
Hallo semua...
Aku balik lagi..
Semoga kalian suka..
Kalo gitu Happy reading...!!!!
* * *
" Kak__"
Suara lembut itu mengalihkan pandangannya Kai saat ini.
Ya, sekarang Kaisar sedang berada di sebuah tempat, dimana ia sedang menunggu kedatangan seseorang, Kaisar sengaja mengirimkan sebuah pesan pada orang itu, dengan alasan ini sangat penting, karena Kai tahu kalau tidak dengan cara seperti itu mana mungkin perempuan ini mau menemuinya sekarang.
" Maaf.. sudah menunggu lama. " Ucap Yasika dengan menundukkan wajah cantiknya itu.
Kaisar menatap dalam mata sayu itu, ia sangat merindukan gadis yang sekarang ada di hadapannya, sebenarnya ingin sekali ia memeluk sang pujaan hatinya itu. Tetapi kini wajahnya berubah memerah, rahangnya mengeras, dengan mata yang menatap dingin dan tajam. Kaisar ingat apa yang di katakan Alan padanya, setelah acara pertunangan itu.
" Ada urusan apa kakak menyuruh aku datang kesini.? "
Yasika sudah tidak tahan dengan tatapan Kai saat ini. Tatapan yang biasa selalu Kai tunjukan ketika ia sedang marah. Yasika mengalihkan pandangannya saat ini, ia menatap ke sembarang arah, ia tidak ingin menatap mata itu. Mata yang selalu membuatnya rindu.
" Kak.. " lagi lagi suara Yasika yang keluar.
" Kamu kenapa sih, kamu nyuruh aku datang kesini, tapi sekarang kamu malah diam.Mau kamu itu apa sih..? " dengan nada kesal Yasika bicara.
Kaisar menatapnya tajam.. " Ada hubungan apa kamu sama Alan.? "
Yasika terkejut dengan pertanyaan Kai saat ini. Kenapa tiba tiba ia menanyakan hal itu. Yasika mengerutkan keningnya.. " Maksud kamu apa.?"
Kaisar mengusap wajahnya kasar, ia kembali menatap gadis itu dengan tatapan dinginnya.
" Apa kamu pacaran sama Alan.? "
" Bukan urusan kamu kak..! "
" Tapi itu jadi urusan aku. "
" Kenapa. ? "
" Karena aku gak suka. "
" Ish... apa hak kamu ngelarang aku. "
" Karena aku gak mau kamu pacaran sama dia, aku gak suka. "
" Jangan ngaco kamu Kak..? "
" Aku gak mau kamu dekat dengan laki laki lain, apalagi kamu pacaran dengan orang lain.? "
Yasika sudah mulai kesal saat ini, ia benar benar tidak mengira dengan sikapnya Kai yang seperti ini.
Apa haknya dia melarang?
Apa dia lupa, kalau dia sudah bertunangan dengan orang lain?
__ADS_1
Kenapa dia marah.?
Aneh... dasar laki laki egois kamu Kaisar Pratama.
Arrrggghhhhh......!!!!
* * *
Flashback.
" Heii..... selamat ya Bro, akhirnya kamu akan menikah juga..? " goda Alan dengan cengiran di wajah tampannya itu.
Kaisar menatapnya jengah, ia hanya memasang wajah datarnya seperti biasa.
Alan yang melihat ekspresi mukanya Kai saat ini, ia hanya bisa tertawa lepas, ia senang jika melihat saudara sepupunya seperti itu. Tidak henti hentinya Alan menggoda Kaisar. Meskipun sekarang ia melihat tampang Kai saat ini sangat menyeramkan.
" Kai.... lo serem juga kalo lagi marah,? "
" Diem lo... "
" Sekali lagi, gue ucapin selamat buat lo? gue gak nyangka lo bakalan kawin duluan..? " dengan masih menyeringai lebar Alan terus berceloteh.
" Basi lo.. "
" Lo kenapa sih Kai, yang gue lihat lo gak bahagia, seharusnya sekarang lo senang kan bisa bertunangan dengan mantan lo itu.? " Kini nada bicara Alan terdengar serius, ia tidak lagi bersikap pecicilan seperti tadi yang sengaja ingin menggoda sepupunya itu.
Kaisar diam, ia hanya memainkan gelas yang saat ini ada di tangannya. Bisa di lihat oleh Alan sekarang bahwa Kai saat ini sedang tidak bahagia, ia melihat raut wajahnya yang berubah seketika.
" Kai... "
" Kenapa? "
" Karena gue gak menginginkan ini, gue mencintai orang lain sekarang? "
" Maksud lo? "
" Ini semua keinginan bokap gue.. bukan keinginan gue. "
" Kenapa lo gak nolak, kalau lo emang gak mau? "
" Gue___udah coba nolak, tapi___? " Kai menghela nafasnya dalam saat ini.. " Gue gak tega kalau lihat bokap gue kecewa."
" Tapi.... gue yakin kalo lo ngomong baik baik sama bokap lo, pasti dia bakalan ngerti. "
" Itu semua, gak seperti yang lo bayangkan Lan..? "
Ucap Kaisar frustasi, ia kembali minum segelas wine yang ada di tangannya.
Alan saat ini hanya bisa menjadi pendengar setianya Kaisar, ia bisa memahami perasaan saudaranya itu.
" Kai.... lo tau, gue juga kayaknya lagi benar benar jatuh cinta ma itu cewek..! "
Kaisar mengernyitkan dahinya.. " Siapa maksud lo.? "
Alan tersenyum " Gue.... jatuh cinta ma Yasika.Lo tau kan dari awal gue ketemu ma dia, gue udah suka ma dia saat itu juga. Gue juga akan melamar dia, dan kalau dia mau gue juga mau nikahin dia. "
Deg...
__ADS_1
Kaisar terkejut bukan main, apa yang di katakan Alan barusan benar benar membuatnya tidak percaya. Kaisar menahan amarahnya saat ini, bagaimana bisa dia akan melepaskan perempuan yang cintai begitu saja. Tidak ini tidak boleh terjadi. Ia tidak ingin jika perempuan yang ia cintai menjadi milik orang lain, bagaimanapun ia akan tetap mempertahankan cintanya itu.
Apa yang di katakan Alan barusan, membuatnya kacau, dan jadi uring uringan tidak jelas. Ia menahan amarahnya, ia menahan segala rasa yang ada di hatinya, ingin sekali rasanya ia berteriak dan membanting semua yang kini ada di depannya saat ini. Ia mengepalkan tangannya dengan begitu kuat, sehingga membuat gelas yang berada di tangannya itu pecah dalam genggamannya.
" Kai___Lo baik baik saja kan? " tanya Alan yang heran melihat raut wajah Kai saat ini.
Kaisar menatap Alan dengan tatapan tajam, ia tidak bicara sedikitpun, ia beranjak dari tempat duduknya saat itu juga, dan pergi meninggalkan Alan sendirian.
Alan merasa heran dengan sikapnya Kaisar saat ini.. " Aneh, kenapa dengan dia.? " dengan gelengan di kepalanya.
* * *
" Kak.... kamu itu egois ya.? " dengan segera Yasika berdiri dan meninggalkan Kaisar sendirian.
Kaisar menyadari Yasika telah pergi, saat itu juga ia kembali mengejar Yasika, ia melihat Yasika naik bus umum, dan ia juga mengikuti Yasika dari belakang.
" Kamu kenapa ikutin aku? "
" Aku gak bisa biarin kamu pergi sendirian, ayo turun ikut aku.? "
" Gak mau.. "
" Kalau begitu, aku juga gak akan turun.? "
" Tapi Kak____?? "
Yasika tidak bisa melanjutkan kata katanya, ia melihat bagaimana saat ini Kaisar menatapnya.
Ish...... Ngeselin.
* * *
Mana suaranya buat..
Kaisar vs Yasika
Alan vs Yasika
Kira kira yang mana ya???? 🤔
Terima kasih yang udah baca cerita ku..
Mohon maaf ya bila ada salah dalam penulisan, atau kata yang berantakan..
Jangan lupa dukung aku, dengan tinggalkan like, komen, dan vote buat aku..
Jangan lupa juga share ke teman kalian yang lain..
Dan jadikan cerita ini sebagai cerita favorit.
sekali lagi terima kasih..
salam sayang selalu buat kalian ya...
see you... ❤
__ADS_1