
Balik lagi...
Happy reading semua....
* * *
Hari ini tepat dimana Kaisar dan Yasika akan melakukan perjalanan bulan madu mereka, dan tempat yang mereka tuju adalah kota Seoul (Korsel) . Mereka akan menghabiskan waktu disana selama dua minggu lamanya, bukan tanpa alasan bagi mereka yang hanya sebentar berada disana, Kai harus segera kembali bergulat dengan pekerjaan yang sudah lama menantinya.
"Kalian hati-hati disana? Kasih kabar mama kalau kalian sudah sampai, dan ingat kalau nanti kalian pulang, harus segera bawa kabar baik untuk kami disini..!"
"Siap Ma...!! " Ucap Kaisar enteng.
Yasika hanya tersenyum menanggapi ucapan mereka berdua.
"Kamu jangan terlalu capek ya sayang.?" Ucap mama Wina pada menantunya itu.
"Kai...? "
Kaisar langsung menoleh, ia menatap wajah sang mama. "Kenapa? "
"Kamu jangan bikin Yasika kelelahan terus dong, kasihan dia kalau terlalu capek. Kamu bisa kan kalau mau gituan minimal tiga kali dalam seminggu? jangan tiap jam kayak gitu..!!" Ucap mama Wina dengan tampang nyeleneh. "Kamu itu ya, Giat aja bikinnya, awas kalau gak jadi-jadi." Timpalnya kembali.
Mereka semua terkejut, begitu juga dengan sepasang pengantin baru itu. Kaisar dan Yasika melongo tidak percaya saat mendengar ocehan mama Wina. Apalagi Bayu sang asistennya itu, ia seperti sedang menahan tawanya. Bayu mengulum senyum, ingin sekali rasanya dia ikut meledek bos-nya yang mesum itu.
"Kenapa lo..? mau ngeledek gue?" Ucap Kaisar seperti biasa dengan nada dinginnya.
Bayu hanya mengedikkan bahunya, seperti biasa ia hanya bisa pasrah saat kena semprotan dari atasannya itu.
Kini mereka tengah berada di bandara, dan mereka sudah berada di dalam pesawat. Mereka mengambil first class dalam penerbangan menuju ke Seoul.
Kaisar dan Yasika menjadi pusat perhatian di dalam pesawat itu, semua penumpang disana sangat mengagumi sekali pasangan suami istri itu. Bahkan tak sedikit banyak yang berbisik-bisik tentang mereka berdua.
"Lihat deh mereka itu pasangan yang benar-benar serasi banget ya. "
"Wah... aku jadi iri sama mereka berdua. "
"Sangat tampan dan juga cantik, cocok ya. "
Itulah sebagian yang mereka katakan, dan Kaisar hanya bisa tersenyum saat mendengarnya. Bagaimana tidak menjadi pusat perhatian, Kaisar memperlakukan Yasika dengan sangat romantis saat berada di dalam pesawat itu. Ia terus menggenggam tangan istrinya, Kai seolah-olah menunjukan pada mereka semua kalau Yasika adalah miliknya.
Kaisar sempat merasa kesal kepada salah satu penumpang yang duduk satu kelas bersama dengan dirinya. Dengan sengaja penumpang itu menggoda Yasika, dan mengatakan hal-hal yang membuat Kaisar menjadi jengkel.
"Kamu kenapa sih sayang.?" Ucap Yasika pelan.
Kaisar menoleh dan ia tersenyum kepada sang istri. "Aku gak suka sama orang yang berada di sebelah kita itu. "
"Udah jangan gitu ah, mungkin dia hanya bercanda. "
"Pokoknya aku gak suka ya? "
__ADS_1
Yasika tertawa pelan, "Kenapa kamu cemburu ya?"
"Ya."
"Uh ... Kamu ini tampan sekali jika sedang begini." Ucap Yasika gemas kepada suaminya itu.
"Kamu minta aku cium ya?"
Yasika kembali tertawa, ia merasa sangat gemas jika melihat suaminya itu selalu bersikap posesif seperti itu.
Setelah menempuh perjalanan hingga memakan waktu tujuh jam lamanya, akhirnya mereka tiba di bandara Incheon yang berada di Korea Selatan. Kaisar sudah di sambut kedatangannya oleh orang kepercayaannya, dan mereka sekarang sedang melaju ke sebuah hotel bintang lima yang sudah Kaisar persiapkan.
Saat dalam perjalanan menuju ke hotel Yasika begitu takjub melihat pemandangan di sepanjang jalan, ia sangat bahagia sekali ternyata impiannya untuk pergi ke negeri ginseng tersebut akhirnya tercapai.
"Apa kamu senang?"
Yasika tersenyum bahagia, "Aku senang banget kak.! "
"Aku akan melakukan apa saja untuk bisa membuatmu tersenyum dan bahagia seperti itu."
"Benarkah? "
Kaisar menganggukkan kepalanya pelan dan menatap wajah sang istri yang terlihat begitu cantik setiap harinya. "Kamu tidak percaya sama suamimu yang tampan ini? "
Yasika terkekeh geli, ia bersikap seolah-olah sedang berpikir sesuatu. Dan itu berhasil membuat Kaisar merasa gemas di buatnya. Kini mereka berdua telah tiba di hotel dimana mereka akan tinggal dan menginap selama bulan madu.
"Akhirnya.. " Ucap Kaisar yang langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur besar itu, ia merasa kelelahan karena perjalanan mereka yang lumayan jauh.
"Kak."
Yasika terkejut saat ada tangan yang melingkar di perutnya, ia mengetahui jika itu adalah tangan dari suaminya.
"Kamu sedang apa disini?" Bisiknya pelan tepat di telinga sang istri.
"Aku sedang menikmati keindahan, kamu lihat Kak sangat indah bukan?" Tunjuk Yasika dengan telunjuknya ke arah pemandangan yang ada di depan mata.
Kaisar tidak menjawab, ia hanya memejamkan mata dan membenamkan wajahnya di ceruk leher istrinya itu. Kaisar lebih menikmati udara yang dingin serta wangi tubuh milik sang istri, entah kenapa bau tubuh istrinya itu sudah menjadi candu baginya. Kai sangat senang jika ia bisa mencium wangi tubuh istrinya itu.
"Kak...!!! "
"Apa? "
"Lihat sangat indah bukan? "
"Mana?"
"Itu pemandangannya."
__ADS_1
"Pemandangan yang paling indah buat aku, cuma satu."
Yasika menoleh ke samping. "Apa?"
"Saat lihat kamu gak pake baju."
"Ya ampun... Kak..!!! "
Kaisar terkekeh, ia senang jika sudah menggoda istrinya itu. Kai semakin erat memeluk tubuh sang istri, ia mengelus perut ramping istrinya itu seraya berkata. "Aku gak sabar melihat mereka tumbuh disini." Ucapnya pelan.
"Berapa banyak benih yang sudah aku simpan ya..?" Imbuhnya kembali dengan terkekeh geli.
Yasika tersenyum, ia mengelus balik tangan suaminya yang sedang memegang perutnya itu.
"Kamu itu ya, aku gak nyangka sama kamu kak.?"
"Kenapa? "
"Kamu itu ternyata sangat mesum ya?"
"Aku mesum cuma sama istriku sendiri."
"Yang bener?? "
"Kenapa, kamu gak percaya sama aku ya?"
Yasika tertawa saat Kaisar menggelitik pinggangnya.
"Ah ... Kak, kamu mau ngapain?" Teriak Yasika saat suaminya itu menggendong dirinya.
Kaisar menyeringai ia menatap wajah sang istri dengan tatapan nakalnya.
"Kita olah raga sekarang."
"Apa...?? memangnya kamu gak capek Kak.?"
"Gak ada kata capek buat aku, apalagi saat lihat kamu menggigit bibir karena ke enakan."
"Ya Ampunn..... KAK..!!!! "
* * *
Semoga kalian suka..??
Jangan lupa tinggalkan like, komen dan vote juga buat aku ya??
Aku mau mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan atau kata-kata yang salah.
Harap di maklum..
__ADS_1
Sekali lagi terima kasih buat semuanya yang udah setia membaca ceritanya Kaisar dan Yasika.
bye.. bye... 😘