Kaya Karena Selembar Sampah

Kaya Karena Selembar Sampah
Bab 87. Penyesalan Nikolas


__ADS_3

Bab 87


Nikolas masuk ke dalam troli untuk membawa pakaian yang kotor milik pasien, seprai atau gorden. Untuk seragam para dokter bedah akan dicuci terpisah.


Seorang petugas laundry menarik troli tempat Nikola bersembunyi. Dia tidak sadar jika troli kosong itu menjadi berat, karena semua kotoran dibawa sekaligus akan terasa sangat berat.


Saat petugas itu berdiri di dekat lift yang masih tertutup, tanpa menunggu lama Nikolas pun segera ke luar dari tempat persembunyiannya.


Senyum kemenangan terukir di wajah Nikolas. Segera saja dia berjalan ke arah ruangan Peter di rawat. Laki-laki muda itu setengah berlari agar cepat dengan sampai.


Perhatian Peter dan orang-orang yang ada di ruangan itu semua tertuju ke arah pintu. Nikolas berjalan cepat mendekat kepada tuannya kemudian menundukkan kepala.


"Nikolas?" panggil Peter tidak percaya kenapa asistennya meski harus menyamar segala.


"Maafkan aku, Tuan. Semalaman aku terjebak di apartemen Daniel dan baru bisa meloloskan diri," ucap Nikolas dengan penuh penyesalan.


Maria dan Ken melihat ke arah Nikolas dengan tajam. Keduanya selalu waspada jika ada orang yang tidak dekat atau asing.

__ADS_1


"Katakan apa yang sudah terjadi!" perintah Peter.


Nikolas kemudian menceritakan apa yang terjadi selama Peter koma. Kesepakatan bersama setelah mengadakan pertemuan dengan anggota elit. Juga memanggil Alessio untuk menjadi pemimpin Black Eyes untuk sementara waktu sampai Peter kembali siuman.


Meski dengan perasaan malu dan menyesal, Nikolas pun menceritakan misi penyerbuan semalam yang gagal hasilnya. Banyak anggota Black Eyes yang meninggal dan target tidak di temukan.


Maria yang mendengar sejak tadi menjadi penasaran dengan orang-orang yang disebutkan oleh Nikolas. Terutama anak laki-laki dari pimpinan Red Hair.


"Ternyata otak kamu menjadi bodoh. Padahal baru saja aku tidak sadar beberapa hari," ucap Peter kesal karena asistennya yang biasa bisa berpikir cerdas dan tenang, kini terlihat bodoh dan terburu-buru.


"Maafkan aku, Tuan. Jika aku memang pantas untuk dihukum, maka aku akan terima," ujar Nikolas dengan pasrah.


***


Daniel sedang berendam di kolam air panas alami. Tubuh dia yang tadi terasa remuk dan sakit, kini berangsur pulih. Bahkan laki-laki itu merasa sangat nyaman dan ringan sekujur badannya.


"Banyak sekali kemajuan yang Anda alami sejak pertama kali memulai latihan," kata Ryu yang berendam di samping Daniel.

__ADS_1


"Aku harus berjuang dengan keras agar menjadi kuat dan seluruh panca inderaku normal lagi. Selain itu aku harus mengembalikan insting aku yang mati. Lalu secepatnya kembali pulang untuk menjaga dan melindungi keluarga aku," balas Daniel.


"Perjuangan dan kerja keras Anda tidak sia-sia dengan banyak dukungan dari mereka," ujar Ryu dengan senyum tipis menghiasi wajahnya.


"Tentu saja. Itu karena ada banyak orang berharga yang harus aku jaga dan lindungi," ucap Daniel.


"Betapa mereka bersedih saat mengetahui keadaan diriku. Aku sempat terpuruk karena merasa sudah menjadi orang yang tidak berguna. Namun, mereka selalu meyakinkan aku kalau semua akan kembali seperti semula. Istriku adalah orang yang paling giat memberikan semangat kepadaku. Dia percaya kalau aku akan tetap menjadi laki-laki terhebat dalam hidupnya," jelas Daniel.


Selama Daniel bercerita Ryu merasa terharu. Betapa orang-orang menunjukkan loyalitas kepada muridnya ini.


"Jika kamu kembali ke tempatmu apa yang akan segera kamu lakukan?" tanya Ryu penasaran.


"Mungkin menghancurkan kelompok yang selama ini berseteru dengan keluarga aku. Dengan kekuatan ini aku berjanji untuk selalu lindungi mereka. Juga untuk membalas kematian mama dan sahabat baikku," balas Daniel sambil menatap langit biru yang kebetulan hari ini sangat cerah.


"Aku pernah mendengar banyak kabar tentang laki-laki yang bernama Peter itu. Dia laki-laki yang jahat dan licik. Bodohnya Ken bisa terperdaya olehnya," ucap Ryu dengan lirih.


"Kalau boleh tahu Ken itu siapa?" tanya Daniel penasaran.

__ADS_1


***


Siapakah Ken sebenarnya? Ikuti terus kisah mereka, ya!


__ADS_2