
Bab 90
Sekarang saatnya Daniel melakukan pembalasan terhadap Peter. Jika dulu, dia sudah mengambil wanita yang berharga dalam hidupnya, kini giliran dia yang akan mengambil wanita yang dianggap berharga oleh ketua kelompok Mafia Black Eyes itu.
"Bagaimana penyamaran aku, Sayang? Apa sudah terlihat berbeda?" tanya Daniel kepada Sandra.
Wanita itu malah mengerucutkan bibirnya, dia merasa cemburu karena Daniel akan menjalankan misi mendekati Maria. Sandra memilih tidak bicara karena saat ini Daniel terlihat tampan meski dalam penyamaran.
Senyum Daniel langsung mengembang menghiasi wajahnya. Dia tahu kalau sang istri sedang cemburu. Lalu, dia pun memberikan pelukan agar Sandra tidak marah.
"Percaya sama aku, kalau aku tidak akan jatuh hati kepada Maria. Karena kamu jauh lebih cantik dan berharga dibandingkan dengan wanita itu," kata Daniel dan Sandra akhirnya mengangguk.
Diciumnya pucuk kepala sang istri. Bagaimanapun juga hubungan suami istri akan tetap terjalin dengan baik jika keduanya saling percaya dan bisa menjaga kepercayaan itu sendiri.
Daniel menyamar menjadi seorang pengusaha muda di bidang garmen. Dia akan ditemani oleh Tom dan Nathalie yang menyamar sebagai desainer dan modelnya. Tadinya mereka akan pergi ke negara asal Maria. Untungnya saat ini dia berencana untuk tinggal dahulu di sini untuk beberapa waktu sampai Peter sehat.
Tom menyamar menjadi laki-laki yang bertingkah gemulai dengan pakaian yang terlihat feminim. Warna baju yang dia kenakan juga perpaduan warna cerah. Ada beberapa aksesoris yang menempel di sekujur tubuhnya.
__ADS_1
Sementara Nathalie mencat warna rambutnya menjadi hitam legam dan jatuh lurus. Dadanya juga terlihat semakin besar setelah meminum ramuan kuno yang bisa membuat aset-aset wanita menjadi lebih berisi. Tubuhnya tinggi langsing, membuat dia sangat cocok menjadi seorang model.
Kini ketiga orang itu mendatangi sebuah restoran internasional. Mereka mencari keberadaan Maria. Setelah lima menit berkeliling di tempat itu, terlihat ada Maria dan Ken masuk.
Daniel bisa langsung mengenali Ken karena wajahnya mirip dengan Ryu. Hanya saja ekspresi muka yang berbeda jauh. Ryu terkesan ramah dan murah senyum sedangkan Ken berekspresi kaku dan tidak tersenyum sama sekali.
Daniel dan Tom pura-pura datang dan mencari meja kosong yang ada di dekat Maria. Dengan gayanya yang elegan layaknya pengusaha dari keluarga bangsawan, Daniel duduk di dekat Maria. Hanya terhalang sekitar 50 sentimeter untuk jalur berjalan para pengunjung restoran.
Tanpa sadar perhatian Maria kini tertuju kepada Daniel yang terlihat sangat berkelas di mata wanita itu. Gerak tubuh laki-laki itu pun sangat dia perhatikan dengan detail.
"Maaf, Tuan Danielo, saya datang terlambat," kata Nathalie menyebutkan nama samaran Daniel yang sedang menyamar.
Maria masih memperhatikan interaksi Daniel dengan kedua orang yang satu meja dengannya. Apa yang menjadi pembahasan ketiga orang itu membuat putrinya Peter ini merasa ingin ikut dalam proyek itu.
Ken juga memperhatikan tuannya. Dia tahu kalau Maria saat ini ingin bergabung bersama ke tiga orang itu. Maka dia pun berdiri dan mendatangi meja Daniel.
"Maaf, Tuan. Sepertinya Anda memiliki perusahaan di bidang modeling?" tanya Ken.
__ADS_1
"Ya, kebetulan aku memiliki beberapa pabrik garmen dan butik yang di kelola oleh orang kepercayaan aku ini," jawab Daniel sambil menunjuk Tom.
"Kebetulan sekali Nona saya juga memiliki perusahaan di bidang yang sama. Jika Anda berkenan, izinkan saya untuk mengenalkan Nona saya kepada Anda," kata Ken.
'Yes, berhasil!' ketiga orang itu kompak di dalam hatinya.
"Aku tidak suka sembarang melakukan kerja sama dengan perusahaan asing yang belum terkenal," ucap Daniel.
Maria yang duduk di mejanya, tersenyum manis saat mendengar ucapan Daniel. Dia semakin kagum akan sosok laki-laki tampan berbaju jas warna navy.
"Apa Anda pernah mendengar nama perusahaan "De Mode Maria"?" tanya Ken.
"Ya, tentu saja kita tahu merek dan nama butik terkenal itu," jawab Tom dengan semangat dan gemulai.
"Sepertinya Nona saya tertarik untuk bekerja sama dengan perusahaan Anda. Apa Anda bersedia?" tanya Ken.
***
__ADS_1
Pembalasan dendam akan di mulai dari part ini sampai selesai melawan kelompok Black Eyes. Semoga tetap tidak bosan membaca karya aku ini.