Ketika Harus Memilih

Ketika Harus Memilih
Aku Tak Mau Kenal Dia


__ADS_3

Tiwi Kamilasari


adalah anak kedua dari 4 bersaudara, berasal dari keluarga yang mampu,tapi dia tidak pernah memanfaatkan apa yang dimiliki keluarga nya. Tiwi Kamilasari gadis yang super bawel, periang, suka kepo dan Bar-bar.



Agus Setiawan


Adalah anak pertama dari 2 bersaudara. Agus berasal dari keluarga yang sederhana tapi Agus memiliki sifat yang suka memanfaatkan keadaan disekeliling. Agus selalu punya tekad besar untuk dapatkan sesuatu. Agus sangat ingin menjadi ketua OSIS.



Bayu Aji


Berasal dari keluarga yang sederhana, dia anak pertama dari 2bersaudara. Bayu Aji orang yang senang menyendiri, tapi ramah, senang musik. Bayu adalah mantan pecandu Narkoba.



Aly Saputra


Berasal dari keluarga mampu tapi dia termasuk mandiri dan manja. Dia anak ke 3 dari 3 bersaudara. Aly adalah ketua OSIS. Aly mempunyai sifat Pendiam, ramah, dan pemalu.



Rahmat Syahputra als Mamat


berasal dari keluarga yang sederhana, anak semata wayang. Mamat orang yang periang, gampang berteman, suka ditraktir.



Ayu Febriana


Cewek yang pendiam, ramah, dia punya posisi sebagai wakil Sekretaris OSIS.



Ratnasari


cewek pemarah, egois, tak perduli dengan orang disekeliling. Ratna adalah Sekretaris OSIS.

__ADS_1



Bel berbunyi jam istirahat pun telah selesai. semua siswa bubar kembali ke kelas mereka masing-masing. Saat akan kembali ke kelas nya... si pemilik sepasang mata itu melihat kearah kelas Hanna. Hanna yang sedang tersenyum dengan teman-teman nya. Tiba-tiba....Saja ada yang mengejutkan.


Kemudian Daffin berbalik arah dia merasa terkejut karna yang mengagetkan adalah guru Bahasa Inggris. Maaf Pak.. permisi.. saat akan meninggalkan kelas itu.


Kamu lagi lihat siapa kenapa sampai tersenyum begitu? celetuk guru Bahasa Inggris.Tanpa menjawab Daffin pun begitu saja.


****


Ayu yang merasa kesal karena ulah Ratna dia hanya diam saja. Ratna yang duduk disampingnya hanya melirik kearah Ayu.


Kelas terasa hening karna mereka sedang disibukkan dengan mencatat pelajaran yang diberikan Guru Sejarah.


Ayu... kamu masih marah sama aku ya? celetuk Ratna. Ayu tak menjawab pertanyaan Ratna.


Hening...


Hening...


Sementara dikelas Hanna dan teman-temannya. Suasana kelas setelah pelajaran Bahasa Inggris selesai,begitu riuh mengalahkan suasana pasar pagi.


Ada yang tertawa karna ulah temannya, ada yang serius membahas segala hal, ada yang mojok dengan pacarnya dikelas.


Hanna mengangkat bahu sambil berkata entahlah aku sendiri tidak tahu apa masalahnya. Mereka pun berpikir apa masalahnya sehingga ada keributan di kantin.


Mamat pun mengeluarkan argumennya. Jangan... jangan kamu ambil pacar Kak Ratna ya Han... makanya dia ngamuk kayak banteng gitu?


Tiwi, Daisha, Hanna pun kaget dengan argumennya Mamat. Astaga Hanna... apa bener kamu jadi perebut pacar orang? celetuk Tiwi.


Pugh... seketika Hanna memukul kan bukunya pada Bahu Tiwi dan Mamat. Kalian ini yang benar saja jika bicara. Sejak kapan aku pacaran?


Maaf Hanna... aku kan hanya menduga. Huaaaaa.... haaaaaa..... jahaaat... Bang Daffin jahat.... semua mata tertuju pada Widi yang tiba-tiba masuk ke kelas dan menangis.


Yuni sahabat Widi pun bertanya kenapa Widi kenapa kok kamu nangis? Iya Bang Daffin jahat dia pacaran sama Nita anak SMK. Padahal dia bilang gak ada pacar. Haaaaa... huaaaa....


Semua mata tertuju pada Widi yang terus saja menangis. Karena merasa di khianati oleh pacar nya.


Siapa sih Bang Daffin... kenapa Widi sampai begitu? Seperti apa sih tampangnya Bang Daffin?celetuk Hanna. Ya Ampun... masa kamu gak tau sih siapa Bang Daffin celetuk Tiwi dan Mamat.

__ADS_1


Bang Daffin itu terkenal disekolah ini, dia anak kelas 3IPS. Yang aku tau sih dia emang pacaran sama Nita anak SMK. Mereka pacaran sudah dari kelas 2.


Ooooo... begitu semoga aku tidak pernah bertemu dengan yang namanya Daffin. Kalau dari ceritanya dia pasti Fuckboy.


ssttt... jangan sembarangan bicara kamu Hanna... ntar suatu saat jika dia jadi jodoh mu gimana? celetuk Daisha.


Mana mungkin dan jangan sampai kejadian. Pokoknya aku tidak mau kenal dengan nama itu. celetuk Hanna.


Hati-hati Hanna biasanya apa yang kamu benci bakalan nyata buat kamu. celetuk Mamat.


Sudah jangan ribut lagi. Sebentar lagi akan masuk jam istirahat ke dua bagaimana kalau kita kekantin. Ntar aku yang traktir deh. celetuk Barry.


Hmm... kalian saja yang ke Kantin aku tidak ikut ya, aku malas ke kantin. Sudahlah Hanna kamu jangan takut kalau Kak Ratna macam-macam ntar aku yang lawan. Idiiihhh apaan sih Tiwi bukan itu maksud aku, sebenarnya aku sedang tidak enak badan. Mungkin karna aku terlambat sarapan tadi pagi.


Ya sudah nanti kamu bilang aja mau makan apa ya Hanna, ntar aku yang belikan kata Barry. Ok.. teman-teman ku yang paling baik.


Assalamu'alaikum... teman-teman permisi ya... aku mau menyampaikan pengumuman buat yang ikut Paskibra jam istirahat tolong kumpul ya diruang OSIS. Ok celetuk semuanya.


Hai cewek singa... apa kabar? celetuk Bayu. Hanna pun merasa kesal karena selalu digoda oleh Bayu.


Iddiiih... sombong bener sih kamu Cewek singa. Hei... dengar ya aku punya nama jangan panggil aku cewek singa. Karna namaku Farhanna Nayyara bukan cewek singa. Hanna pun pergi meninggalkan teman-teman.


Tak lama belum pun berbunyi. Tiwi, Daisha, Mamat, Barry pun menyusul Hanna yang terlebih dahulu keluar. Barry hanya menepuk pundak Bayu.


Astaga... kamu ya Bayu... aku mau sampai kan sesuatu ke Hanna. Kenapa malah kamu buat kesal dia. sudah ayo kita keluar dari sini.


***


Bel pun sudah berbunyi tanda jam istirahat selesai. Hanna dan Ardi permisi kepada guru pelajaran yang masuk ke kelas mereka untuk mengikuti rapat di ruang OSIS.


Saat keluar kelas Agus sengaja menunggu Hanna keluar. Hanna.. tunggu. Hanna pun menoleh ke arah suara yang memanggilnya.


Hmm... Agus ada apa, kenapa kamu masih disini? Oh iya... aku sedang menunggu kamu, ayo kita jalan bareng. ohhh... iya ayo.


Mereka berjalan melewati arah kelas Ratna dan Ayu. Saat akan keluar dari kelas Ratna terdiam karena melihat Agus dan Hanna berjalan bersama.


Ayu yang melihat Ratna terdiam karena hal tersebut. Ayu berjalan melewati Ratna tanpa menyapa. Ayu pun berjalan dibelakang Agus dan Hanna.


Mereka berdua menoleh kebelakang dan melihat Ayu. Mereka menyapa Ayu. Loh kenapa Kak Ayu sendirian sapa Agus. Iya Ratna ada keperluan dikelas nanti menyusul.

__ADS_1


Hanna kamu baik-baik saja kan. Maaf ya kejadian di kantin tadi pagi. Ah... iya aku tidak apa-apa kok Kak. Oh iya nanti kita bisa bicara berdua!


Oohhhh... Noooo.... kenapaa sih pada pelit begitu... 😭 mana sih dukungan kalian. Aku gak minta banyak-banyak kok aku hanya minta dukungan kalian Vote, like, komentar. Aku tunggu ya!


__ADS_2