Ketika Harus Memilih

Ketika Harus Memilih
57. Kecelakaan


__ADS_3

Yee.... aku balik lagi nih.


Bawa ceritanya Kaisar dan Yasika.


Semoga kalian suka ya??


Oke, happy reading guys ❤


* * *


" Kamu kenapa bisa masuk sih kak.? "


" Kenapa memangnya? kamu lupa ini kostsan punya siapa? Aku bisa masuk kapan saja kan, lagipula tadi disini gak ada orang..! "


Yasika memicingkan matanya, ia menatap Kaisar dengan tatapan kesal. Bagaimanapun Yasika merasa malu saat tadi ke pergok lagi berdua, oleh Novia sahabatnya itu, apalagi dengan posisi mereka yang sangat intim.


" Kamu itu ya kak..! "


Kaisar hanya menyunggingkan sebuah senyuman manis di bibirnya, ia tahu jika Yasika tengah merasa kesal terhadapnya. Ia sangat merasa gemas sekali ketika telah berhasil membuat Yasika marah atau cemberut seperti itu.


" Aduh ... Sayang jangan seperti itu mukanya, bikin aku gak kuat. " Ucap Kaisar dengan sedikit menggoda.


Yasika menoleh ke arahnya, dan ia menggerlingkan kedua bola matanya itu.


" Mulai deh.. "


Kaisar hanya bisa tersenyum puas, ia benar-benar merasa bahagia saat ini.


" Kamu kenapa sih selalu ngegemesin kayak gini, kalau lagi marah seperti itu.? "


" Aku bilang jangan mendekat."


" kenapa? "


" Kak, kamu mau apa sih.? "


Kaisar tersenyum, " Aku mau yang tadi sempat tertunda, kita teruskan lagi ya.? "


Mata Yasika melotot ketika mendengar apa yang di ucapkan Kaisar barusan. Ia benar-benar tidak mengira jika Kaisar akan tetap menggodanya seperti itu. Tidak memikirkan kah ia jika saat ini Yasika benar-benar merasa malu, dengan wajahnya yang berubah menjadi merah seperti kepiting rebus.


" Udah deh ... jangan mulai kamu.!! " dengan wajah yang masih memerah, sebenarnya Yasika tidak mau jika Kaisar mengetahuinya, karena pasti itu akan semakin membuat Kai tidak berhenti untuk menggodanya.


" Wajahmu merah sayang..! "


Dan benar saja, Yasika langsung menangkup wajah dengan kedua tangannya. Dan itu berhasil membuat Kaisar tersenyum kembali. Kaisar sangat senang dan merasa gemas ketika melihat bagaimana reaksi dari wanita yang terus saja di goda olehnya.


__ADS_1


Sedangkan di tempat lain yang berbeda.


" Pah... bagaimana ini, apa yang harus kita lakukan.? " Tanya mama Wina yang merasa cemas.


Papa Andi menarik nafasnya dalam, kemudian ia hembuskan perlahan. Papa Andi merasa jika dirinya saat ini merasa sangat bingung, ia tidak mengira jika Anne akan terbaring lemah dan tak berdaya seperti ini.


Melihat keadaan Anne yang seperti itu, membuat Papa Andi merasa kasihan terhadapnya. Papa Andi sangat merasa bersalah karena ia tidak bisa menjaga anak dari sahabatnya itu. Mengingat bagaimana permintaan terakhir sahabatnya itu yang menginginkan putra bungsunya untuk menjaga dan menikahi putrinya.


Tetapi sayang mungkin semua itu tidak akan terjadi, karena sang anak menolak untuk menikahinya.


" Lakukan saja yang terbaik dokter Adnan, siapkan ruang operasinya segera.? " Perintah papa Andi pada rekan kerjanya yang sesama dokter.


" Baiklah dok, saya akan menyiapkan segalanya. "


Anne Putri sekarang terbaring lemah di rumah sakit itu, ia mengalami kecelakaan tunggal karena menabrak pagar pembatas jalan.


Kejadian itu berlangsung ketika Anne pulang menuju ke rumahnya dalam keadaan mabuk, ia baru pulang dari klub malam setelah menghadiri acara ulang tahun salah satu temannya. Sekarang kondisinya belum juga membaik, ia cidera lumayan cukup parah, bahkan Anne harus segera mendapatkan tindakan operasi di bagian kakinya.


" Pah... semoga tidak terjadi apa-apa ya sama Anne.? "


" Tenang Ma... berdoa saja supaya operasinya berjalan dengan lancar.! "


" Ya Pah.. "


Mama Wina menunggu seorang diri di luar ruang operasi, ia sangat mencemaskan sekali bagaimana nasibnya Anne sekarang. Mama Wina sudah menelpon Kaisar untuk datang ke rumah sakit, tetapi sampai saat ini Kaisar belum juga menunjukan batang hidungnya.


" Mah..? " Kaisar yang baru saja datang, tapi dia tidak sendiri melainkan datang bersama sang kekasih.


" Kaii.... dari mana saja kamu nak.? "


" Maaf mah, tadi di jalan sangat macet..! "


" Bagaimana keadaan Anne sekarang mah.? "


" Papa kamu sedang melakukan operasi Kai, semoga dia baik-baik saja..! "


" Hmm.. " timpal Kaisar pelan.


Kaisar dan Yasika ikut menunggu dan menemani mama Wina disana, mereka datang karena tadi mama Wina sempat menghubunginya beberapa kali, dan memberi tahu kalau Anne mengalami kecelakaan.


Yasika melihat ke arah mama Wina saat ini, ia merasa kalau ibu dari sang kekasih sangat terlihat mengkhawatirkan dan mencemaskan keadaan Anne sekarang.


Selang beberapa jam berlalu, akhirnya Papa Andi keluar dari ruang operasi tersebut. Ia berjalan menghampiri istri dan anaknya itu.


" Pah ... bagaimana keadaan Anne sekarang.? " Ucap mama Wina dengan sangat khawatir.


" Operasinya berjalan dengan lancar mah, dan dia akan segera di pindahkan keruangan inap..!"

__ADS_1


Mama Wina begitu senang mendengarnya, ia berharap jika anak dari sahabatnya itu akan baik-baik saja.


Sementara Kaisar dan Yasika mereka hanya menjadi pendengar setia ketika papa Andi memberikan penjelasan mengenai hasil dari operasi tersebut. Mereka juga sangat senang ketika mendengar kondisi Anne saat ini.


Papa Andi menoleh kepada dua orang yang sedang berdiri di samping istrinya itu.


" Ternyata kamu datang juga Kai, Papa kira kamu tidak akan datang..! " dengan nada yang sedikit dingin papa Andi berkata demikian.


Kaisar menoleh dan ia hanya sedikit tersenyum.


" Aku datang karena aku juga mencemaskan keadaan Anne Pa ... bagaimanapun dia sudah ku anggap sebagai temanku sendiri..! " . Timpal Kaisar dengan menggenggam tangan Yasika.


Dan itu sontak membuat papa Andi menatap tidak suka ke arah mereka berdua.


" Bagus kalau begitu, setidaknya kamu masih punya sedikit belas kasihan kepadanya.. "


Kemudian Papa Andi pergi berlalu begitu saja, ia meninggalkan istri dan anaknya itu.


Mama Wina hanya menatap ke arah Kaisar dan Yasika saat ini, ia mengerti bagaimana perasaan suami dan anaknya itu sekarang.


* * *


" Bagaimana keadaan mu sayang..? " ucap mama Wina dengan lembutnya kepada Anne.


Anne tersenyum, ia merasa senang karena sampai saat ini mama Wina dan papa Andi begitu perhatian kepadanya.


" Aku baik Tante... "


" Kamu mau makan apa.? "


" Tidak terima kasih Tan, aku masih kenyang.. "


Mama Wina menemani Anne sekarang, ia menghabiskan banyak waktu dengan hanya ngobrol.


Selang beberapa saat, pintu kamar itu terbuka dan Anne melihat siapa orang yang datang, ia merasa terkejut karena ia melihat Kaisar dan juga Yasika berdiri di ambang pintu dan hendak masuk kedalam.


" Kai... " Ucap Anne lembut.


Kaisar hanya menatap Anne sekilas, dan tersenyum tipis.


" Terima kasih kamu sudah datang sayang...! " Ucapnya lagi tanpa memperdulikan orang yang sedang berdiri di samping Kaisar saat ini.


" Aku dan kekasih ku ini hanya datang untuk menjengukmu..! "


* * *


Jangan lupa like, komen dan vote buat aku ya??

__ADS_1


Salam sayang saya untuk kalian... 🤗


__ADS_2