta kakek.
Kakeknya berkata “kakek dan nenekmu dulu juga dijodohkan, kakek juga tidak tahu siapa dia dan tidak ada rasa cinta diantara kami, tapi sekarang jika nenekmu tidak meninggalkan kakek untuk selama lamanya, kakek pasti masih bersamanya".
kemudian melanjutkan bicaranya dengan nada pelan Rama Kakek sudah tua dan sakit- sakitan, mungkin kakek tidak bisa melihat kamu menikah nanti jika kamu belum ingin menikah,
“ kakek jangan bilang seperti itu, lagi pula kakek akan berumur panjang, dan masih bisa melihatku menikah nanti sampai aku punya anak” kata Rama.
Tiba – tiba kakeknya terjatuh dan tidak sadarkan diri. Kakeknya segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, dokter mengatakan sakit jantung nya sudah parah terjadi pembekakan di area jantungnya, lebih baik kalian tidak membuatnya cemas dan mengkhawatirkan sesuatu hal yang bisa memicu emosi dia yang berlebih. Akan lebih baik jika kalian menuruti kemauan dia.
Rama merasa bersalah karena dia berdebat dengan kakeknya tadi.
Bersambung
__ADS_1