
hallooo semua...
happy reading ya..
* * *
Kini antara Papa Andi, mama Wina dan Kaisar sedang duduk bersama di sofa ruang tamu yang ada dirumahnya.
Setelah kejadian waktu itu di rumah sakit, dengan perkataan papa Andi bahwa ia akan menikahkan Kaisar dan putri temannya yaitu Anne Putri. Kaisar benar benar perlu penjelasan dari papanya itu, kenapa dengan mudahnya ia mengucapkan itu pada om Seno.
Waktu itu ketika di rumah sakit, setelah ia berjanji akan menjaga putrinya itu, tidak butuh waktu lama. Akhirnya Seno menghembuskan nafas terakhirnya, ia meninggal saat itu juga. Membuat semua orang yang ada disana sangat sedih dan merasa kehilangan. Termasuk dengan rekan rekan dokternya disana, mereka tidak mengira bahwa Seno yang sebagai kepala dokter ahli disana meninggal. Apalagi bagi Anne putrinya, dia menangis histeris setelah mengetahui Ayahnya baru saja meninggal.
" Kai... maafkan papa nak? papa tidak tau harus berbuat apalagi, kamu lihat sendiri kan bagaimana tadi keadaannya. Om Seno meminta kita untuk menjaga putrinya, apa papa harus menolaknya melihat dia di saat lagi kritis seperti itu nak.? " dengan nada lembut papa Andi berbicara pada Kaisar, ia tidak ingin anaknya itu marah lagi. Setelah apa yang di ucapkannya di rumah sakit itu.
Kaisar diam, ia tidak bicara sama sekali, kenapa dengan begitu mudahnya papanya bicara seperti itu. Ia hanya memejamkan matanya, sekarang yang ia pikirkan adalah bagaimana caranya agar itu semua tidak terjadi. Ia tidak ingin jika harus melepaskan Kekasihnya saat ini yaitu Yasika, demi untuk menikah dengan mantan kekasihnya.
Apa yang terjadi padanya jika ia mengetahui hal tersebut, Kaisar membayangkan bagaimana jika Yasika mengetahui hal ini. Ia tidak akan bisa terima kalau Yasika sampai terluka hatinya dan menangis karena dirinya.
" Pa___aku tidak bisa pa.. aku mencintai orang lain, aku tidak bisa jika harus menikah dengannya, aku akan melukai hatinya lagi jika aku melakukan itu.. Pa? " dengan wajah frustasi Kaisar mengatakan itu.
Mereka diam sesaat, tidak ada satu katapun yang keluar dari mulut mereka saat ini.
__ADS_1
Kaisar hanya bisa memejamkan matanya dan menunduk pasrah, ia tidak tahu lagi harus bagaimana.
" Nak__ dengarkan Mama, kamu harus tahu satu hal, Mama sangat menyayangimu yang mama inginkan saat ini adalah kebahagian untukmu, mama tidak akan memaksamu jika kamu tidak menginginkannya.Tapi mama berharap kamu sedikit membuka matamu Nak,apa kamu tega membiarkan Anne hidup sendirian, apalagi Ayahnya sendiri yang meminta kita untuk menjaganya.berpikirlah dengan hati yang jernih nak, keputusan ada di tanganmu saat ini. "
Dengan rasa sedih di hatinya mama Wina berbicara pada Kaisar dengan sangat lembut, ia tahu bagaimana perasaannya saat ini, ia juga tahu bahwa anaknya itu sangat mencintai orang lain, tapi bukan Anne melainkan gadis cantik yang lemah lembut itu yaitu Yasika.
" Maafkan Papa Kai.... papa harap kamu bisa mengambil keputusan dengan baik. Papa tidak pernah meminta apa apa sama kamu selama ini, sekarang papa mohon, papa minta kamu penuhi keinginan papa dan Om Seno. Karena papa sudah berjanji kepadanya bukan. kamu sudah dewasa Kai.. kamu pasti mengerti dengan keadaan ini."
Papa Andi pergi berlalu begitu saja, meninggalkan istri dan anaknya itu.
Mama Wina diam, ia sangat sedih melihat bagaimana sekarang putranya itu. Ia tidak bisa berbuat apa apa, hanya air mata yang menetes membasahi pipinya itu. Mama Wina mendekat, ia langsung memeluk sang anak. Dalam dekapan pelukan sang mama, Kaisar tidak bisa lagi menahan rasa sedihnya, meskipun Kaisar tidak menangis tapi mamanya itu bisa melihat sekarang wajah Kaisar yang memerah seperti menahan tangis, ada kesedihan dalam matanya itu. Ia memeluk sang putra dengan begitu erat. Ia merasakan bagaimana sekarang perasaan hatinya sang putra.
" Maafkan Mama.... ya Sayang.? " hanya itu yang keluar dari mulut sang mama, dengan meneteskan air matanya.
* * *
" Kak___ sebenarnya kita mau kemana sih? " tanya Yasika yang merasa heran, karena tiba tiba saja tadi Kaisar mengajaknya pergi untuk jalan jalan.
Kaisar tidak menjawab, ia hanya melirik Yasika dan tersenyum manis.
" Kak__? " lagi lagi Yasika yang memulai berbicara, karena ia merasa heran dengan sikap Kaisar yang daritadi tidak bicara. Ia merasa aneh dengan perubahannya itu. Yasika merasa ada yang Kaisar sembunyikan darinya.
__ADS_1
" Hmm.. "
" Kak___ kamu dengar aku ngomong gak sih? sebenarnya kamu itu kenapa.? " Yasika bertanya dengan nada jengkel dan cemberut.
Kaisar melihat dengan perubahan sikap Yasika, ia hanya tersenyum melihat tingkah laku pujaan hatinya itu. Kemudian dengan segera ia mengelus lembut pipi mulusnya Yasika.
" Kamu kenapa selalu ngegemesin kaya gini deh kalau lagi cemberut huh..? kamu makin cantik, aku jadi pengen cium kamu tau.?".Kaisar sengaja ingin menggoda kekasihnya itu.
" Apaan sih kak___ udah deh jangan ngaco ah.? " balas Yasika dengan wajah merona karena malu Kaisar sengaja menggodanya.
Tiba mereka di tempat tujuan, dimana Kaisar sengaja mengajak Yasika, ia ingin menghabiskan waktunya berdua dengan sang kekasih. Yasika merasa senang karena saat ini ia berada di sebuah pantai dengan pemandangan yang indah, ia tidak mengira kalau Kaisar mengajaknya kesini, sudah lama sekali bagi Yasika ia tidak pernah pergi ke pantai. deru ombak dan hembusan angin yang menerpa wajah cantiknya itu membuatnya semakin cantik dimata Kaisar.
Kaisar merasa senang melihat tingkah laku kekasihnya itu, ia seperti anak kecil yang baru melihat betapa indahnya pantai, ia main pasir dan main air disana, ia tertawa dengan begitu lepasnya. Sehingga membuat Kaisar jadi tertegun melihatnya, ia ingin selalu melihat Yasika tersenyum seperti itu, ia ingin melihat Yasika selalu bahagia. Ia tidak ingin melihat Yasika menangis dan terluka.
Kaisar menatap Yasika dengan penuh rasa cinta di hatinya, ia memperhatikan setiap gerak gerik yang di lakukan oleh kekasihnya itu. Kaisar merasakan saat ini hatinya begitu terluka ketika ia mengingat permintaan sang Papa. Ia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi padanya jika ia kehilangan pujaan hatinya itu. atau sebaliknya apa yang akan terjadi pada Yasika kalau ia mengetahui bahwa Kekasihnya akan menikah dengan orang lain atau mantan pacarnya itu.
Ya Tuhan..... aku tidak sanggup jika harus kehilangan dia, ijinkan aku agar selalu bisa membuatnya tersenyum seperti itu.
* * *
__ADS_1
Tinggalkan like, komen, share dan vote buat aku ya..
salam saya.... ❤