Kaya Karena Selembar Sampah

Kaya Karena Selembar Sampah
Bab 39. Pulang


__ADS_3

Bab 39


Setelah berdiskusi yang sangat panjang dan alot, akhirnya Daniel bisa pulang ke apartemen. Ketika dia masuk semua orang yang ada di sana sangat terkejut, tetapi senang dengan kepulangannya.


"Daniel, aku rindu." Sandra langsung menghambur ke dalam pelukan suaminya.


Laki-laki itu pun membalas pelukan sang istri dengan erat dan menghirup wangi tubuhnya yang segar. Lalu, dia mencium pucuk kepada dengan sangat lama.


"Bahagia kabar kamu, Nona Cantik?" tanya Daniel sambil menggoda Sandra. Suatu hal yang sudah lama tidak dia lakukan.


"Buruk. Aku tidak bisa tidur nyenyak. Makan juga tidak enak, pokoknya hari-hari aku tidak menyenangkan," jawab Sandra dengan manja.


Tangan Daniel membelai lembut kepala sang istri. Betapa dia sangat merindukan semua yang ada padanya. Jika saja tidak ada orang lain di apartemen ini, sudah dia bawa Sandra ke kamar dan menguncinya untuk menyalurkan perasaan rindu dan sayang kepadanya.


"Bagaimana kabar kamu?" Kali ini Dilan datang menghampiri Daniel lalu berpelukan sejenak.


"Seperti yang kamu lihat saat ini," balas Daniel dan mendapat pukulan dari temannya.


Saat Daniel hendak membungkuk memberi hormat kepada Sindy, wanita ini langsung memeluknya. Sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelumnya.


"Aku senang melihat kamu bisa pulang. Setiap hari Sandra selalu menangis karena sangat merindukan dirimu," kata Sindy saat memeluk Daniel.

__ADS_1


Ada perasaan haru yang dirasakan oleh Daniel saat ini. Dia merasa kalau keberadaan dirinya sebagai suami Sandra sudah diakui oleh Sindy. Tanpa sadar air mata kebahagiaan dia pun menetes dari netra laki-laki ini.


"Aku janji akan selalu menjaga dan membahagiakan Sandra di sisa hidupku," ucap Daniel.


"Terima kasih, Daniel. Tidak salah ayah mertua memilih kamu untuk menjadi suami Sandra," ujar Sindy sambil menyentuh wajah sang menantu.


Sandra langsung menarik tubuh Daniel agar menjauh dari ibunya. Dia cemburu, takut kalau nanti terjadi cinta terlarang antara mertua dan menantu.


"Mama, jangan melakukan hal yang akan bikin aku cemburu," ucap Sandra sambil manyun dan itu terlihat lucu di mata orang lain.


Lalu, datang Leon bersama kepala pelayan kediaman Li ke apartemen Daniel. Suasana di sana semakin ramai. Padahal Daniel ingin melepas rindu dengan Sandra. Namun, tidak ada yang peduli kepada dirinya.


Daniel pun memberi tahu apa yang dia ketahui. Betapa marah dan kesalnya Leon baru mengetahui hal ini.


"Aku minta kamu untuk membalas dendamku untuk ayah," kata Leon dan sang menantu pun menyanggupi karena dia juga tidak terima saat tahu Jimmy Li meninggal dibunuh oleh anak yang sudah dibesarkan olehnya.


***


Setelah semalam melepas rindu dengan sang istri, sekarang Daniel harus kembali bekerja ke kantor. Apalagi Peter sudah menunjukkan kuasanya kembali dengan tambahan dana dengan melebur emas batangan dan mengolahnya kembali juga menjualnya sebagian.


Untuk memperkuat nilai saham perusahaan, Daniel dan Leon pun bekerja sama. Laki-laki itu juga mendapat dukungan dari teman-teman ayah mertuanya yang sesama pengusaha, tanpa adanya campur tangan kelompok mafia di dalam perusahaan mereka.

__ADS_1


Nathan dan Dilan ditugaskan untuk mencari sisa peti harta karun yang belum ditemukan saat penggalian. Daniel merasa semua emas batangan itu masih ada di sekitar sana, karena Peter masih mencari keberadaan sisanya.


"Daniel, ada yang ingin papa bicarakan denganmu saat ini. Ini penting sekali," ucap Leon saat keluarga mereka makan malam bersama.


Saat ini Leon dan Sindy ikut tinggal di apartemen milik Daniel. Tempat ini jauh lebih aman dibandingkan dengan tempat tinggal mereka sebelumnya.


"Apa itu, Pa?" tanya Daniel.


Sekarang dia memanggil Papa kepada Leon dan Mama untuk Sindy. Ini atas keinginan mereka berdua.


"Ajak Sandra untuk menemui papamu. Bagaimanapun juga dia adalah ayah mertuanya. Sudah selayaknya seorang menantu memberi penghormatan kepada laki-laki yang menjadi ayah dari suaminya," kata Leon dan membuat Daniel sangat terkejut.


Selama ini Daniel memang tidak mau mengajak Sandra ke rumah Osama, walau hanya sekedar memberi penghormatan. Dia berpikir kalau hal itu tidak diperlukan. Di dunia mereka hal seperti ini juga bukan sesuatu yang biasa mereka lakukan. Justru dia ingin menyembunyikan identitas Sandra sebagai menantu Osama agar nyawanya tidak terancam.


***


Apakah Daniel akan mengajak Sandra untuk menemui Osama dan akan beresiko terhadap keamanannya nanti? Ikuti terus kisah mereka, ya!


Yuk, baca juga karya terbaru aku ini. Ceritanya seru dan tegang.


__ADS_1


__ADS_2