Jatuh Cinta Dengan Istriku

Jatuh Cinta Dengan Istriku
Wanita lain


__ADS_3

Sesaat itu Anggi dan Dara sedang berjalan bersama untuk pulang kemudian melihat Rama yang sedang dipeluk Luna, Rama yang melihat Anggi langsung mendorong nya dengan cukup keras hingga Luna terdorong menjauhi dirinya.


Anggi yang sedikit cemburu menyaksikan mereka hanya diam dan langsung pergi ke tempat parkiran menuju mobilnya.


Rama yang melihat anggi seketika ingin mengejarnya, tetapi ditarik oleh Luna,


“kau mau kemana” kata Luna,


Rama yang mengibaskan tangannya dan berkata


“dengarkan aku baik baik, kita sudah tidak ada hubungan lagi jadi jangan dekat denganku lagi, Kamu ini seorang artis apa kau tidak takut akan ada gosip tentang mu" tegas Rama


Disatu sisi Luna memang sengaja ingin membuat gosip tentang dirinya agar dia bisa terkenal lagi, karena belakangan ini dia sudah tidak populer lagi namanya sudah tidak terdengar lagi sebagai artis yang dulunya naik daun.


Agensinya menyuruhnya untuk membuat skandal dia berpacaran dengan seorang anak dari keluarga kaya, di samping itu Luna juga masih mencintai Rama.


Salah satu cara agar dia bisa bersama lagi dengan Rama yaitu berada di sisinya setiap hari dan memenangkan hatinya kembali


Didalam mobil yang sedang melaju Anggi berbicara sendiri dan memukul mukul setir mobilnya.


"siapa wanita itu?"


" wahh se santai itu mereka berpelukan dengan seorang wanita sedangkan kau sudah punya istri" kata Anggi dengan nada kesal


dia pun berteriak didalam mobilnya dengan suara musik yang cukup besar dengan maksud melepaskan emosinya.


Anggi memarkirkan mobilnya tepat di depan sebuah cafe dan resto yang dekat dengan rumahnya, dia masuk dan memesan sebuah makan karena cukup lapar, Saat dia sedang makan dia mendengar percakapan seorang wanita yang menyebut nama Rama dilihatnya yang tepat di belakangnya ternyata dia adalah wanita yang bersama Rama tadi di kampus


dia melihat Luna bersama seorang lelaki yaitu Ceo Agensi Entertaiment tempatnya bernaung.


Anggi mendengar semua percakapan yang dia dengar mengenai kembalinya dia kekampus agar dekat kembali dengan Rama.


Setelah menghabiskan makannya dia langsung berdiri dan pulang


Sesampainya dirumah dia langsung menuju kamarnya dan membuka laptop untuk menyelidiki latar belakang Luna, dengan bantuan kenalannya dia mendapat info yang detail yang dikirim melalui Emailnya.


Akhirnya dia mengetahui kebenaranya, tetapi dia belum tau kalau Luna adalah mantan pacar Rama.


Rama pulang rumah dan mencari Anggi, dia bertanya kepada bibi


"apa Anggi sudah pulang bi ?". Tanya Rama


"nyonya sudah pulang dan langsung ke kamarnya dia terlihat tergesa gesa tuan", jawab Bibi

__ADS_1


Rama mengetuk pintu kamar Anggi, saat mendengar ketukan dari luar, Anggi bergegas ke tempat tidur nya untuk berpura-pura tertidur karena sedikit kesal dengan yang dilihatnya tadi,


Rama yang membuka pintu dan melihat Anggi tertidur diranjangnya, saat itu dia berkata


"aku tau kau tidak sedang tidur, berhenti berpura-pura".


Anggi sama sekali tidak bergerak ingin meyakinkan Rama bahwa dia memang benar tertidur. Rama menutup kamarnya kembali karna tidak ingin mengganggu istirahatnya "aku akan menjelasakannya besok mengenai Luna" pungkasnya.


Malam semakin larut membuat Anggi semakin dalam pada pikirannya,


“buat apa aku cemburu seperti ini lagi pula kami menikah bukan atas dasar cinta, biarkan saja dia mengurus urusannya sendiri, jika nanti nya dia memilih wanita itu, aku akan senang bisa hidup bebas lagi dan aku bisa ada alasan untuk bisa bercerai dengan dia, tapi wanita itu sepertinya memiliki maksud yang lain pada Rama".


"Wanita itu sepertinya terlihat akrab dengan Rama apa dia memang memiliki hubungan yang dekat dengannya, kenapa dia tidak memberi tahu sebelumnya padaku kalo dia memiliki kekasih lalu kenapa malah menyetuji perjodohan ini. Bukannya aku menjadi orang ketiga dari hubungan mereka".


"Ahh bodo amat, aku tidak mau peduli dan tidak ingin tahu tentang mereka, lebih baik aku fokus pada kuliah ku saja"


Anggi malah semakin penasaran dan bertanya tentang hubungan mereka.


Akhirnya Anggi tertidur dengan sendirinya. Sepertinya dia memang sudah capek seharian memikirkan lika liku hubungannya yang rumit itu.


Alarm berbunyi pagi sudah tiba, matahari muncul dari luar jendela kamar, Anggi bangun dari tidurnya tidak ingin terlambat ke kampus untuk kedua kalinya, bibi telah menyiapkan sarapan untuk mereka berdua.


Rama menuju kamar mandi untuk segera mandi melemparkan baju piyama yang di pakainya tadi ke keranjang cucian, menyalakan shower yang berada tepat diatasnya, air membasahi seluruh tubuhnya mulai dari ujung rambut sampai melewati badannya yang sixpack itu sampai ke kakinya.


Anggi melihatnya sampai terkesima melihat penampilannya yang sangat memukau dengan wajah tampannya yang menarik perhatian wanita diluar sana. Membuat Anggi tidak berhenti menatapnya sampai dia lupa melepas sendok di mulutnya.


"Apa aku terlalu tampan menjadi suami mu sampai kau tidak berhenti menatapku, liat air liur mu sampai menetes. Spontan mengusap bibirnya yang sexy itu


Tetapi tidak menemuka setetes air pun di pipi nya


Rama lagi lagi mengerjai Anggi


“Sial, kurang ajar, kenapa aku selalu termakan sama kejahilannya, tertunduk malu dan mengoceh”


"Betapa beruntungnya kamu mendapatkan aku" kata Rama sambil duduk didekatnya dengan percaya diri


"Apa ? kenapa dia terlalu percaya diri sekali". ocehnya


"Tentu saja, hanya orang yang terlalu percaya diri yang memuji dirinya sendiri"


" yah tentu saja kau percaya diri kau bahkan tidak malu dipeluk seorang wanita di depan umum" balas anggi.


"Apa kau cemburu?" sahut Rama

__ADS_1


"Buat apa aku cemburu sama orang yang terpaksa menikah dengan ku"


"Sudah jelas sekali dia cemburu malah gengsi mengakuinya" Rama berbisik


Anggi hanya tersenyum sinis mendengar Rama berbisik


"Wanita itu bernama Luna, dia mantan pacarku" lanjutnya


"Aku tidak bertanya siapa namanya, dia siapa bagimu,Itu urusanmu" balas Anggi


"Oh iya di kampus kita tidak punya hubungan apa apa, aku tidak ingin orang tau kalau aku sudah menikah, mereka pasti akan mengejekku" lanjut Anggi


"Itu terserah padamu saja, aku akan menuruti mau mu, kau akan marah lagi dan kabur dari rumah seenakmu jika kau marah, tapi kamu juga harus ingat jangan cemburu ketika banyak wanita yang dekat dengan ku." jelas Rama yang sedikit marah


Anggi menatap Rama kesal mendengar banyak wanita yang mendekatinya.


"jika banyak wanita yang mendekati mu, tentu saja ada pria juga yang mendekati ku"


Kata Anggi


"oh kamu sengaja tidak ingin orang tau tentang hubungan kita di kampus agar kau bisa dekat dengan pria lain" ucap Rama ikut kesal


"aku hanya mengatakan di kampus kita tidak ada hubungan suami istri, bukan berarti kau bisa dekat dengan wanita lain"


"lalu maksud mu ingin dengan pria lain juga, apa? "


" yah itu karena kamu duluan yang ingin dekat dekat wanita. Aku menyuruhmu tidak mengungkap hubungan kita, buka berarti kau bisa lepas dengan status mu"


Rama tertawa mendengar Anggi yang masih memikirkan status mereka.


"Kenapa kau tertawa?" tanya Anggi


"tentu saja menertawakanmu,kau masih memikirkan hubungan kita tapi malah menyuruh ku tidak mengenal mu di kampus, lalu kau malah marah jika aku dekat dengan wanita lain"


"tidak lucu sama sekali"


Kesepakatan mulai terjalin, mereka berdua sepakat untuk tidak memberi tahu kepada siapapun bahwa mereka berdua sepasang suami istri. Kecuali dara yang sudah tau status mereka.


Rama telah selesai dengan sarapannya di susul Anggi yang sudah berdiri menuju mobil mereka masing masing.


"kenapa aku mengatakan hal itu padanya, dia pasti berpikiran kalau aku cemburu jika dia dekat wanita lain dan ingin mempertahankan hubungan dengannya,akukan hanya khawatir saja dengan kakek, jika kakek tau dia punya hubungan lain kan imbasnya ke aku juga"


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2