
Nayla berjalan mondar mandir di dalam kamarnya,ia bingung harus melakukan apa saat ini.ia masih memikirkan tentang kejadian kemarin.
ia takut Burhan mengetahui perbuatannya terhadap Ayu.ia tidak mau kehilangan suami yang sangat ia cintai.
sambil berjalan tiba-tiba saja handphonenya berbunyi,tertera nama" my love" di layar pintarnya itu.
Nayla ragu antara menerima atau menolak.diperhatikannya saja benda itu hingga akhirnya suara itu tidak terdengar lagi.
namun suara itu kembali terdengar,Nayla masih tetap terdiam.
tserta merta sebuah pesan baru masuk ke telpon pintarnya.ia langsung menyambarnya
"Nayla,dimana kamu?" pesan dari Suaminya,Nayla tidak juga menjawab
"kamu harus bertanggung jawab atas apa yang kamu lakukan terhadap Ayu " pesan kembali masuk.
Nayla membelalakkan matanya.ia tidak mau mengambil resiko atas apa yang terjadi kemarin.ia mulai panik, berusaha mencari jalan keluar atas masalah yang ia hadapi.
Burhan yang masih belum tahu dimana keberadaan istrinya hanya menatap ponselnya ,berulang kali ia menghubunginya namun tak ada jawaban sama sekali.
akhirnya ia berinisiatif untuk mengunjungi Ayu.setelah sebelumnya ia bertanya kemana Ayu dibawa.Dinda hanya bilang kalau sahabatnya itu dirawat dirumahnya.
Bergegas Burhan mengambil kunci mobilnya.
dilajukan dengan kecepatan tinggi,ia masih tidak bisa membayangkan apa yang terjadi pada mantan kekasihnya itu.
menurut Dinda Ayu harus mendapatkan perawatan yang lebih baik lagi agar sahabatnya itu bisa cepat pulih.
Burhan tidak habis pikir mengapa istrinya sanggup melakukan hal yang tidak terpuji itu,berusaha melenyapkan Ayu tanpa ada belas kasih sama sekali,
selama ini ia mengenal Nayla sebagai istri yang berhati lembut,penuh kasih dan penuh perhatian.
disaat Burhan sedang berpikir tiba-tiba sebuah sepeda motor menmbunyikan klaksonnya berulang kali hingga membuyarkan lamunannya.
mendadak ia menghentikan mobilnya,seseorang mengetuk pintu kaca samping mobilnya,Burhan menurunkan kaca mobilnya perlahan.
"ada apa mas?"tanya Burhan gugup,ia takut melakukan sebuah kesalahan
"tolong mas,ada seorang anak kecil korban tabrak lari ada disana" seorang pria bertopi pemilik sepeda motor menunjuk kearah sebrang jalan.
"oh ya,bawa saja kesini mas biar kita bawa
langsung kerumah sakit" jawab Burhan,ia merasa sedikit lega.ternyata bukan karena kesalahannya.
__ADS_1
akan tetapi betapa terkejutnya ia ketika anak kecil yang mereka bawa adalah Alyssa,ya anak Ayu,sambil memegang tubuh Alyssa Burhan berusaha menyadarkannya
mungkin karena benturan keras yang dialaminya membuatnya tidak sadarkan diri.
Burhan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi,ia tidak mau terjadi apa-apa pada anak mantan kekasihnya itu.
Dengan perasaan tak menentu Burhan mondar mandir menunggu dokter selesai melakukan pemeriksaan.
hatinya diliputi rasa yang tak dapat ia pahami.selama ini ia memang begitu dekat dengan gadis kecil itu,tapi hari ini perasaannya bercampur aduk,antara sedih,bahagia kecewa.
entahlah,dalam kebimbangannya tanpa ia sadari ibu Ayu sudah berada didekatnya.
"nak Burhan,bagaimana keadaan Alyssa ?"apakah ia baik-baik saja? tanya wanita renta itu,
"maaf Bu,saya belum mendapatkan berita apapun dari dokter,"kata Burhan
"kita doakan semoga Alyssa baik-baik saja "suara Burhan sedih.
ia berusaha kuat untuk tidak menangis.selama ini walaupun Alyssa bukan darah dagingnya tapi ia merasa telah menjadi seorang ayah pagi putri mantan kekasihnya itu.
Baik Ayu maupun ibunya tidak pernah menceritakan tentang siapa ayah kandungnya yang sebenarnya kepada Burhan karena mereka menganggap itu bisa berakibat buruk bagi Burhan maupun Alyssa.
Setelah 30 menit berlalu,dokter keluar dari ruang ICU,ia langsung melangkah menuju ke sebuah meja yang tidak jauh dari ruangan itu.
ibu
"cucu ibu mengalami benturan di tulang belakang,dan itu sangat berbahaya",
"apa dokter? gangguan tulang belakang?"tanya renta itu tak mengerti.
"ya Bu,dalam ilmu kedokteran gejala sryngomelia,yaitu benturan yang terjadi pada tulang belakang,jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat akan sangat fatal akibatnya" dokter menjelaskan.
"seperti menyebabkan komplikasi seperti kesulitan bergerak akibat kekakuan dan kelemahan tangan dan kaki,nyeri kronik yang dapat semakin berat dan terjadinya perubahan bentuk tulang belakang atau skoliosis."
"lalu bagaimana cara mengobatinya dokter,?kemana kami harus membawanya?"
bukan hanya bertanya nada ibu renta itu membuat dokter sedikit kebingungan harus menjawab yang mana terlebih dahulu.
"Bu,penyakit itu harus di obati dengan cara
satu : menggunakan Magnetic resonance imagine(MRI) untuk melihat keadaan perangkat lunak yang ada di bagian tulang belakang"
"kedua yaitu dengan CTSCAN,yaitu pemeriksaan melalui sistem komputer ."
__ADS_1
Laki-laki dan wanita itu hanya mengangguk
"pemeriksaan harus secara rutin ya Bu,agar kita tahu langkah apa yang harus kita ambil"
"Apakah dengan hal itu penyakit cucu saya bisa sembuh dokter,,?"tanya ibu Ayu dengan penuh harap
"kita hanya bisa berusaha Bu,selebihnya biar yang maha kuasa yang akan menentukannya"..dokter menjawab perlahan karena ia tidak ingin mengecewakan kelurga pasiennya itu.
Burhan dan Ibu Ayu saling menatap,tidak tau berbuat apa.
"Baiklah dokter,lakukan yang terbaik agar anak ini bisa terselamatkan" akhirnya Burhan mengambil keputusan.
Dia tidak bisa membayangkan bagaimana sikap Ayu jika mengetahui akan keadaan anak perempuan kecil itu,
walaupun saat ini ia belum tau bagaimana keadaan Ayu namun ia berharap bisa mengembalikan kepercayaan diri Ayu seperti sedia kala.
Setelah mendengar kabar dari ibu Ayu tentang keadaan anaknya Burhan merasa sangat bersalah.
ia tau semua ini adalah perbuatan istrinya yang tidak bertanggung jawab.
Setelah mendengar penjelasan panjang lebar dari dokter akhirnya mereka pamit untuk izin menjenguk Alyssa.
...****************...
dinda tengah sibuk mengurusi Ayu yang sebentar -sebentar berteriak ketakutan.
dengan susah payah ia membujuk agar Ayu mau meminum obat yang diberikan padanya.
karena Ia tau bahwa obat itu sangat bermanfaat untuk mengistirahatkan tubuhnya yang lelah.
Bkabar yang ia terima dari ibunya Ayu dan Burhan membuat ia semakin khawatir tentang hal terburuk yang akan dialami oleh sahabatnya itu.
Dengan beberapa bujukan Dinda akhirnya bisa membujuk Ayu,
memperhatikan kondis Ayu yang sangat memprihatinkan Dinda selalu menangis bila melihat sahabatnya itu mulai memeluk kedua lututnya dan menangis histeris.
Ia bisa merasakan betapa hancurnya perasaannya jika berada di posisi Ayu,
karena semua itu bukanlah kesalahan Ayu,kenapa ia yang harus menanggung semuanya.
Sambil duduk di sebelah Ayu
Tiba-tiba ia teringat akan seseorang,ya teman satu pekerjaan dengan Ayu,ia merasa bahwa gadis itu harus bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya terhadap sahabatnya,
__ADS_1
Ia Ia menghubungi Reno dan memintanya untuk datang kerumah,ia ingin membicarakan sesuatu terhadapnya.