Kekasih Bayaran

Kekasih Bayaran
Rian terciduk


__ADS_3

Leo mengantarkan Dewa pulang kerumah dalam keadaan mabuk. Ibu kaget melihat Dewa tiba-tiba seperti itu padahal awalnya ia tidak pernah menyentuh minuman keras. Kenapa jadi seperti itu.


Leo meletakkan Dewa ke atas kasur dengan di bantu ibu. "Maaf Tante Dewa nya jadi begini...!" ucapnya.


"Ini ada apa sebenarnya kenapa kamu mengajak Dewa minum alkohol?" tanya ibu.


"Sebenarnya aku cuma ajak dia main aja Tante, tapi dia sendiri yang mau coba katanya ia ingin menenangkan dirinya," jelas Leo.


"Bagaimana ini? Dewa gak biasa minum-minuman keras kenapa minum sih!" omel ibu jadi panik.


"Nanti juga baikan kok Tante, jangan kuatir. Kalau efek obatnya udah hilang Dewa akan sadar," jelas Leo.


"Oh begitu syukurlah. Makasih ya, sudah mengantar Dewa pulang." ucap ibu pada Leo.


"Sama-sama Tante, saya pulang dulu ya...," pamitnya.


Dewa mengigau menyebut nama Bella. Mama nya semakin panik tidak tau akan berbuat apa. Ia membangunkan Dewa beberapa kali tapi tetep saja Dewa masih dalam keadaan tidak sadar. Mamanya pusing sendiri memikirkan bagaimana caranya menyadarkan Dewa.


Keesokan harinya,...


Bella yang saat itu berada dalam rumah terpaksa harus dikurung di kamar oleh Papa Alek karna ia selalu mencoba kabur dari rumah. Bella memohon agar Papa nya menginjinkan nya keluar sebentar saja. Tapi papa Alek tidak mau menghiraukan nya. Papa Alek akan mengijinkan Bella keluar asal dengan Rian. Ia pun menghubungi Rian untuk pergi mengantarkan Bella.


Sudah beberapa kali Papa Alek menghubungi Rian namun tidak diangkatnya. "Rian kemana sih? kok gak bisa dihubungi?" ucap papa Alek dongkol.


Akhirnya ia menelpon Juan dan Juan langsung ngerespon.


📞"Halo Juan kamu ada dimana sekarang? om ada perlu sama kamu, apa kamu bisa ke rumah sekarang?" tanya Papa Alek langsung tanpa basa-basi.


📞"A- ada di rumah, memang nya ada apa Om?" Juan balik bertanya.


📞"Penting Juan, tolong datang sekarang yah...!" pinta Papa Alek.

__ADS_1


📞"Sekarang! iya Om. Siap otw...," Juan bergegas pergi dan mengakhiri pembicaraan nya dengan Papa Alek.


Dalam perjalanan menuju rumah Bella Juan singgah ke supermaket untuk membeli barang titipan mamanya. Tiba-tiba ia melihat Rian sedang memilih belanjaan juga, Rian melihat Juan langsung kaget dan Ia tampak gugup saat Juan menoleh ke arahnya.


"Rian! ternyata kamu di sini juga? Om Alek nyariin kamu tuh katanya Bella mau keluar gak tau mau ngapain. Ia meminta kamu untuk mengantarnya. Papa Alek hanya mau ijinkan Bella keluar kalau pergi nya sama kamu. Karena takut Bella kemana-mana lagi seperti waktu itu," jelas Juan.


"A- iy-iya Juan ntar aku kesana," ucap nya gugup.


Tumben banget Rian gak nyolot ketemu aku, biasa nya kan ia paling kepo tanya ini, itu padaku. Hari ini dia tampak gugup dihadapanku ada apa ya? batin Juan terus mengamati gerak-gerik Rian yang mencurigakan itu.


"Beb, kamu mau belanja apa lagi?" ucap seorang gadis tiba-tiba mendekati Rian dengan mesranya.


Mata Juan terbelalak melihat gadis itu mendekati Rian. Waduh Rian ini tidak benar pasti Rian sudah selingkuh! Juan merasa dongkol.


"Rian? jangan bilang ini itu pacar kamu!" ujar Juan melirik Rian yang masih pura-pura sibuk memilih Snack.


"A- dia- di-a- Laura teman aku, kenapa ada masalah dengan mu?" Rian memandang tajam ke arah Juan seolah tidak suka Juan bertanya kepadanya.


"Beb, kamu kok gak denger aku bicara sih!" ucap Laura di kejauhan ia tampak kesal karna di cuekin oleh Rian.


"Siapa pun dia itu bukan urusan kamu Juan! kenapa kamu kepo sekali?" ujar Rian ngegas.


Juan bergegas pergi meninggalkan Rian. Laura tampak kebingungan tidak mengerti apa yang sedang terjadi pada Rian dan Juan.


"Itu siapa Beb? kok kamu seperti ketakutan gitu melihatnya pria tadi? dan kenapa ia melihatmu seperti orang aneh," tanya Laura ingin tau.


"Oh dia teman aku. Maaf orang ya memang aneh. Sudah belanja nya? kalau sudah ayok kita pulang!" ajak Rian mengalihkan.


Rian kuatir Juan akan memberitahu Bella dengan apa yang dilihatnya barusan.


"Duh kok bisa ketemu Juan sih!" keluh Rian dalam hatinya. "bagaimana ini aku harus segera pergi kerumah Bella sebelum Juan pergi ke sana lebih dulu."

__ADS_1


Juan sudah pergi dari supermarket itu ia jadi bingung harus bilang bagaimana pada Bella.


"Rian bren*sek sudah tau mau menikah masih aja enak-enakan jalan dengan perempuan lain. Bella sudah tertipu yang kedua kalinya oleh Rian. Dari awal aku sudah menduga kalau Rian gak akan pernah berubah ternyata dugaan ku benar," ujar nya sendiri Juan benar-benar geram melihat sikap Rian yang semena-mena pada Bella.


"Aku harus temui Dewa buat gagalkan pernikahan Bella dan Rian. Aku tidak tega melihat Bella di permainkan begitu saja oleh Rian si bren*sek itu," omel Juan sendirinya.


Untung saja ada nomor Dewa sempat disimpannya kemarin masih ada ke ponselnya. Ia pun langsung menghubungi Dewa.


Juan menelpon Dewa beberapa kali tidak diangkat nya.


"Dewa kemana sih angkat dong, Dewa... hidup Bella saat ini terancam. Pliss angkat Dewa!" lirih Juan bicara sendirinya berharap Dewa segera mengangkat telpon darinya. Beberapa saat Juan menelpon ternyata Dewa masih tidur semalaman karna mabok siang itu ia masih lemah dan belum bangun dari ranjangnya masih terkapar seperti semalam.


Mama Dewa mendengar suara ponsel berbunyi ia segera mencari sumber bunyi. Ponsel berdering lagi dan langsung diangkat mama Dewa.


📞"Dewa ini gawat, hidup Bella terancam. Kamu harus selamatkan Bella Dewa!" ujar Juan langsung to the poin. Ia kira Dewa yang mengangkat telpon.


📞"Halo ini dengan siapa?" tanya mama Dewa dengan lembut.


📞"A- maaf ini siapa?" tanya Juan bingung.


📞"Ini mamanya Dewa. Saat ini Dewa masih belum bangun," sahutnya.


📞"Astaga kok bisa Dewa belum bangun Tante? ini kan udah siang," ujar Juan panik.


Mama Dewa menceritakan apa yang terjadi pada Dewa. Juan semakin bingung dan panik harus berbuat apa ia tidak tau.


📞"Tante juga gak habis pikir kenapa ini bisa di alami Dewa padahal ia tidak pernah seperti ini. Maaf kalau boleh tau ini dengan siapa ya?" tanya mama Dewa.


📞"Ini Juan Tante, bilang ke Dewa untuk segera menemui aku. Ini mengenai Bella. Tolong sampaikan ke Dewanya ya Tante...," ujar Juan.


📞"Iya kalau Dewa udah sadar, tante pasti beritahu dia."

__ADS_1


📞"Ngomong-ngomong ada apa dengan Bella ya apa ia ada masalah?" tanya mama Dewa.


📞"Gawat pokoknya masalah nya Tante. Pokoknya Tante harus bicara sama Dewa nanti agar menemui aku, Oke Tante, maaf aku buru-buru. Makasih Assalamu'alaikum," ujar Juan mengakhiri pembicaraan nya. Mama Dewa jadi bingung. Ia pun mencoba membangunkan Dewa lagi.


__ADS_2