Kekasih Bayaran

Kekasih Bayaran
Menolak perjodohan


__ADS_3

Sepulang dari rumah Juan. Bella jadi uring-uringan di kamar nya. Ia tidak mau bicara dengan siapa pun. Papa Alek jadi bingung melihat sikap Bella saat itu.


Ia pun menemui Bella di kamar nya.


"Ini sudah menjelang malam tapi Bella tidak turun sari tadi ada apa dengan dia?" batin Papa Alek.


Papa Alek mengetuk pintu kamar Bella dan memanggil agar keluar.


"Bella makam malam sudah siap. Kenapa kamu tidak turun juga apa kamu lagi puasa?" tanya nya.


Bella diam seribu bahasa ia hanya mendengar namun enggan menjawab pertanyaan papanya. Hati nya terasa dongkol kenapa papa ya menjodohkan dia dengan seorang yang tidak ia sukai itu.


"Bella... kamu ngapain di dalam? kalau tak mau keluar ya sudah biar sekalian papa kunci dari luar ni pintunya!" ancam Papa Alek geram teriak kan nya diabaikan.


Bella jadi takut dan ia mulai turun dari kasur nya dan membuka pintu untuk papa nya.


"Takut sama ancaman ya?" papa Alek terseyum meledek.


Wajah Bella jadi cemberut. "Papa buat kesal aja! Bella mau kabur aja dari rumah." ancamnya.


"What! mau kabur? emang ada apa mau kabur?" tanya papa nya.


"Karena bella gak mau nikah dengan Rasya Pa," lirih Bella.


"Lho kenapa tidak mau, berikan alasan nya. Apa Rasya kurang tampan, kurang tajir, atau kurang apa?" Papa Alek melototi Bella sampai-sampai Bella ketakutan.

__ADS_1


"Ku-kurang cinta Pa!" jawab Bella.


"Hem... masalah cinta kapan aja bisa hadir setelah kamu menikah dan punya anak rasa cinta akan hadir dengan sendirinya." jelas Papa Alex menggurui anaknya.


Bella memicingkan matanya. "Punya anak?"


"Yah... manusia menikah kan memang mau punya anak. Punya keturunan biar bisa jadi penerus bangsa dan negara. Apa kamu tidak mau punya anak? tanya Papa Alek.


"Mau sih Pa, tapi tidak dengan Rasya." Bella mencetus.


"Jadi mau punya anak dengan siapa? Mana pacar kamu. Mana? tunjukan pada papa jika ada papa akan langsung menikahkan kamu saat ini juga!" Papa Alek ngegas.


"Gak ada Pa..." sahut Bella lemah.


"Beh, kasian sekali anak semata wayang di umur sekian belum punya pacar kapan menikah nya? Sampai papa mati?" Papa Alek kesal.


Bella jadi merinding dan ketakutan mendengar ucapan papanya iya terpejam dan terdiam.


"Andaikan Mama mu bisa memberi Papa satu anak lagi dulu, papa tidak akan memaksa mu menikah begini Bella. Papa akan mengiklaskan kamu untuk jadi perawan tua sekalipun papa iklas Nak, gak nikah sampe nenek-nenek juga gak pa-pa. Tapi papa gak punya anak yang lain lagi selain kamu Bella. Kamu kenapa tidak mengerti juga? kakek mu menulis surat wasiat untuk mu dan harus kamu penuhi jika kamu tidak melakukan nya maka kamu akan kualat!" jelas Papa Alex.


Bella melotot mendengar ucapan papa nya.


ia jadi panik dan ketakutan.


"Ya sudah Bella mau menikah dengan Rian aja." ucap Bella tiba-tiba.

__ADS_1


"Rian? Rian yang kemarin kamu maki-maki di depan papa karna telah berselingkuh itu?" Papa Alek terbelalak.


"Iya Pa...,"


"Kamu sudah gila, mau menikah dengan seekor Buaya?"


"Rian bukan buaya Pa, dia manusia yang penuh dengan khilaf dan kesalahan. Aku yang bersalah padanya karna terlalu overprotektif makaya dia jadi seperti itu aku juga selalu banyak ngatur-ngatur dia saat pacaran dulu sekarang Bella menyadarinya kalau Rian adalah jodoh terbaik ku sampai saat ini pun dia masih mencinta ku walaupun aku sudah kasar padanya tetap saja dia masih mengharap maaf ku," terang Bella.


Papa Alek jadi iba dan menyadari kalau ia juga manusia yang penuh dengan dosa ia pun menginjin Bella untuk menikah dengan Rian asal Rian sudah berubah dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.


"Sebenarnya Papa tidak mau memaksakan kehendak pada mu Bella, papa mengijinkan mu untuk menikah dengan siapa saja. Asal orang nya baik, jujur dan bertanggung jawab itu saja sudah cukup buat papa."


"Iya Pa, Bella tau papa mau yang terbaik buat bella. Bella minta maaf Pa, sudah membuat papa kecewa di umur segini belum bisa membahagiakan Papa dan keluarga." Bella memeluk papa nya tangisan nya pecah saat di pelukan papanya kini ia sudah dapat restu dari papa nya untuk menikah dengan Rian.


Papa Alek telah memutuskan akan membatalkan perjodohan Bella dengan Rasya.


Saat itu juga ia mengundang keluarga Pak Jerikho untuk makan malam di luar.


"Bella sekarang kamu siap-siap untuk makan malam bersama keluarga Pak Jerikho," titah Papa Alek.


"Untuk apa lagi Pa?" tanya Bella.


"Untuk membicarakan tentang perjodohan mu kita harus meminta maaf pada keluarga Pak Jerikho karena kamu menolak perjodohan ini." jelas nya.


"Baik lah Pa... Bella akan siap-siap sekarang," ucap Bella mengakhiri pembicaraan nya.

__ADS_1


Papa Alek juga kembali ke kamar nya untuk siap-siap.


Sebenarnya berat hati nya untuk membatalkan perjodohan ini namun kebahagiaan Bella adalah hal yang terpenting bagi nya ia rela berkorban apapun itu demi kebahagiaan Bella karna ia adalah anak semata wayangnya yang ia sayangi.


__ADS_2