
balik lagi...Aku!!!
Akh... ternyata udah episode 39??
Ya udah deh lanjut yu.????
Happy reading ya....
* * *
" Selamat pagi Pak.. "
Itulah sapaan hangat di pagi hari sebelum mereka memulai aktivitas dalam bekerja. Seluruh karyawan selalu memberi sapaan hangat setiap bertemu dengan sang Direktur perusahaan, mereka selalu memberi hormat dan salam. Sedangkan sang direktur hanya selalu bersikap datar seperti biasa.
Kaisar adalah orang yang memimpin perusahaan ini, ia di tugaskan oleh sang Papa untuk meneruskan perusahaan milik keluarganya, karena sang Papa percaya bahwa putranya itu bisa menjalankan perusahaan dengan baik.
Kaisar orang yang telaten dalam urusan kerjaan, ia juga orang yang bertanggung jawab. Kaisar sangat disiplin dan juga tegas. Ia tidak akan suka jika ada karyawannya yang lelet dalam bekerja. Kaisar bahkan sering menegur siapa saja yang melakukan kesalahan, bahkan ia tak segan untuk memecat mereka jika mereka lalai dan tidak bertanggung jawab.
Kaisar juga menjadi cassanova di perusahaan yang ia pimpin sendiri, bagaimana tidak, ia adalah sosok yang banyak di kagumi oleh semua karyawannya, terutama karyawan wanita. Banyak karyawan wanita yang selalu mencari perhatian sang direktur, mereka selalu menunjukkan sikap ramah, bahkan mereka rela mengeluarkan uang banyak hanya untuk tampil modis dan cantik.
Kaisar adalah Direktur termuda, selain punya wajah tampan nan rupawan, ia juga punya kharisma yang bisa membuat siapa saja yang melihat akan tergoda. Maka tidak heran baginya melihat tingkah aneh dari para karyawan wanitanya. Tetapi bukan Kaisar namanya, kalau ia bersikap pecicilan pada semua karyawannya.
" Selamat pagi Pak? " sapa bayu asisten pribadi Kaisar.
" Hmm.. Bay ikut gue keruangan.? "
Bayu mengikuti atasannya itu di belakang, Bayu adalah orang kepercayaannya Kai. Selain sebagai asisten Bayu adalah sahabatnya Kaisar, meskipun begitu Bayu adalah orang yang profesional, dalam urusan bekerja ia tetap menghargai bahwa Kaisar adalah atasannya. Ia adalah kaki tangan Kaisar di perusahaan. Apapun yang terjadi pada perusahaan dan atasannya itu, ia adalah orang pertama yang akan mengetahuinya.
" Pak... hari ini ada jadwal rapat, dan sekaligus penyambutan bagi para karyawan yang magang disini. " ucap bayu pada atasannya itu.
" Hmm... jam berapa? " tanya Kaisar yang duduk sambil memeriksa beberapa berkas yang sudah ada di mejanya.
" Jam 10 pagi. "
__ADS_1
" Berapa jumlah orang yang magang di perusahaan kita.? "
" Sekitar dua puluh orang. Dan itu semua berkas mereka? "
" Apa mereka sudah mendapat posisinya masing masing? "
" Ya... begitulah." jawab Bayu dengan menganggukkan kepalanya.
Mereka semua kini sudah berada di ruang rapat, mereka mengetahui jika pemilik perusahaan ini tidak menyukai orang yang terlambat. Jika itu terjadi maka mereka harus siap siap mendapat semprotan dari Atasannya itu. Ruangan rapat itu begitu penuh hari ini, karena seluruh staf perusahaan semuanya berkumpul termasuk dengan dua puluh orang yang magang di perusahaan itu.
Sebelum sang direktur mereka datang, suasana disana sangat bising oleh bisikan bisikan para karyawan wanita yang sedang membicarakan Bos tampan mereka. Bahkan ada yang sedang memakai makeup dadakan di ruangan itu, karena mereka ingin tampil cantik.
" Eh... gue harus dandan yang cantik, siapa tahu tu bos mau sama gue. "
" Hmm... gimana penampilan gue sekarang? udah oke belum sih.? "
" Ah... aku gak sabar pengen lihat wajah gantengnya dia. "
Dan masih banyak ocehan ocehan yang keluar dari para karyawan wanita disana. Sehingga membuat Ica dan Yasika hanya saling melempar senyum mendengar apa yang mereka katakan.
" Jadi penasaran gue, kaya apa sih tampangnya bos kita itu.? "
Langkah kaki terdengar berjalan memasuki ruang rapat tersebut, dan mereka siap siap untuk menyambut sang direktur perusahaan. Begitu seseorang membukakan pintu masuk, yang tak lain adalah Bayu asisten pribadinya itu. Mereka diam seketika, ketika seseorang berjalan memasuki ruangan itu. Di lihatlah wajah tampan dengan fostur tubuh tinggi dan berkharisma itu tengah berdiri hadapan mereka semua. Banyak sekali para karyawan yang terpukau ketika melihat sosok idola mereka datang, apalagi para karyawan wanita. Mereka sangat mengagumi sekali sang pemilik perusahaan itu.
Selain mereka, ada yang lebih terkejut bukan main ketika melihat orang yang selama ini jadi bahan perbincangan seluruh karyawan, ternyata adalah orang yang tidak asing bagi mereka berdua, baik Yasika ataupun Ica, mereka melongo tidak percaya, ternyata sosok yang selama ini banyak di kagumi oleh seluruh karyawan adalah orang yang mereka kenal.
" Ya Tuhan.... Yas, gue gak salah lihat kan? "
Yasika diam, ia cuma menggelengkan kepalanya. Ia sendiri tidak percaya begitu melihat orang yang kini tengah berdiri di hadapannya, adalah orang yang selama ini ia hindari.
" Jadi_____ Kaisar adalah pemilik perusahaan ini?".
Ucap Ica, masih dengan raut mukanya yang keheranan.
__ADS_1
" Ternyata dia jadi Bos kita, Yas...? "
" Hmm.. ". Hanya itu yang keluar dari bibir merahnya Yasika.
Ya Tuhan..... orang yang selama ini aku hindari, malah kini, aku sendiri yang datang lagi. Kenapa aku bisa bekerja di tempatnya dia? bagaimana ini..??
Yasika buru buru menepis pikirannya itu, ia bersikap seperti biasa lagi. Ia tidak ingin sampai orang lain melihat tingkah anehnya itu.
Saat ini suasana sangat hening, ketika sang direktur mulai membuka suaranya.
" Selamat pagi semuanya.? "
" Selamat pagi juga Pak.. "
Seluruh karyawan membalas kembali sapaan hangat yang di ucapkan oleh sang pemimpin perusahaan. Acara rapat pun di mulai, mereka mendengarkan dengan seksama apa saja yang menjadi topik rapat kali ini.
Kaisar yang memimpin, ia menjelaskan dengan sangat tegas dan berwibawa, setiap yang ia bahas dalam rapat itu, tidak ada satupun yang berani mengangkat suaranya, kecuali kalau ia sendiri yang sudah meminta seluruh pegawainya untuk melakukan protes kepadanya.
Tidak lupa juga, Kaisar memberi sambutan secara langsung kepada seluruh para karyawan baru yang magang disana. Ia sedikit menjelaskan tentang perusahaannya itu. Dan untuk selebihnya ia menyerahkan itu kepada sang asisten. Kaisar masih duduk disana, ia juga mendengarkan apa yang di katakan oleh asistennya itu. Kaisar menatap lurus ke depan, ia juga memperhatikan seluruh anggota rapat yang ada disana. Hingga akhirnya pandangannya itu tertuju pada seluruh anggota baru yang magang di perusahaannya. Ia melihat sekilas, ia merasa ada sosok orang yang tidak asing baginya, ia menoleh lagi ke tempat dimana tadi ia menemukan orang tersebut.
" Dia____??? apa aku salah lihat??
* * *
Jangan lupa tinggalkan like, komen, dan vote buat aku ya??
Terima kasih semuanya..
Mohon maaf bila ada salah dalam penulisan atau kata yang berantakan..
kita lanjut lagi episode berikutnya.
__ADS_1
salam sayang selalu.. ❤