Ketika Harus Memilih

Ketika Harus Memilih
58. Kencan


__ADS_3

Hallo semua aku balik lagi nih...!!!


Selamat membaca ya..??


Oke, kita lanjutt.....


* * *


" Kai... apa kita bisa bicara sebentar.? " Pinta Anne pada Kaisar dengan menekuk wajahnya itu.


Kaisar menatap Anne saat ini, ia tidak bicara sedikitpun. Ia bisa mengerti kalau Anne hanya ingin bicara berdua dengannya. Kemudian pandangannya itu beralih pada sosok perempuan yang kini masih berdiri di sampingnya, ia menatap wajah Yasika, dimana saat itu Yasika juga sedang menatap dirinya, karena ia mengerti permintaan Anne yang hanya ingin bicara berdua dengan kekasihnya.


Yasika tersenyum menatap Kaisar kemudian ia menganggukkan kepalanya pelan, tandanya ia setuju dan membiarkan Kaisar untuk bicara berdua dengannya.


" Baiklah, kalau begitu aku tunggu di luar ya Kak.. "


Yasika kembali tersenyum, kemudian ia menatap Anne sekilas. Dimana saat ini Anne sama sekali tidak menatap dirinya. Ia memalingkan wajahnya ke sembarang arah.


" Tunggu aku ya..! " Kaisar tersenyum seraya membenarkan rambut Yasika yang sedikit berantakan.


Di saat itu terjadi, ada sepasang mata bulat yang sudah merasa geram melihat mereka berdua. Ia memperhatikan bagaimana perlakuan Kaisar terhadap perempuan yang ia benci sekarang.


Gak ... ini semua gak akan aku biarkan.


Aku akan berusaha membuatmu kembali kepadaku Kaisar Pratama.


Aku yang lebih dulu mengenal dan mencintaimu, bukan dia bukan perempuan itu..!!!


" Baiklah, sekarang apa yang mau kamu bicarakan denganku..? " Ucap Kaisar dengan nada datarnya.


Anne menatap lekat wajah Kaisar saat ini. Ia memperhatikan bagaimana perlakuan Kaisar terhadap dirinya yang sangat jauh berbeda dengan memperlakukan gadis itu.


" Kai...? " dengan sangat lirih Anne memanggilnya.


" Hmm.. "


" Apa kamu benar-benar ingin membatalkan pernikahan kita? "


Kaisar menoleh kemudian menganggukkan sedikit kapalanya. " Ya ... Maafkan aku. "


" Apa kamu tidak mau kembali lagi sama aku Kai?Apa kamu tidak mencintaiku lagi.? "


" Ann... Aku mohon jangan bahas masalah itu lagi."


" Tapi kenapa? Apa kamu lupa Kai bagaimana kita dulu pernah saling mencintai.? "


" Itu dulu, bukan sekarang Ann.. "


" Kamu berubah Kai, Kamu bukan orang yang ku kenal lagi.. "


Kaisar menarik nafasnya panjang, ia memejamkan matanya sesaat.


" Maafkan aku Ann.. "


" Kamu jahat Kai, aku sangat mencintaimu dan aku ingin hidup bersamamu. Kamu berubah di saat perempuan itu datang..! "


" Cukup Ann ... Kamu jangan menyalahkan Yasika, dia gak tau apa-apa. Dia juga datang jauh sebelum kamu kembali lagi, dan kamu harus tau sekarang bahwa aku sangat mencintai dia..! "


Anne tidak bisa menahan lagi air matanya, ia menangis sejadi-jadinya. Ia tidak pernah mengira bahwa ia akan kehilangan Kaisar begitu saja, ia sangat menyesal sekali kenapa dulu dia menolak saat Kaisar memintanya untuk menjadi istrinya.

__ADS_1


" Ann ... sekali lagi aku minta maaf. Aku yakin kamu juga akan bahagia tanpa aku.. "


* * *


Suana malam kini sangatlah dingin, setelah kepulangannya dari rumah sakit Kaisar dan Yasika lebih memilih dulu untuk jalan berdua, mereka ingin menghabiskan waktu bersama.


" Kak... sebenarnya kita mau kemana.? " Tanya Yasika merasa kebingungan.


" Kamu mau ngajak aku kemana Kak? "


Kaisar hanya tersenyum, " Kita pergi kencan malam ini.. "


" Apa..?? " Yasika kemudian tertawa, ia tidak mengira kalau Kaisar akan mengajaknya untuk berkencan.


" Kenapa kamu tertawa huh..? "


" Aku cuma heran ja Kak, tumben sekali kamu ngajak aku kencan..! "


Kaisar membawa Yasika untuk pergi nonton ke bioskop, ia sengaja ingin menghabiskan banyak waktu bersama sang pujaan hati, sebelum akhirnya mereka harus kembali ke pekerjaan masing-masing.


Yasika sangat senang malam ini, bisa memiliki banyak waktu untuk bisa berdua dengan Kaisar.


Setelah menghabiskan waktu untuk menonton, sekarang merekapun berjalan kaki hanya untuk menghirup udara segar di malam hari.


Mereka berjalan sambil berpegangan tangan, tanpa terasa perjalanan itupun sudah sangat jauh dari tempat di mana mobilnya terparkir.


" Kak, sepertinya ini sudah sangat jauh deh..?" Ucap Yasika yang merasa sudah sangat lelah.


Kaisar tersenyum, ia baru menyadari kalau mereka sudah berjalan sangat jauh. Ia bisa melihat bagaimana sekarang Yasika yang sudah mengeluarkan sedikit keringat di pelipisnya.


" Sayang... Maafkan aku, apa kamu capek..? "


" Maafkan aku, aku begitu senang malam ini hingga lupa kalau kita jalan sudah terlalu jauh.. "


" Terus kita mau kemana lagi.? "


" Aku ingin pergi membawamu ke tempat yang sangat jauh..? "


" Apa maksud mu Kak..? "


Kaisar menatap lekat wajah Yasika saat ini, ia memandang wajah yang sangat cantik, tanpa ada noda dan cacat sedikitpun. Kai begitu mengagumi perempuan yang kini tengah bersamanya.


" Sayang ... Apakah kamu mau menikah denganku..?"


Deg


Jantung Yasika seakan berhenti berdetak, ia tidak percaya dengan apa yang di katakan Kaisar baru saja. Rasanya ini hanya sebuah mimpi bagi dirinya, bagaimana tidak, katakan saja bahwa saat ini Kaisar sedang melamar dirinya.


Yasika sangat terkejut, ia masih melongo dan merasa bingung.


" Kenapa diam.? "


" Kak, aku ... aku...! "


" Jawab pertanyaan ku..? "


" A __ aku... " Yasika menatap mata Kaisar, dan ia melihat jika saat ini Kaisar sedang mengeluarkan sesuatu dari dalam saku celananya.


Yasika terkejut ketika Kaisar membuka isi dari kotak itu, ia melihat ada sebuah cincin yang sangat cantik di dalamnya.

__ADS_1


" Apa maksudnya ini Kak..? "


" Apa kamu mencintaiku..? " Tanya Kaisar kepada Yasika, ia menatap dalam mata sayu itu.


Yasika menganggukkan kepalanya, " Ya... Aku sangat mencintaimu Kak..! "


" Apakah kamu mau menikah denganku..? "


Yasika menatap nanar mata itu, ia bisa melihat bagaimana keseriusan dari wajah tampannya Kaisar. Entah apa yang ia pikirkan saat ini, tetapi baginya ini adalah kenyataan bukan mimpi seperti yang ia bayangkan.


Yasika begitu senang, sampai ia tidak menyadari kalau dirinya telah meneteskan air matanya.


" Kenapa kamu menangis..? "


" Kak, Aku ... Aku ... sangat senang."


" Benarkah.? "


Yasika menganggukkan kepalanya. " Ya.. "


" Jadi..? "


" Aku mau menikah denganmu Kak..!! "


Kaisar begitu senang mendengar jawaban dari wanita yang selama ini tengah menjadi pengisi hatinya. Dan dengan segera ia memakaikan cincin itu kepada jari manisnya Yasika.



" Maafkan aku, karena tidak memberi tau mu dan mendadak seperti ini.. "


Yasika hanya tersenyum manis, dengan segera ia berhambur memeluk tubuh kekarnya Kaisar.


" Aku mencintaimu Kak..!! ".


" Aku tau ... Kamu sangat mencintaiku."


Yasika mendongakkan kepalanya, ia menatap Kaisar dengan sedikit menarik bibirnya ke atas.


Kaisar hanya tersenyum melihat bagaimana rasa kesalnya Yasika terhadap dirinya.


" Jangan menatapku seperti itu..? "


" Kenapa..? "


" Ayo ikut aku..? "


" Kemana.? "


" Aku ingin menghabiskan waktu malam ini hanya berdua denganmu, Aku tidak akan melepaskan mu kali ini..!! "


Dengan sedikit menyunggingkan bibirnya ke atas. Ia sengaja ingin menggoda perempuan yang kini sedang menatapnya dengan wajah yang sangat menyebalkan.


* * *


Bersambung dulu ya guys...??


Kita lanjut lagi di episode berikutnya..??


Mohon dukungannya buat aku ya semua??

__ADS_1


Salam sayang saya untuk semuanya.. dan terima kasih. ❤


__ADS_2