Kaya Karena Selembar Sampah

Kaya Karena Selembar Sampah
Bab 88. Identitas Ken


__ADS_3

Bab 88


"Ken itu siapa?" tanya Daniel yang sangat penasaran.


"Dia adalah kembaran aku," jawab Ryu singkat.


"Apa?" Betapa terkejutnya Daniel sampai tidak sadar dia memekik keras.


Ryu sudah bisa menduga kalau reaksi Daniel akan seperti ini. Dia sendiri malu mengakui kalau dirinya bersaudara dengan seorang pengkhianat.


"Dia itu ingin melihat dunia luar atau bebas dari aturan kuno di sini. Katanya di sini terlalu dikekang. Jadi, dia ikut bersama Peter saat laki-laki itu datang ke sini," ujar Ryu yang kembali mengingat kejadian di mana dia dan Ken berkelahi sampai babak belur sebelum kepergiannya.


"Apa Peter juga ikut latihan di sini?" tanya Daniel.


"Tidak. Dia datang ke sini untuk mengobati seorang wanita. Aku tidak tahu hubungan wanita itu dengan Peter. Dia tinggal di sini menjalani pengobatan sekitar tiga bulan," jawab Ryu.


"Siapa nama wanita itu?" tanya Daniel.


"Aku tidak tahu. Yang jelas dia wanita luar, rambutnya agak pirang dan bertubuh tinggi untuk ukuran seorang perempuan. Dia itu sering dikira bisu karena jarang sekali berbicara," jawab Ryu sambil menatap Daniel.

__ADS_1


"Aku rasa Peter sengaja merayu Ken untuk dijadikan bodyguard putrinya," ucap Daniel.


"Ya, bisa saja itu terjadi," balas Ryu.


"Lalu, apa kamu juga tertarik untuk ke luar dari tempat ini?" tanya Daniel dengan hati-hati.


Ryu menggelengkan kepala. Dia tidak akan pernah bisa meninggalkan tempat ini. Sebab, dia merupakan salah satu panglima perang di seni untuk melawan para separatis yang kadang berkeliaran di sekitar kampung mereka.


Daniel memahami tanggung jawab Ryu di sini. Dia juga tidak suka jika harus memaksa orang lain.


Untuk menghilangkan memar di sekujur badannya, Daniel mengoleskan salep hasil racikan para tabib di rumah sakit. Hasilnya sangat mujarab karena keesokan hari bekas memar itu hilang. Banyak sekali keajaiban yang dirasakan oleh Daniel di sini. Sayangnya obat-obatan itu tidak bisa dibawa ke luar dari Pegunungan Mugen. Jika itu terjadi maka khasiat obatnya akan hilang.


***


Sementara itu, Osama dan beberapa anggota Red Hair berjaga-jaga di sekitar pantai. Mereka sudah memastikan kalau tidak ada musuh dalam radius tiga kilometer.


"Bagaimana?" tanya Osama tentang laporan kejadian semalam.


"Kerugian banyak di alami oleh kelompok Black Eyes. Semua orang yang datang ke kediaman Li berhasil dihabisi. Begitu juga yang datang ke apartemen Tuan Daniel. Di sini ada militer pemerintah ikut terlibat. Hanya ada tiga orang yang selamat dari 20 orang yang kita tempatkan di sana," kata Marco.

__ADS_1


Sebenarnya Marco malam kemarin sudah bersiap-siap untuk pergi ke apartemen Daniel saat tahu ada Nikolas di sana. Namun, dia tidak jadi pergi atas perintah Osama begitu tahu akan adanya aparat keamanan di sekitar hotel yang menjaga perdana menteri. Laki-laki tua itu seakan tahu kalau keributan itu akan memancing anggota militer milik pemerintah.


"Berapa banyak anggota kita yang meninggal?" tanya Osama.


"Di apartemen ada 17 orang dan di kediaman Li sekitar 13 orang. Total 30 orang, sisanya luka-luka," jawab Marco.


"Lalu, bagaimana perkembangan kondisi Peter?" tanya Osama.


"Dia sudah siuman. Putrinya juga datang kemarin dan untuk anak laki-laki yang bernama Alessio belum diketahui keberadaannya saat ini," jawab Marco dengan lirih. Selama ini semua tugas yang di emban kepadanya selalu berjalan mulus tanpa memakan banyak korban nyawa teman-temannya.


"Sebaiknya kalian cari anak Peter yang bernama Alessio itu. Selagi dia masih belum berbuat banyak kekacauan di sini," kata Osama memberikan perintah kepada Marco.


"Baik, Tuan!"


"Lalu, bagaimana dengan kondisi besan saat ini?" tanya Osama tentang Sindy.


"Saya belum mendapatkan kabar tentang dia, Tuan. Setahu saya, dia dibawa pergi oleh ketua pelayan keluarga Li," jawab Marco.


Osama terdiam sambil berpikir. Bagaimana dia memberi tahu keadaan Leon yang sedang kritis kepada Sandra. Dia tidak mau menantunya sampai terguncang jiwanya.

__ADS_1


***


Apakah Leon akan bertahan hidup atau meninggal? Ikuti terus kisah mereka, ya!


__ADS_2