
happy reading...
Hidup tidak semulus yang kita bayangkan, begitu juga dengan yang namanya Cinta. Akan banyak hal yang akan terjadi.
* * *
" Hai.... Sayang, baru pulang ya? " Tanya mama Wina pada Kaisar, yang saat itu baru saja masuk ke rumahnya, karena Kaisar ingin berbicara secara langsung kepada kedua orang tuanya, ia ingin membicarakan hubungannya dengan Yasika.
" Hmm... Ya Ma___! " sebelum ia melanjutkan bicaranya Kaisar tiba tiba diam, ia melihat ada seseorang yang sedang duduk bersama dengan mama nya itu.
Mama Wina tersenyum " Ayo sini Kai....Ni ada Anne daritadi nungguin Kamu loh. "
Kaisar diam di tempat, ia tidak bergeming sama sekali, ia menatap dingin pada sosok perempuan yang kini berada di rumahnya itu.
Kenapa dia ada disini?
" Kai___? " sapa Anne padanya, sambil tersenyum.
Mama Wina bisa melihat perubahan wajah anaknya itu, yang merasa tidak senang akan perempuan yang kini sedang duduk bersamanya.
" Kai... ayo duduk sini, tidak baik,masa ada tamu kamu diam saja? " ajak mama Wina memecahkan keheningan itu.
" Ma... aku capek mau mandi dulu? " jawabnya santai.
Dengan segera Kaisar naik ke atas, ia meninggalkan mamanya itu dan Anne yang masih duduk disana.
__ADS_1
" Nak... maafkan anak tante ya? "
Anne tersenyum " Tidak apa apa kok tante, mungkin Kaisar lagi capek.? "
Mama Wina merasa tidak enak hati kepada perempuan yang kini ada bersamanya, ia merasa bahwa Kaisar benar benar sudah tidak ingin ada hubungan apapun lagi dengannya. Padahal mama Wina sangat mengetahui dengan benar bagaimana dulu Kaisar sangat mencintai gadis ini. Bahkan mama Wina mengetahui tentang rencana mereka berdua, yang ingin segera menikah.
Saat itu dimana Anne dan Kaisar masih menjalin hubungan, mereka merestuinya, karena bagi keluarga Kaisar, Anne adalah sosok wanita yang cantik, baik, dan juga pintar, ia sudah mengenal bagaimana keluarga Anne Putri. Karena papa Andi dan Ayah nya Anne merupakan teman baik dan rekan satu propesi dengannya yaitu sama sama sebagi Dokter yang sangat terkenal di kota itu.
Mereka menjalin hubungan dengan sangat baik, apalagi ketika mengetahui bahwa anak dari mereka sedang menjalin hubungan asmara. Bahkan sampai saat ini, meskipun mereka mengetahui bagaimana hubungan kedua anaknya itu sekarang yang sudah tidak ada apa apa lagi. Mereka tetap menjalin hubungannya dengan baik.
Karena bagi mereka itu adalah urusan pribadi masing masing anak mereka. Sebenarnya mama Wina sangat menginginkan jika Anne Putri menjadi menantunya. Ia sangat menyayangi Anne, karena bagi mama Wina Anne adalah perempuan yang cocok untuk putra bungsunya itu.
Tetapi sekarang semua itu hanya menjadi impiannya saja, karena ia mengetahui rasa kecewa yang di rasakan oleh anak laki lakinya itu. Sekarang bagi mama Wina, ia hanya ingin kebahagian untuk putranya itu. Ia akan merestui siapapun yang menjadi pilihan anaknya itu.
" Tante... apakah saya boleh bertanya? " suara Anne dengan nada lirih.
" Tante... apakah Kaisar sangat membenci saya? " dengan mata yang berkaca kaca Anne bicara pada mama Wina.
" Sayang.... mana mungkin Kaisar membenci mu nak, ia tidak membencimu mungkin,hanya saja bagi Kaisar ia belum bisa menerima kehadiranmu sekarang, kamu yang sabar ya, kamu tau kan bagaimana anak tante itu..?" dengan suara yang lembut mama Wina menjelaskan karena ia tidak tega melihat gadis yang bersamanya sekarang seperti ingin menangis.
" Aku___ menyesal tante, aku minta maaf karena dulu aku menolak permintaan Kaisar yang ingin segera menikah denganku.? " dengan berderai air mata Anne mengatakan itu.
" Tante... apakah aku bisa membuatnya kembali lagi mencintaiku? sebenarnya aku masih mencintai Kaisar, aku benar benar menyesal sekarang? "
Mama Wina melihat itu, ia melihat bagaimana Anne menangis di hadapannya, ia menjadi tidak tega, ia merasa kasihan. Tapi mama Wina tidak bisa berbuat apa apa selain menenangkan gadis ini.
__ADS_1
" Sayang... udah jangan nangis lagi ya, tante yakin Kaisar tidak membencimu nak, ia hanya merasa kecewa denganmu, dan tante tidak bisa berbuat apa apa untuk membantumu, karena semua sudah menjadi keputusan anak tante sayang, tante akan mendukungmu jika anak tante yang menginginkannya.. "
Dengan sangat lembut dan menggenggam tangannya ia berbicara. Karena bagaimanapun ia mengetahui kalau gadis ini adalah orang yang baik. Ia juga adalah, orang yang dulu sangat di cintai oleh putranya itu.
* * *
Berada di tempat yang berbeda, Yasika kini sedang tiduran di kasurnya. Ia sedang mengingat kejadian yang selama ini terjadi antara dirinya dan Kaisar, ia sama sekali tidak pernah mengira bahwa Kaisar akan mencintainya. Ia begitu merasakan bahagia dalam hatinya.
Tetapi, dalam hati kecilnya Yasika, ada yang membuatnya merasa takut, karena kehadiran sang mantan kekasihnya Kaisar. Entah mengapa Yasika jadi ingat dengan perempuan itu, ia merasa takut kalau seandainya perempuan itu merebut kembali hati Kaisar darinya. Ia merasa takut kalau Kaisar akan kembali meninggalkannya, seperti mantan tunangannya yang dulu.
Yasika mengingat sosok Davin Wirayatma yang dulu menjadi kekasih dan mantan tunangannya. Saat itu Davin lebih memilih kembali pada mantan pacarnya daripada dirinya, ia meninggalkan Yasika dan memutuskan pertunangannya itu secara sepihak.
Yasika memejamkan matanya, ia merasakan sakit hatinya yang dulu kembali lagi. bagaimana jika seandainya kejadian itu terulang lagi.
Aku takut.... "
* * *
haii.... semua terima kasih yang sudah membaca cerita aku ya.
dukung ceritaku ...dengan like, komen, share, dan vote.
__ADS_1
Makasih semuanya.. 🤗❤