Kaya Karena Selembar Sampah

Kaya Karena Selembar Sampah
Bab 41. Dikejar Musuh


__ADS_3

Bab 41


Mobil yang ditumpangi oleh Daniel dan Sandra melaju dengan kecepatan sedang. Kendaraan ini adalah mobil baru pemberian Leon sebagai hadiah pernikahan mereka. Walau terlambat, tetapi Daniel menghargai pemberian mertuanya.


Sandra memegang tangan Daniel. Dia percaya kalau bersama suaminya semua akan baik-baik saja. Kini dia bukan lagi gadis egois, manja, dan cengeng. Setelah menikah dengan Daniel, dirinya banyak berubah. Dia merasa lebih kuat dan tidak takut terluka. Meski bukan berarti dia diam pasrah untuk mati kapan saja.


Mata Daniel melebar saat mobil memasuki kawasan gedung-gedung pencakar langit. Dia sadar kalau bisa saja musuh sedang mengincar nyawa mereka bedua saat ini.


'Sepertinya mereka akan menyerang dengan jarak jauh,' batin Daniel.


'Di mana? Arah mana mereka akan menyerang?' lanjut laki-laki itu dalam hatinya.


"Istriku, berpegangan yang kuat dan berdoa untuk keselamatan kita. Aku akan membawa kamu berpetualang sebentar," kata Daniel.


Sandra yang paham akan maksud ucapan suaminya hanya mengangguk. Lalu, dia memejamkan matanya dan berdoa.


Prang!


Sebuah peluru terarah ke jendela kaca mobil tepat di dekat Daniel. Untungnya mobil barunya ini adalah mobil anti peluru. Sesuai dugaan laki-laki itu kalau musuh mengincar dirinya dari jarak jauh.

__ADS_1


Daniel mengubah arah laju kendaraan yang dia kemudikan. Laki-laki itu keluar dari jalur utama dan memilih jalan alternatif dengan melalui jalan-jalan kecil.


Mobil masih melaju di pusat kota dengan kecepatan sedang. Tidak ada serangan lagi. Hal ini membuat Daniel yakin kalau jalan menuju ke arah tempat tinggalnya sudah ada orang-orang yang siap menyerangnya.


"Istriku, apa kamu ingin pergi ke suatu tempat dahulu?" tanya Daniel rcanda, Suamiku! Sekarang kita sedang berada di dalam situasi genting! Bukan saatnya bermain-main, tetapi kita harus melawan mereka!" teriak Sandra yang kini melolot kepada Daniel.


Laki-laki itu tertawa mendengar ucapan sang istri. Entah kenapa syaraf-syaraf di tubuhnya sekarang tidak tegang lagi. Kini dia kembali fokus pada kecepatan laju mobilnya.


Prang! Prang!


Kali ini ada dua kali tembakan yang mengenai mobil Daniel. Tentu saja peluru itu tidak sampai menembus kacannya.


Meski mencoba untuk tenang tetap saja Sandra tidak bisa. Dia berteriak saat merasakan tembakan mengenai badan mobil. Daniel pun mencoba menenangkan istri dan bayi di yang ada di dalam perutnya.


"Minumlah! Agar kamu merasa lebih tenang. Kasihan anak kita nanti bisa-bisa stress," ucap Daniel sambil menyerahkan sebotol minuman mineral yang tersimpan di cooler box.


Kali ini Daniel bisa melihat ada dua mobil yang mengikuti dirinya sejak berjalan di jalur alternatif. Sepertinya tidak ada sniper yang stand by di jalur ini, maka mereka pun memutuskan untuk membuntuti dengan mobil.


Begitu sampai di perempatan jalan, Daniel terjebak lampu merah. Salah seorang dari mobil yang berhenti di belakang langsung menembak ke arah mobilnya. Untungnya yang ditembak adalah badan mobil.

__ADS_1


Prang!


Ketika orang itu akan mengarahkan tembakannya ke ban mobil. Lampu berubah hijau dan Daniel langsung tancap gas, jadi peluru kena ke aspal.


'Aku jalan harus lewat mana sekarang?' tanya Daniel dalam hatinya.


Brak! Tiiiiin!


Suara mobil yang berbenturan keras sehingga membuat keduanya bergeser menjauh dari jalan. Kedua mobil itu menabrak pembatas jalan dan hampir saja jatuh ke jurang meski dangkal.


Mobil yang tadi mengejar-ngejar Daniel, kini membuat barikade agar Daniel tidak bisa kabur dan melakukan perlawanan. 


Terlihat dari kedua mobil itu keluar asap dan semakin lama asapnya semakin tebal. Lalu, mereka pun menjaga jarak takut kedua mobil akan meledak.


"Menjauh! Jangan sampai muncul percikan api," teriak salah seorang yang tadi turun dari mobil sambil mengarahkan pistol ke mobil yang ditumpangi oleh Daniel.


***


Apakah Daniel dan Sandra akan jatuh ke tangan musuh? Ikuti terus kisah mereka, ya.

__ADS_1


Yang suka genre komedi, romantis, dan Action. Baca karya aku ini.



__ADS_2