
Sambil mengamati istrinya dari jauh Burhan mengepalkan jari-jarinya,ia tak mengerti dengan apa yang dilakukan istrinya.selama ini ia tidak pernah bertindak yang aneh-aneh.tapi sepertinya hari ini berbeda.
tak berapa lama kemudian tampak seorang wanita dibopong oleh dua orang pria.ia dimasukkan kedalam mobil Nayla,Burhan terkejut, kemudian mobil itu melesat dengan kecepatan yang tinggi,
Dinda yakin kalau perempuan itu adalah Ayu,dilihat dari pakaiannya sepertinya ia tidak sadarkan diri.
Dengan sigap Burhan mengikuti laju mobil tersebut,namun tiba -tiba sosok laki -laki hampir saja menabrak mobilnya,untunglah rem mobilnya bekerja dengan baik.
"Mas Reno" seru Dinda
""pak berhenti,dia temannya Ayu,,"pinta Dinda pada Burhan.Burhan menurut.
seketika Dinda turun dan menolong Reno yang terlihat babak belur.
"mas,kenapa denganmu?" tanya Dinda khawatir.selama ini ia memang menaruh hati pada teman Ayu tersebut,namun ia tidak berani mengutarakannya.
"nanti aku ceritakan,sekarang cepat kejar mobil itu" pintanya pada Dinda,
""baiklah,pak kita kejar mobil itu"Dinda memberi aba-aba pada Burhan.
Burhan yang sedari tadi memang sudah siap sedia langsung melajukan mobilnya dengan kencang,namun sayang mobil istrinya itu sudah tidak terlihat lagi.Burhan,Dinda juga Reno merasa kesal. akhirnya mereka berhenti disebuah warung pinggir jalan.
karena merasa lelah mereka bertiga beristirahat sejenak.
d"mas,sebenarnya apa yang terjadi padamu dan Ayu?"tanya Dinda disela-sela istirahat mereka.
"sebenarnya aku malu untuk mengatakannya,"Reno merasa tak enak hati.mengingat kedekatannya pada Ayu dan Dinda.
"memangnya kenapa mas?"tanya Ayu penasaran.
"memangnya kamu tidak marah kalau mas terus terang dengan semua ini?"
Burhan yang mendengarnya merasa geram,
"memangnya apa yang kamu lakukan pada Ayu?cepat katakan,sambil menarik kerah baju Reno Burhan mengacungkan tinjunya kehadapan Reno,
"sejak awal aku sudah tau pasti ini ada hubungannya denganmu,"suara Burhan mulai meninggi.
""pak,tolong redakan emosimu dan kita dengarkan penjelasannya dulu"
Burhan yang mendengar ucapan Dinda melepaskan cengkeramannya pada baju Reno.
"aku tau aku salah" akhirnya Reno mengaku
"Waktu itu aku cemburu melihatmu pergi bersama Ayu,begitu juga dengan Lisa,teman satu kerja dengan Ayu."
"ia merasa cemburu melihat kedekatan Ayu dengan bos dicafe tempat mereka bekerja,akhirnya kami bekerja sama untuk membawa Ayu kesuatu tempat.",sambungnya.
"waktu itu Lisa sengaja menunggu Ayu disebrang jalan gang tempat Ayu biasa menunggu angkutan umum,namun belum sempat Lisa menculiknya sebuah Van berwarna silver telah membawanya kabur".
"Lisa hanya terdiam ia tidak tau kalau ada orang lain yang berniat jahat pada Ayu selain dirinya."
"lalu kenapa kamu dalam keadaan seperti ini?apa yang terjadi seterusnya,"tanya Dinda penasaran.
Reno menarik napas panjang,
__ADS_1
"karena merasa gagal keesokan harinya aku dan Lisa sepakat bertemu,namun ditengah perjalanan kami melihat seorang perempuan dalam keadaan pingsan berada di bawah pohon."
setelah kami amati ternyata dia adalah Ayu,entah kenapa Lisa langsung membawanya kesuatu rumah yang terlihat tua"
aku hanya menurut karena aku merasa senang sudah mendapatkan Ayu"
"tapi sayang ternyata Lisa mengkhianatiku,ia mengikatku didalam dan membawa aYu pergi."
"saat aku ingin menyelamatkan Ayu beberapa orang menyerang ku sehingga aku seperti ini".
Reno bercerita panjang lebar.
"Dan ternyata yang membawa Ayu adalah Nayla,ya istri pak Burhan"Dinda mengambil kesimpulan.
Burhan mengangguk merasa mengerti,sementara Reno hanya terdiam mencari hubungan antara keduanya.
.u. *******************
"Bu,apa yang ibu inginkan dari saya ?"Ayu berteriak.
setelah sadar dari pingsannya ia menyadari bahwa ia sudah berada di tempat lain.
"dan kamu Lisa,apa yang kau inginkan ,apakah sama seperti yang Bu Nayla inginkan?" Ayu beralih kepada Lisa.
Nayla dan Lisa hanya tersenyum.
"Dengar ya perempuan kampungan,..."Lisa tersenyum menang.
"aku dan Bu Nayla memang mempunyai keinginan yang sama,menjauhkanmu dari orang-orang yang kami cintai"
"apa maksudmu?"
"oh ya?"Lisa mendatangi kearah Ayu,lalu kedua tangannya menjepit kedua pipi Ayu.
Ayu meringis kesakitan,
"selama ini aku dan pak Revan mempunyai hubungan yang baik-baik saja.aku mempunyai harapan besar untuk bisa hidup bersamanya.membina keluarga bahagia dengannya dengan semua cinta yang aku punya"
"tapi kamu,tiba -tiba datang dan merusak semuanya,merusak semua cita -cita yang aku punya" Lisa memperkuat tekanan tangannnya.
Ayu yang meringis berusaha melepaskan tekanan tangan Lisa.namun ia tidak mempunyai cukup tenaga.sebuah goresan tertinggal dipipinya karena terkena kuku panjang Lisa.
"dengar Lisa,"Ayu menjawab,
"tidak seujung kuku pun aku menaruh hati pada pak Revan,jika kau memang sangat mencintainya silahkan ambil,aku tidak berniat sama sekali" Ayu mulai meninggi
"tapi jika pak Revan tidak menginginkan mu itu bukan kesalahanku,jadi kau tidak berhak menghakimi aku",
Lisa yang mendengar penuturan Ayu merasa tersinggung.
"apa kau bilang perempuan kampung?pak Revan tidak menginginkanku katamu?"
"aku mengenal pak Revan,jadi jangan membodohiku"Lisa mulai terpancing emosinya.ditariknya jari -jari nya dari pipi Ayu sehingga membuat merah wajahnya.
wajah marah Lisa sangat kelihatan sehingga membuatnya hampir kehilangan akal,diambilnya sebatang kayu plat lalu diarahkannya ke kepala Ayu,Ayu pasrah,beruntung Nayla cepat-cepat menahan tangan Lisa lalu mengambil kayu yang dipegangnya dan membuangnya kedepan.
__ADS_1
"apa kau gila Lisa?bagaimana kalau terjadi apa-apa padanya,kita bisa kacau,!!" Nayla marah.
Lisa melenguh kesal,lalu ia pergi meninggal kan Ayu dan Nayla,giliran Nayla yang menginterogasi Ayu.
"Hai Ayu,kamu kenal aku kan?"
"tentu Bu,pemilik saham terbesar di cafe pak Revan"
"kamu tau kesalahanmu kan?"
Ayu menggeleng cepat,
"aku tidak tau sama sekali".
"wow luar biasa,selama ini saya mengenal kamu adalah karyawan terbaik,karyawan terpintar dan bla-bla-bla"
"tapi sayang,perilakumu tidak sesuai dengan prestasimu"Nayla mencecar Ayu.
"saya tidak mengerti Bu,"
"oh ya!!!?"
"kemarin aku sudah memberi pelajaran padamu,masih ingat?"
"kenapa kamu tidak mengerti?"
"maaf Bu,tapi saya memang tidak mengerti"
"biar saya kasi pengertian padamu,"
"saya adalah istri Pak Burhan"
"apa?"
"ya,orang yang selalu ada bersamamu selam ini,"
"aku tak menyangka dibalik sisi lembutmu ternyata kamu perebut suami orang"
"saya tidak seperti itu Bu,"Ayu membela diri.
"lalu apa namanya!!?,setiap hari kau pergi bersamanya,"
"Bu,saya tidak mempunyai hubungan apapun lagi pada pak Burhan"
"dulu saya memang pernah mencintainya dan terlalu menyayanginya,tapi itu dulu Bu,sebelum saya tau kalau mas Burhan sudah dijodohkan dengan orang lain "Ayu berusah menjelaskan.
""dan sekarang kamu ingin mengulangnya kembali haahhh...!!?"Nayla menyela
"tidak Bu,saya tidak ingin itu terjadi"Ayu membela diri
"pembohong kamu," Nayla lalu melayangkan telapak tangannya ke pipi Ayu
"plakk.." cap jari Nayla tertinggal diwajah Ayu.
ia meringis,tak menyangka dengan apa yang baru saja dilakukan Nayla padanya.
__ADS_1
"jangan pernah menyentuh suamiku atau kamu akan rasakan akibatnya"Nayla mengancam.
Ayu akhirnya hanya pasrah.