Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas

Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas
S2 Cinta Segitiga


__ADS_3

Brata menenangkan sang mommy dengan mengatakan bahwa ia akan berusaha mencari kakaknya setelah adiknya terbangun dari koma dan kembali pulih.


Pria itu memeluk mommynya erat. Ia sangat tahu bagaimana perasaan Puja, dia juga tahu bahwa Puja selalu mengutamakan Kakaknya karena Puja takut ditinggalkan oleh saudaranya tersebut.


Namun, apa yang ditakutkan Puja malah terjadi dan hal itu mengakibatkan Puja syok karena kehilangan sang anak.


_


_


_


Setelah 3 Minggu koma akhirnya Catherine sadar kembali dan menatap sekelilingnya, ia tersenyum. Namun, ia mencari seseorang yang selalu menjaga dan melindunginya setiap saat.


Semua orang di ruangan itu tidak ada yang berani mengungkap kebenaran. Hingga setelah 2 tahun kemudian, wanita itu pergi ke kamar Brata untuk menanyakan sesuatu, dan ia tidak sengaja mendengar gumaman Brata seraya menatap foto kakak tertuanyanya tersebut.


Catherine pun memaksa Brata untuk menceritakan semuanya, Brata pun beralasan, bahwa Edward pergi hanya untuk belajar mandiri, dan tidak mengatakan alasan yang sesungguhnya pada Catherine karena larangan sang ayah.


Akan tetapi, Catherine tetap meyakini bahwa alasan Edward pergi bukan karena ingin belajar mandiri tapi karena sesuatu yang berhubungan dengannya, sebab Edward pergi tanpa berpamitan padanya.


Setelah itu, Catherine dijodohkan dengan seseorang yang tak pernah dikenal sebelumnya. Namun, ia menolak karena ia punya kekasih di tempat magangnya, yaitu Randa yang berasal dari Indonesia.


Catherine pun sangat bahagia saat mendapat liburan gratis ke Bali, karena ia berharap bisa menghampiri kekasihnya yang juga liburan di tanah kelahiran pria tersebut.


Akan tetapi, pada suatu malam. Wanita itu kehilangan kehormatannya karena kecerobohan wanita tersebut.


Ia menjadi ketakutan karena ia berpikir tidak akan ada seorang pun yang akan menerimanya kecuali orang yang benar-benar tulus mencintainya hingga ia memilih untuk menutup rapat rahasianya.


Sesampainya di Mansion setelah liburan, wanita itu dikejutkan dengan acara pertemuan keluarga dengan calon tunangannya. Namun, wanita itu menolak hingga Louis sangat murka pada putrinya tersebut.


Akhirnya Catherine memilih untuk melarikan diri dari keluarganya dan mengejar cintanya karena berharap akan mendapatkan kebahagiaan dari orang yang ia cintai.


Ia juga sangat meyakini Bahwa hanya Randa lah yang akan tetap menerima Catherine bagaimanapun keadaan wanita tersebut.


Akan tetapi, yang terjadi malah sebaliknya. Randa begitu kejam memperlakukan dirinya. Ia memperlakukan Catherine sangat buruk, dan Catherine pun dengan bodohnya menerima perlakuan Randa, karena wanita itu dihantui dengan perasaan bersalah atas kejadian yang menimpanya.


Brata yang terkejut dengan aksi nekat sang adik, ia mencarinya hingga ia mendapatkan kabar bahwa sang adik telah meninggalkan London dan pergi ke Indonesia bersama kekasihnya.


Brata pun semakin merasa kehilangan, dari 3 bersaudara hanya dialah yang yang masih tinggal di Mansion tersebut.


Akhirnya Brata meminta izin pada Louis untuk menetap di Indonesia dan mencari keluarganya yang menghilang di sana.


Awalnya Louis tidak mengizinkan, tapi setelah ia berpikir panjang, ia juga tidak tega melihat putranya bolak balik Indonesia-London yang membuat pria itu kecapean. Louis pun membantu bisnis Brata diam-diam hingga pria itu sukses di Indonesia.


Akan tetapi, karena kesibukannya sebagai CEO di negara tersebut. Brata hanya punya sedikit waktu untuk mencari sang Kakak dan Adiknya tersebut. Ia pun juga tidak berhasil mencari keberadaan mereka hingga takdir yang mempertemukannya. Karena Brata hanya berusaha mencari sendiri tanpa minta bantuan orang lain seperti orang kaya pada umumnya.

__ADS_1


Flashback off


_


_


_


"Jika dengan kembali ke Mansion, mommy bahagia, maka Edward akan kembali Mom!"


Pria itu memeluk Puja dengan begitu eratnya. Sementara Louis tersenyum melihat pemandangan di hadapannya tersebut.


Pria paruh baya itu beranjak dari tempat duduknya. "Aku pulang duluan!" ucapnya. Namun, Puja tiba-tiba berdiri di hadapan suaminya tersebut.


"Kenapa?" tanya Louis seraya menaikkan sebelah alisnya karena ia bingung mengapa sang istri menghalangi langkahnya.


"Minta maaf pada putraku sekarang juga!" pinta Puja seraya menatap tajam suaminya tersebut.


"Nanti aku minta maaf jika sudah sampai di Mansion!" jawab Louis datar.


"Tidak, kamu harus minta maaf sekarang, atau aku tidak akan pernah memaafkanmu lagi!" ucap Puja penuh penekanan.


Louis menghela nafas seraya balik badan dan menatap putranya tersebut. Louis memegang pundak Edward dengan sebelah tangannya. "Maafkan daddy! Kembali lah ke mansion sebelum mommymu semakin gila!" ucap Louis tersenyum tipis.


"Daddy tidak perlu minta maaf! Edward tahu, apapun yang dilakukan Daddy untuk Edward, itu semua demi kebaikan Edward." Pria itu membalas senyuman daddynya.


"Aku sangat beruntung karena Tuhan menakdirkanmu untuk menjadi putraku, Sayang! Hatimu begitu tulus dan bersih, mommy yakin Tuhan pasti sudah menyiapkan kebahagiaan untukmu setelah penderitaan yang kau alami!" ucap wanita paruh baya itu seraya membelai pipi Edward lembut.


"Ya sudah, kita pulang bareng saja!" ajak pria paruh baya itu.


"Tidak, Dad! Aku bawa mobil sendiri!" tolak Edward.


"Ya sudah, biar mommy ikut mobil Edward saja!" ucap Puja tersenyum.


"Ayo Nak kita pulang!" Puja menarik tangan putranya tersebut dengan penuh semangat. mengabaikan Louis yang masih berdiri mematung di sampingnya.


_


_


_


Devan kini mengerjakan sesuatu di ruang kerjanya dengan Catherine yang menemani pria itu.


"Dev, aku kangen Kakak!" ucap Catherine seraya duduk di pangkuan suaminya.

__ADS_1


"Nanti aku akan menghubungi Brata supaya menemuimu di sini!" jawab Devan sambil mengetik sesuatu di laptopnya.


"Bukan Kak Brata! Aku kangen Kak Edward! Aku ingin memeluknya seperti dulu!" Catherine memanyunkan bibirnya.


"Kamu tidak boleh memeluk siapapun termasuk kakak-kakakmu, kau hanya boleh memelukku!" jawab Devan posesif.


"Apaan sih, Dev!" Catherine menggigit bahu pria itu karena kesal.


"Aw ... !" seru Devan yang langsung menghentikan kerjaannya.


"Kenapa kau menggigitku, Sayang?" tanya Devan memeluk pinggang istrinya yang masih duduk di pangkuannya tersebut.


"Kamu itu sangat menyebalkan tau nggak sih?" Catherine mencubit-cubit lengan pria itu pelan.


Devan tersenyum. "Kakakmu sudah kembali ke London! Nanti kita ke sana sekalian liburan dan tinggal di Mansion keluargamu!" ucap Devan dengan dagu yang bertumpu pada bahu wanita itu.


"Kakak kembali ke London?" tanya Catherine dengan mata yang berbinar.


"He'em ... !" jawab Devan seraya memejamkan matanya.


"Nanti aku akan mengajak Kak Brata dan Kak Keyla untuk menginap juga di sana!" Catherine tersenyum penuh kebahagiaan.


"Jangan ...!" Devan reflek berteriak pada Catherine hingga membuat wanita itu terkejut dan berdiri dari pangkuannya.


"Kamu kenapa?" tanya Catherine seraya memegang dadanya dan menatap Devan dengan mata yang membola.


Devan pun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, karena ia tidak mungkin memberikan kabar yang sesungguhnya mengenai cinta segitiga tersebut.


"Aku tidak apa-apa, Sayang! Sepertinya tadi ada sesuatu yang menggigit tengkukku, makanya aku bilang jangan!" Devan tersenyum cengengesan.


"Kamu makin aneh, Dev!" Catherine menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Sebentar lagi kerjaanku kelar, kamu duduk lagi di sini!" Devan menepuk-nepuk pahanya.


"Tidak, aku bosan!" tolak Catherine sambil memanyunkan bibirnya.


"Ya sudah, kalau kamu bosan, kamu tidur duluan, kasian Baby kita! Nanti kesayangan daddy juga kecapean." Devan tersenyum seraya menatap Catherine penuh cinta.


"Tidak! Aku tidak bisa tidur tanpa memelukmu!" rengek Catherine.


Devan pun semakin melebarkan senyumnya mendengarkan permintaan sang istri, ia menutup laptopnya lalu beranjak mendekati wanita tersebut. "Ya Sudah, aku lanjutkan besok saja, ayo kita tidur!" ajak Devan yang langsung menggendong tubuh Catherine ala bridal style tanpa izin.


...❤️❤️❤️❤️❤️...


...TBC...

__ADS_1


__ADS_2