
sesampainya dirumah sakit dokter langsung memeriksa keadaan Ayu.
Burhan berjalan mondar mandir didepan pintu ruang IGD bersama ibunya yang kelihatan cemas.
Dinda juga bergegas menuju ruangan tempat Ayu diperiksa.kebetulan ruangan Alyssa tidak terlalu jauh,karena mereka memang berada di satu rumah sakit yang sama.
selang satu jam setelah memeriksa dokterpun akhirnya keluar.
"dokter bagaimana keadaannya dok?",Burhan langsung bertanya,
"silahkan ikut keruangan saya"pinta dokter sambil berjalan.
Dokter terus berjalan diikuti oleh perawat dibelakangnya ia menuju keruangannya.sementara Burhan juga ikut mengiringi langkah sang dokter.
sesampainya di ruangan dokter duduk di belakang mejanya sambil memegang pulpen dan menuliskan beberapa resep yang harus ditebus oleh Burhan.
Bagaimana keadaan kekasih saya dokter?"Burhan bertanya dengan nada cemas.
"saat ini kondisinya sangat lemah,dia perlu istirahat penuh",
"apakah ia mempunyai masalah berat belakangan ini?" tanya dokter
"ia dok,ia sedang mengalami sebuah peristiwa yang sangat mengganggunya,"
"baiklah,jika setelah ini ia masih berusaha melakukan bunuh diri,kita harus mendatangkan seorang psikiater untuknya"
"agar ia bisa lebih tenang dalam menghadapi kehidupan dimasa depannya." dokter memberi penjelasan panjang lebar.
"apakah separah itu dokter?"
""ya,keinginannya untuk mengakhiri hidupnya
sudah membuktikan bagaimana keadaan mentalnya saat ini."
d
"sebagai orang yang sudah mengerti tentang ini,itu adalah saran terbaik dari saya".
Burhan mengangguk tanda mengerti.Ia kemudian pergi pamit keruangan untuk melihat keadaan Ayu.
Dengan perlahan ia lalu mendekati Ibu Ayu
menjelaskan keadaan Ayu yang sebenarnya.
__ADS_1
"ibu harus kuat Bu,Ayu dan Alyssa saat ini sangat membutuhkan dukungan ibu" kata Burhan sambil memegang tangan ibu Ayu.
Ibu Ayu yang tetap setia disamping anak perempuan semata wayangnya itu menangis sedih mendengar berita yang disampaikan oleh Burhan kepadanya.
ia tidak menyangka ,kepolosan anaknya membuat ia menjadi celaka.
Setelah Ayu mulai tersadar ia semakin sering berteriak sambil meremas rambutnya dengan kuat.
jika hal itu terjadi maka suster akan langsung memanggil dokter.dengan bantuan suntikan obat penenang Ayu baru bisa terdiam dari aktifitasnya.
Melihat keadaan itu akhirnya Burhan tidak menyia-nyiakan waktu lagi.
seorang psikiater terbaik telah dipercayakan Burhan untuk menangani masalah Ayu ,Dokter ferdi,seorang laki-laki gagah dengan wajah lembut mempesona.
Dengan sabar dan penuh perhatian ia mengajak Ayu bercerita apa saja tanpa ada basa basi,layaknya seorang teman yang telah lama menjalin persahabatan.
Mulanya Ayu hanya menatap kosong wajah psikiaternya,lambat laun karena keseringannya ia bertemu membuat Ayu mulai terbuka sedikit demi sedikit.
namun untuk kenyamanannya melakukan terapi Ayu akhirnya dipindah kan kerumah rehabilitasi pemulihan penyakit mental.
Melihat temannya seperti itu Dinda,Burhan dan ibunya Ayu merasa sedikit lega,setidaknya ada harapan untuk Ayu hidup normal seperti dulu lagi.
sementara Alyssa juga mulai sembuh,ia sudah bisa berjalan perlahan walaupun masih lemah.
ia dibawa oleh seorang suster ,namun alangkah terkejutnya ia saat melihat ruangan bundanya sudah kosong.
ia merasa bingung dan sedih,
"suster,ibu saya kemana ya..?"
"maaf,saya juga tidak tau mbak," jawab sang suster.
"hari ini saya baru saja menggantikan suster yang berjaga malam mbak,jadi saya tidak tau"
",oh,,mbak antar saya keruang resepsionis ya mbak,saya mau menanyakan keberadaan ibu saya saat ini."
"baiklah mbak," suster langsung mendorong kursi roda milik Alyssa.
Hari ini memang tidak ada yang menjaga Alyssa karena ,Burhan dan Dinda mempunyai kesibukan tersendiri yang tak bisa ditinggalkan.
Dari meja resepsionis Alyssa mendapat kabar bahwa ibunya baru saja dibawa kerumah sakit jiwa tempat pemulihan mental untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.
dengan ruangan yang lebih tertata untuk pemulihan yang lebih cepat.
__ADS_1
Alyssa merasa sedikit berputus asa,itu artinya ia tidak bisa mengunjungi ibunya seperti sedia kala,apalagi dengan kondisinya saat ini.
akhirnya ia kembali ke ruangannya,walau dalam keadaan bersedih ia berusaha untuk tetap kuat,ia hanya ingin ibunya cepat sembuh.
Diusianya yang sangat belia,ia harus menjadi lebih dewasa karena keadaan.
...****************...
Sementara disebuah ruangan terdengar suara pecahan kaca,
Ayu histeris,melemparkan semua benda yang ada didepannya.
"tinggalkan aku,tolong...jangan ganggu aku..!!!!" teriaknya.
seorang suster yang membawakan makananyapun merasa panik,
"nona,ini saya,"sambil memeluk tubuh Ayu perlahan suster berusaha untuk menenangkannya.
"tidak,silahkan kamu pergi dari sini...!!!"teriaknya lagi sambil mendorong sang suster dengan kuat,
suster yang hilang keseimbangan jatuh terjerembab ke lantai.
Dengan cepat ia lalu bangun dan menekan tombol emergency untuk meminta bantuan.Ia tidak ingin terjadi sesuatu yang lebih parah pada pasien yang ditanganinya.
tidak berapa lama dokter Ferdi datang menghampirinya,sambil memberikan suntikan obat penenang ia berhasil membuat Ayu tertidur.
sekali-sekali Ayu memang akan berbuat seperti itu,
karena Ayu merasa hari -hari yang dilaluinya terasa berat,terkadang ia sadar terkadang ia banyak termenung.Ia merasa hidupnya telah hancur.
setelah dua bulan berlalu, Alyssa sudah bisa melakukan aktifitasnya seperti biasa,ia sudah keluar dari rumah sakit.
walaupun ia harus pulang pergi kerumah sakit untuk kontrol dengan ditemani oleh neneknya ia merasa semakin membaik.
sedangkan Ayu,ia masih tetap sering termenung hanya saja ia sudah tidak terlalu sering berteriak dan mengamuk,
dengan ketelatenan dan kesabaran dokter Ferdi perlahan-lahan Ayu mulai pulih.
sedangkan pembiayaan rumah sakit semua telah ditanggung oleh Burhan karena ia merasa semua itu adalah tanggung jawabnya.
sekali-sekali ia datang berkunjung ke tempat dimana Ayu dirawat untuk menjenguknya atau sekedar mengajaknya berjalan-jalan di taman.
Saat ini Ayu memang masih dirawat ditempat pemulihan mentalnya karena disitulah tempat dokter Ferdi praktek selama ini.
__ADS_1
Selain agar bisa memantau secara rutin juga untuk menjaga kenyamanannya berada di lingkungan yang lebih tenang dan nyaman.