KEKASIH HALAL CEO TAMPAN

KEKASIH HALAL CEO TAMPAN
Extra Part 2


__ADS_3

Daffa menepati janji kepada anak-anaknya untuk pergi ketempat Nadia. Ada seorang jagoan juga yang sudah dimiliki oleh Nadia Dan Fariz. Seorang lelaki kecil yang tampan berusia 4 tahun. Bernama Aga. Lebih lengkapnya Attahya Tiaga Utama. Aga adalah sosok yang mirip dengan ayahnya, Fariz Utama. Dingin terhadap yang semua wanita yang tak ada hubungan saudara dengannya. Dan akan bertindak secepat kilat saat ada orang yang membutuhkan pertolongan.


"Assalamualaikum" Ucap Arsyad dan Arsyida saat memasuki rumah Fariz. Daffa dan Hana pun mengucap salam dengan lirih.


"Wa'alaikumsalam" Sahut si kecil Aga yang langsung berlari ke arah kedua saudaranya.


"Kak Arsyad sama kak Arsyida, kita main ya" Ucap Aga sambil meraih tangan Arsyad dan mengajaknya ke kamar.


"Aga, sebentar. Aku mau salim dulu sama om dan tante" Ucap Arsyad saat melihat Fariz dan Nadia yang berjalan keluar.


"Pinternya ponakan tante, sudah pada makan belum? " Tanya Nadia.


"Belum tante" Jawab Arsyida polos.


"Kita makan bareng-bareng dulu ya, Aga juga belum makan" Nadia mengajak Daffa sekeluarga ke ruang makan.


"Tante masak apa hari ini? " Arsyi berjalan sambil bertanya.


"Masak banyak sayang, nanti kamu pilih sendiri ya" Ucap Nadia.


"Oke tante... Makasih" Ucap Arsyida.


"Tadi kami sebenarnya pengen ngajak keluar lo Nad" Ucap Hana.

__ADS_1


"Istriku sudah masak banyak lo Han, waktu kamu ngabarin kalau mau kesini tadi" Fariz tiba-tiba menyahut.


"Kamu kenapa repot-repot Nad, tapi makasih ya, maaf ngrepotin kamu" Hana berbicara sambil menuangkan nasi ke piring di depannya.


"Kak Arsyad, nanti kita main mobil-mobilan ya. Kemarin daddy beliin mainan baru" Ucap Aga kepada Arsyad sambil berbisik-bisik.


"Kalian jangan bisik-bisik, aku ngga denger" protes Arsyida.


"Arsyi, kamu nga bisa main mobil-mobilan sama kita. Tapi tenang aja, kemarin aku beliin alat make up sama alat kedokteran buat kamu" Ucap Aga.


"Hmmm, makan dulu, bicaranya nanti setelah makan" Fariz menegur putra dan kedua keponakannya.


"Iya om. Iya dad" Jawab Ketiga anak tersebut bersamaan. Mereka makan dengan diam. Karena memang seharusnya jika makan kita tidak diperbolehkan untuk berbicara atau mengobrol. Lebih baik menyelesaikan makan dulu setelah itu baru mengobrol. Makan dengan baik supaya tidak tersedak.


"Kak Arsyad sini" Ajak Aga.


"Buat aku mana Ga? " Tanya Arsyida.


"Sebentar, aku ambilin" Arsyad pun berlari menuju ke arah lemari. Dan mengambil beberapa set mainan lalu menyerahkan kepada Arsyida.


"Kak Arsyi main yang ini ya, aku sana kak Arsyad yang ini" Ucap Aga.


"Makasih" Arsyi menerima mainan tersebut. Mereka bertiga main bersama.

__ADS_1


Malam sekitar pukul setengah 11 mereka baru pulang. Ada beberapa hal yang harus di bicarakan Daffa dan Fariz. Karena kepulangan Fariz ke Indonesia adalah untuk mengurus perusahaan yang ada di sini. Daffa dan Fariz bekerjasama untuk membangun perusahaan yang lebih maju lagi. Alhasil, karena besok libur, Daffa juga ingin membahas kerjasama dengan sepupunya itu.


"Aku pulang dulu, kalau sudah ada perkembangan kabarin aja, begitupun sebaliknya" Ucap Daffa saat akan masuk ke mobil.


"Oke, hati-hati" Fariz menjawab singkat. Sopir Daffa pun melajukan mobilnya dengan perlahan. Mereka segera menuju rumah utama. Saat akan turun mobil, ponsel Daffa berdering. Nama Haidar tertera di layar. Daffa segera menggeser layar untuk menjawab panggilan putra sulungnya.


"Iya, Haidar Assalamualaikum" Ucap Daffa.


"Wa'alaikumsalam... " Sahut Haidar.


"Kakaaaak, papa, Arsyi mau ngomong sama kakak pa, Arsyad juga pa" Twin berebut ponsel Daffa. Mereka ingin berbicara dengan kakaknya.


"Kak, ganti ke VC ya, Arsyi kangen" Ucap Arsyi manja.


"Sebentar ya" Panggilan pun berubah menjadi Video Call. Arsyi memegang ponsel sedangkan Arsyad duduk disamping Arsyi. Mereka bertiga saling melepas kangen.


"Kakak kapan pulang, Arsyi kangen" Ucap Arsyi saat sudah melihat wajah Haidar di layar ponsel.


"Nanti ya dek, kakak kan masih sekolah. Belum libur" Jawab Haidar.


"Arsyi, sudah sampai. Ayo turun dulu" Ucap Hana.


"Kak, sebentar ya" Arsyi langsung turun sambil membawa ponsel Daffa. Iya duduk di sofa di ruang tengah.

__ADS_1


TBC


__ADS_2