Jatuh Cinta Dengan Istriku

Jatuh Cinta Dengan Istriku
Setelah Hujan


__ADS_3

Kenzo POV


sakit, sama seperti yang Papa ku yang mungkin dia rasakan sekarang, mendengarnya saja aku tidak sanggup


kenapa hatiku teriris melihat kedua orang tuaku bertengkar.


betapa kagetnya aku saat mendengar Mommy menginginkan Papa mati, apa rasa bencinya sedalam itu, mungkin saja aku tidak tau se menderita apa yang pernah Mommy alami dulu, tapi ketika melihat Papa ku menyesali kesalahannya, terlihat sangat tulus


aku mengerti jika dulu Mommy memperjuangkan kami di dalam kandungannya, bertahan sampai sekarang bukan hal yang mudah.


tapi bukankah jika mereka kembali bersama, mereka bisa memulai kehidupannya seperti dulu lagi.


terpikirkan olehku untuk menanyakan pertanyaan ini


"kenapa kau baru menyesalinya"


"sepertinya rasa menyesal mu tidak cukup untuk dimaafkan"


"apa hanya seperti itu kemampuanmu meyakinkannya"


"jika kau memang ingin kembali bersama kami, tunjukkan seberapa besar keinginanmu"


pikiran Kenzo berputar tentang pertanyaan itu, dia ingin tau apa jawaban yang akan Papa nya akan katakan.


"aku ingin bicara dengannya" tunjuk Kenzo ke Rama


"buat apa, kamu tidak akrab dengannya"


"10 menit"


"ngga usah aneh"


bahkan Mommy tidak mengijinkan ku, apa aku menyimpan pertanyaan ini saja, tapi jika tidak aku pasti tidak akan tau


ini kesempatan terakhir aku bertemu dengannya, biarkan aku menentang perkataan Mommy untuk kali ini.


orang yang ditinggalkan seberapa menit yang lalu masih berdiam ditempatnya, seraya menyembunyikan wajahnya dibawah kungkungan lututnya


tangan kecil Kenzo menepuk bahunya menyadarkan Rama dari lamunannya.


segera dia mendongakkan kepalanya menatap seorang anak kecil yang sangat mirip dengannya.


"Kenzo, kenapa kau kembali"


"aku ingin bertanya, bolehkan"


"tentu saja"


"jawab pertanyaan ku, karena Mommy akan memarahiku jika aku lama"

__ADS_1


"baiklah"


"seberapa besar keinginanmu ingin kembali dengan Mommy"


"sangat besar"


"jika kau ingin kembali tunjukkan padanya, aku yakin Mommy akan perlahan luluh"


"kau liat sendiri kan Mommy mu sangat membenciku" ucap Rama


"apa hanya seperti itu kemampuanmu untuk menyakinkannya" remeh Kenzo


"aku akan mengikuti kemauannya, agar dia bisa bahagia"


"tapi kau tidak memikirkan perasaan kami sebagai anak, kami ingin punya Papa, kau tidak ingin menjadi Papa kami, atau kau ingin orang lain menggantikanmu"


"biar bagaimana pun aku ini Papa mu" ucap Rama


"kebahagian kami tidak akan lengkap tanpa seorang Papa, Walaupun kami punya Daddy Dion, tetap saja dia ingin mencari kehidupan nya sendiri bersama wanita lain"


"Betul yang Kenzo katakan" kata Dion saat mendengar ucapan Kenzo


"Daddy" Panggil Kenzo menatapnya


"Kau jangan putus asa seperti itu, yakinkan Anggi jika kau bisa membahagiakan dia, tutupi luka lamanya, dan gantikan dengan seribu kebahagiaan"


" kau tidak pernah mendengar seorang Dokter berkata Langit tidak selamanya cerah, kadang hujan pun bisa membawa bencana dan perasaan juga sering kali bisa terluka, tapi kau harus yakin setelah hujan pasti akan ada pelangi yang muncul"


"kau tau tak peduli seberapa besar penyesalanku, aku tidak akan bisa mengembalikan waktu, luka yang aku goreskan tidak semudah itu akan sembuh mungkin saja luka itu akan sembuh dengan orang yang baru, dia bisa bahagia dengan memulai kehidupannya yang baru juga" kata Rama


"aku sangat tau itu, tapi pemikiran mu itu sangat salah, kau tidak berpikir bisa saja mengobati lukanya bukan dengan orang yang baru melainkan dengan orang yang sama, kau tidak percaya dengan kekuatan cinta, sejahat apapun dan seburuk apapun kau melakukan kesalahan, dia akan mudah memaafkan mu, tergantung dengan caramu memperbaiki kesalahan itu, tapi yang harus kau ingat jika kau mengulangnya lagi sudah tidak akan ada kesempatan yang lain"


"Tapi Anggi tidak mencintaiku lagi Dion"


"jika dia tidak mencintaimu, sudah lama dia menceraikan mu, tapi nyatanya dia hanya pergi untuk tidak bertemu denganmu, karena kau tau dia hanya fokus untuk membencimu tapi rasa cintanya selalu tertanam didalam dirinya"


seorang tengah berdiri menatap ketiga lelaki yang tengah berbicara di tangga yang belum dia tinggalkan, semua yang mereka katakan terekam jelas di telinganya.


namun kata terakhir membuatnya sedikit bergetar, memang benar apa yang dia katakan. aku memang masih mencintainya tapi aku selalu ingin membencinya karena kejadian waktu itu


"saat aku melihat mereka pergi menjauhiku tadi, aku berdoa agar mereka menemukan cara untuk memaafkan aku dan jalan yang membawa mereka kembali kepada aku, aku sangat merindukannya aku membutuhkan nya dalam hidupku" kata Rama dengan suara sendunya menahan air matanya agar tidak memperlihatkannya pada Kenzo dan Dion


seketika Anggi beranjak dari tempatnya lalu kembali lagi menuju mobilnya untuk menemani Kenzie yang tengah asik bermain game di ponsel Mommy nya


ekor mata Kenzo menangkap sosok wanita yang dia yakini itu Mommy nya, sudut bibirnya terangkat, dia tau pasti Mommy nya akan penasaran dengan apa yang akan Kenzo katakan padanya


...-------------------------...


"Mommy dari mana saja, kenapa begitu lama ke toiletnya" tanya Kenzie

__ADS_1


"perasaan Mommy cuma sebentar kok"


"baiklah, Kenzo kok lama banget sih My"


"entahlah, biarkan saja dia melakukan apa yang di ingin lakukan"


"Hmmm" Angguk Kenzie


"kita tunggu saja mereka" ucap Anggi


saat ini Mereka tengah berada di sebuah tempat makan yang ramai di kunjungi orang untuk mengisi perut anaknya yang lapar


"kalian tunggu disini, Mommy akan pesan kan kalian Makan dulu " ucap Anggi lalu melenggang pergi meninggalkan kedua anak kembarnya duduk berdampingan


"kau ngomong apa barusan sama Papa" tanya Kenzie seraya menyenggol lengan Kenzo


"tidak perlu tau" ucapnya singkat


"aku sangat penasaran Kenzo, kau berniat ingin menyatukan Mommy kan dan Papa" tanya Kenzie lagi menduga duga


"kalau iya kenapa" tegas Kenzo


"hmm, aku tidak yakin ini akan berhasil, karena Mommy belum mau memaafkan nya"


"Makanya bujuk Mommy juga" seru Kenzo


"tapi aku tidak mau, karena aku ingin Daddy Dion yang menjadi Papa ku"


"kau sudah gila yah, Daddy Dion itu hanya Paman kita, satu hal lagi Daddy tidak mau punya anak yang cerewetnya seperti kamu"


"mana mungkin, aku tidak percaya sama kamu" sanggah Kenzie


"kau tidak ingin Papa yah" tanya Kenzo


"aku tidak suka dengannya, dia sudah menyakiti Mommy"


"dia sudah menyesalinya Kenzie, bahkan sudah minta maaf dengan Mommy" ucap Kenzo memberikan pengertian


"Aku tidak akan mau sebelum Mommy sendiri yang akan bilang ingin kembali lagi dengan Papa"


" kau sangat keras kepala" kesal Kenzo


"terserah aku" ucap Kenzie seraya memalingkan wajahnya membelakangi Kenzo


"ini makanannya" ucap Anggi meletakkan nampan berisi makanan di depan kedua anaknya


namun wajah Anggi berubah bingung melihat tingkah kedua anaknya yang seperti sedang saling bermusuhan


"kalian berdua kenapa?" tanya Anggi

__ADS_1


bersambung......


__ADS_2