Ketika Harus Memilih

Ketika Harus Memilih
95. End


__ADS_3

Hallo semua aku balik lagi...


Aku mau ngasih tahu mungkin cerita ini akan menjelang episode terakhir ya..??


Kasih terus dukungan buat aku, dengan tinggalkan like, komen dan vote-nya juga.


Kita lanjut lagi yu...


Happy reading all... ❤


* * *


Air mata Yasika tumpah seketika, saat suaminya itu mengecup dahinya dengan sangat lama. Kaisar berusaha tetap tenang, meski sekarang hatinya berdebar tidak menentu.


Tak berselang lama Dokter pun datang, lalu segera mengecek keadaan dari pasiennya itu. "Ini sudah waktunya ibu melahirkan." Sang Dokter tersenyum. "Ibu ikuti instruksi dari saya ya?"


Kepala itu mengangguk lemah.


"Ibu Yasika harus kuat, biar debay nya cepat keluar." ucap sang Dokter agar Yasika tidak tegang.


Rasa mulas itu benar-benar membuat Yasika harus mengejen sekarang juga karena merasa sudah tidak tahan, nafasnya mulai tidak beraturan.


Ya Tuhan ... apa seperti ini rasanya saat melahirkan?


Kaisar yang berada di sampingnya tidak berhenti untuk memberi semangat kepada istrinya, Kai terus berdoa dalam hati agar istrinya itu bisa dengan kuat melahirkan anak mereka ke dunia.


"Ayo sayang kamu pasti bisa, sedikit lagi anak kita lahir." Ucap Kai untuk memberikan semangat kepada istrinya itu. Lalu, ia kecup kening istrinya yang berpeluh.


Kai tidak bisa menahan debaran jantungnya yang berdegub kencang. Tubuhnya bergetar Saat mendengar suara bayi menangis kencang di ruangan itu. Tanpa terasa air matanya keluar begitu saja saat mendengar tangisan dari bayi mungil itu.


Kai kecup kening Yasika. "Anak kita sayang ... Lihat, dia anak kita yang kemarin masih berada di dalam perut kamu.


"Anak Aku, Kak.."


__ADS_1


Kaisar mengangguk. "Ya sayang, dia anak kita. laki-laki, dan wajahnya sangat tampan, sama seperti aku." Ucapnya dengan bangga.


Yasika tersenyum, "Iya dia mirip banget sama kamu."


"Kata orang kalau wajah anaknya mirip Ayah nya, berarti kamu cinta banget sama aku. Ya kan?" Kai terkekeh geli sembari mengecup pipi bayinya.


Senang, terharu, bahagia, bangga melebur menjadi satu ketika ia menjadi seorang ayah.


* * *


Waktu berjalan begitu cepat, Yasika tidak pernah membayangkan sebelumnya, jika dirinya akan menikah lalu mempunyai seorang anak. Semuanya terasa cepat, baru satu tahun ia menikah dengan Kai, kini, ia sudah di berikan hadiah yang sangat luar biasa dalam hidupnya. Tuhan telah mengirimkan malaikat kecil di tengah-tengah kehidupannya bersama dengan Kai.


Kalandra Aksa Pratama ( Anak periang yang selalu membawa keceriaan dan selalu jernih air mukanya) adalah nama yang di berikan oleh Kaisar kepada jagoan kecil mereka, Kai sudah menyiapkan nama untuk sang anak. Menjadi orang tua yang baru memang tidak akan mudah, mereka harus siap dengan segalanya. Semuanya butuh proses termasuk dengan mengurus bayi yang baru lahir.


Kaisar dan Yasika sangat menyayangi bayi mungil dan tampan itu. Tanpa mereka sadari mengurus bayi yang baru lahir itu ternyata sangat merepotkan.


"Kak, kenapa dia nangis terus sih.?"


"Kamu udah beri dia asi.?"


Kaisar tersenyum seraya mengusap rambutnya Yasika dengan lembut. "Mungkin dia maunya di gendong. Sini biar aku yang gendong, kamu istirahat dulu sekarang." Ucap Kai dengan segera mengambil alih anaknya itu dari pangkuan Yasika.


"Ya udah, hati-hati Kak."


Kaisar mengangguk pelan.


"Jagoan ayah kenapa huh, kenapa dari tadi nangis terus, kamu mau apa.?" Kaisar tidak berhenti mengoceh kepada bayi kecilnya itu, dan benar saja sang bayi langsung terdiam dalam tangisnya begitu Kai menggendong nya.


"Kamu jangan nakal ya, jangan buat bunda kamu kecapean." Ocehnya kembali.


Yasika yang mendengar ocehan suaminya itu hanya bisa tersenyum tipis dalam tidurnya. Ia tidak pernah mengira jika seorang Kaisar yang sangat dingin dulunya ternyata bisa sehangat ini dalam mengurus anaknya. Kai menjadi seorang ayah yang sangat perhatian dan penuh dengan rasa tanggung jawab. Yasika tidak pernah merasa repot dan lelah selama ada Kaisar di sampingnya.


* * *


Kini usia Kalandra sudah memasuki minggu ke delapan, yang berarti sudah dua bulan ia tumbuh dan di urus oleh kedua orang tuanya. Beruntung bagi seorang Kalandra karena ia terlahir dari keluarga sempurna dan di kelilingi oleh orang-orang yang sangat menyayanginya.

__ADS_1


Kalandra menjadi cucu laki-laki pertama untuk kedua orang tua Yasika dan cucu kedua bagi keluarganya Kaisar. Dan dia adalah cucu yang mereka sayangi karena Kalandra-lah yang tinggal dekat dengan mereka.


Semua keluarga sangat bahagia karena kehadiran Kalandra di tengah-tengah mereka. Kaisar menjadi seorang ayah yang sangat bertanggung jawab, sedangkan Yasika menjadi seorang istri dan ibu yang sangat menyayangi kedua laki-laki itu yang tak lain adalah suami dan anaknya.


Dan untuk para sahabat baik dari Kaisar dan Yasika mereka sudah mempunyai kehidupan masing-masing. Sedangkan untuk Alan dia sudah mendapatkan seorang gadis cantik dan baik yang akan segera di nikahi. Sementara Anne dan Davin, akhirnya mereka memutuskan untuk hidup bersama. Mereka menjadi pasangan suami istri dan sudah di karuniai seorang anak perempuan yang begitu cantik.


Yasika mengurus Kalandra dengan sangat baik. Kehadiran Kalan benar-benar membuatnya merasa sempurna sebagai seorang ibu. Apalagi sekarang, setelah Kaisar berhasil memimpin beberapa perusahaannya dengan sangat baik. Ia menjadi seorang suami, ayah serta seorang pengusaha yang bertanggung jawab.


Dan Kaisar Pratama akan menjadi orang yang paling bahagia di dunia ini. Ia akan menjadi suami dan ayah yang sangat baik. Ia ingin hidup bahagia bersama dengan keluarga kecilnya dan hidup menua dengan sang istri.


Yasika masih menjadi wanita paling cantik di mata Kaisar, ia akan menjadi wanita satu-satunya yang mengisi hati Kaisar. Menurutnya, tidak ada perempuan paling sempurna yang menjadi istri sekaligus ibu dari anaknya selain Yasika.


"Sayang ... Terima kasih untuk semuanya, Terima kasih telah menjadi istri dan ibu untuk Kalan. Kamu dan Kalan segalanya buat aku, kalian berdua adalah penyemangat hidupku."


"Aku mencintaimu mu Ayah...!! "


"Aku lebih mencintaimu Bunda.. "



T A M A T


* * *


Akhirnya... Sampai juga kita di akhir cerita cintanya Kaisar dan Yasika. Terima kasih untuk semua yang sudah mampir baca ceritanya aku, Terima kasih buat kalian yang sudah memberi aku dukungan lewat like, komen dan vote-nya juga. Kalian sungguh berharga buat aku.


Aku mau mohon maaf untuk yang kesekian kalinya, jika ada kesalahan dalam penulisan atau kata-katanya yang salah, harap di maklum.


Jangan di hapus dari daftar favoritnya kalian karena mungkin aku mau bikin ceritanya Kalandra si pemuda tampan dengan sejuta pesona.


Aku juga mau ngasih tahu kalian semua untuk tetap membaca ceritanya Camelia. Aku tunggu ya... wkwkwkwk....


Terima kasih...


Salam dari aku, Kaisar, Yasika dan Kalandra... ❤

__ADS_1


__ADS_2