
Bab 66
Osama terlihat senang saat mendengar kalau Peter masuk ke rumah sakit setelah makan sesuatu. Sebenarnya dia menyuruh salah seorang anggota elit kelompoknya untuk mengirimkan sebuah paket indah untuk musuh mereka. Orang itu mengirimkan makanan kesukaan Peter. Bukan bagian makanan yang dia lumuri racun, tetapi bagian luar kotaknya.
Orang kepercayaan Osama itu cerdik. Mana mungkin dia mengirimkan sesuatu yang akan mudah dicurigai oleh orang lain. Jadinya, mereka melumuri racun itu di beberapa bagian luar paket.
"Mungkin akan beberapa orang yang mengalami keracunan. Mereka tidak tahu kalau racun ini sangat mematikan. Seekor gajah saja bisa mati sehari setelah memakan racun itu," jelas anak buah Osama.
"Bagus. Mereka memang pantas untuk mendapatkan itu semua," balas Osama.
Benar saja beberapa anak buah Peter yang sempat menyentuh kotak paket itu mengalami keracunan. Itu racun jenis baru yang dikembangkan oleh kelompok Red Hair. Meski sedikit, tetapi sangat mematikan.
***
Daniel mengantarkan Sandra ke apartemen. Dia akan berangkat ke Pegunungan Mugen seorang diri. Laki-laki itu akan di antar oleh helikopter. Meski, seharian kemarin pasang suami istri itu sudah menghabiskan waktu bersama, tetap saja terasa berat dan sedih saat mereka berpisah.
"Janji, harus hubungi aku setiap hari," kata Sandra dalam pelukan Daniel.
"Iya. Aku akan menghubungi kamu saat memiliki waktu luang. Kamu harus bisa jaga diri baik-baik juga jaga bayi kita," ucap Daniel sambil mengelus kepala Sandra.
Orang-orang yang ada di sana ikut merasa sedih saat melihat perpisahan mereka berdua. Mau tidak mau mereka harus berpisah sebentar. Semua itu untuk kebaikan bersama.
Sandra melihat kalung pemberiannya dipakai oleh Daniel. Tentu saja wanita itu sangat senang, karena barang yang dia berikan itu dianggap berarti oleh sang suami.
"Aku akan selalu merindukan dirimu," bisik Sandra.
__ADS_1
"Aku juga akan merindukan dirimu," balas Daniel.
Terlihat ada Marco datang menjemput. Daniel berpamitan kepada kedua mertuanya dan teman-teman yang dia pinta untuk menjaga Sandra selama dirinya pergi.
Kebanyakan mereka itu tidak tahu masalah yang terjadi kepada tubuh Daniel. Hanya beberapa orang saja yang tahu kondisinya. Yang mereka tahu kalau saat ini Daniel sedang meningkatkan kemampuannya kerena musuh semakin banyak dan kuat.
***
Keadaan Peter dan beberapa anak buahnya saat ini dalam keadaan kritis. Para dokter tidak tahu apa yang terjadi kepada mereka. Tidak ada bukti mereka makan makanan yang diracuni. Semua makanan sudah diperiksa semalam, tetapi tidak ditemukan racun juga.
Ada sekitar tujuh orang anggota Black Eyes yang kini sedang diperiksa oleh para dokter. Bagi mereka ini kasus yang baru dan terasa sangat janggal. Namun, mereka belum bisa menemukan penyebabnya.
"Apa kita periksa cctv di ruang kerja Tuan Peter?"
Salah seorang anggota elit Black Eyes merasa ada yang janggal saat tahu kalau ada seorang office boy yang memakan makanan yang dikirim melalui paket. Namun, tidak sakit atau sekarat seperti mereka ini.
***
Daniel berangkat dari lapangan heli yang ada di atap gedung perkantoran miliknya. Terlihat Nathan memasang wajah kesal, karena dia ingin ikut, tetapi tidak dibolehkan oleh Daniel.
"Aku titip Sandra juga calon anak kami. Lalu, jaga juga perusahaan jangan sampai dibuat goyah lagi oleh musuh," pinta Daniel kepada Nathan.
"Tenang saja. Kamu fokuslah untuk memulihkan kondisi tubuh kamu. Semoga tidak sampai satu minggu apalagi sebulan. Aku tidak akan bisa bayangkan jika Sandra mengamuk karena terlalu merindukan kamu," balas Nathan.
Daniel malah tertawa terkekeh mendengar ucapan sahabatnya itu. Dia pun berlari sambil menunduk saat akan masuk ke dalam helikopter. Angin yang tercipta dari baling-baling itu sangat kuat.
__ADS_1
Perjalanan yang ditempuh oleh Daniel dengan menggunakan helikopter sekitar 6 jam. Mereka mendarat di sebuah lapangan berumput yang sangat luas.
Kedatangan Daniel langsung disambut oleh salah satu murid Guru Fang. Ada beberapa orang menaiki kuda di sana.
"Selamat datang Tuan Daniel. Kedatangan Anda sudah kami tunggu-tunggu," ucap salah seorang pemuda yang berpakaian seperti seorang shaolin.
"Terima kasih atas sambutan kalian semua," balas Daniel.
Untuk pergi ke kuil perguruan milik Guru Fang, mereka harus menaiki kuda. Daniel pun menaiki hewan kekar itu. Ini bukan pertama kali bagi Daniel menaiki kuda. Dia juga dulu belajar menunggang kuda saat masih kecil sampai remaja. Namun, saat Daniel mempercepat laju kuda itu, dia seperti kehilangan kendali pada tubuhnya. Tiba-tiba saja orang-orang yang menjemput Daniel dibuat terkejut oleh laki-laki itu saat jatuh ke tanah dan menimbulkan bunyi keras pekikan bunyi kuda.
"Tuan, Anda tidak apa-apa?" tanya orang yang menjemput Daniel, tadi.
"Ya, Aku tidak apa-apa," jawab Daniel sambil bangkit dari pembaringannya barusan di atas tanah.
Baju Daniel penuh dengan kotoran tanah. Dia pun membersihkannya dengan cepat.
Samar-samar terdengar suara bunyi tembakan. Orang-orang tadi langsung mengeluarkan pistol masing-masing lalu menaiki kudanya.
"Ada apa?" tanya Daniel yang ikut panik.
"Sepertinya ada kelompok separatis sedang berburu hewan," jawab laki-laki yang menjadi ketua rombongan penjemputan Daniel.
***
Apakah akan terjadi baku tembak antara kelompok Daniel dengan para kelompok separatis. Ikuti terus kisah mereka, ya!
__ADS_1
Jika ada typo atau narasi yang terputus tandanya. Aku bolak-balik ngetik bab ini sampai 3x karena tiba-tiba hilang.