Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas

Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas
Hatiku hanya untukmu


__ADS_3

2 bulan berlalu, kini hubungan Devan dan Catherine semakin dekat dan Randa pun tidak pernah pulang ke rumah itu.


"Nanti malam kita dinner!" ucap Devan. Pria itu tersenyum seraya duduk di dekat Catherine yang sedang memandangi danau buatan yang terhampar luas di depan matanya.


"Baiklah, kita dinner di mana?" tanya Catherine dengan senyum yang mengembang.


"Nanti malam aku jemput ke rumahmu!" ucap Devan seraya mengelus rambut wanita itu.


Catherine pun menoleh, menatap pria yang selalu membuatnya bahagia selama 2 bulan setelah kepindahan Randa dan Mikha ke tempat yang baru.


"Terima kasih, Dev! Selama 2 bulan ini, aku merasa menjadi orang yang paling berharga. Hidupku yang terasa kosong, sekarang sudah tidak lagi." Catherine menatap Devan dengan senyum cerianya.


Devan pun menangkup kedua pipi Catherine seraya menatap mata teduh orang yang dicintainya itu. "Aku akan melakukan apapun untuk mendapatkanmu, Perican!" ucap Devan seraya mengelus pipi mulus wanita itu.


"Kau selalu bilang itu padaku, tapi pada kenyataannya, kamu hanya diam dan tidak melakukan apapun!" ucap Catherine sendu.


Devan menundukkan kepalanya seraya menurunkan tangannya dari kedua pipi wanita itu, ia tidak sanggup melihat wajah sedih orang yang ia cintai. Lalu, Devan mengambil tangan Catherine sambil menggenggamnya erat.


"Baiklah, malam ini kamu bersiap, aku akan menjalankan rencanaku malam ini, tapi kamu janji jangan pernah meneteskan air matamu lagi setelah ini!" ucap Devan seraya menatap wajah Catherine dengan senyuman sendu.

__ADS_1


"Kau tidak perlu khawatir dengan hatiku, hatiku sudah terbiasa terluka, kalau hanya untuk malam ini, hatiku masih bisa bertahan." Catherine tersenyum menatap orang yang mampu membuatnya tersenyum kembali selama dua bulan berlalu itu.


"Baiklah kalau begitu, aku hanya takut kamu terluka! Karena setiap perjuangan tidaklah langsung berbuat manis, kita mesti merasakan sakit terlebih dahulu untuk mencapai tujuan kita," ucap Devan.


Catherine tersenyum, mendengar ucapan orang yang mengisi hari-harinya tersebut tanpa menyela ucapan Devan.


"Berjanjilah padaku untuk tetap bertahan apapun yang terjadi!" ucap Devan seraya mengangkat jari kelingkingnya.


"Apaan sih?" Catherine menepis jari kelingking Devan seraya tertawa lepas. Devan pun ikut tersenyum melihat tawa wanita itu.


"Kamu seperti anak kecil, pake jari kelingking hanya untuk mengikat janji," ucap Catherine masih dengan sisa-sisa tawanya.


"Itu tidak akan terjadi, karena hatiku hanya untukmu, dan tidak ada seorang pun yang bisa menghalangi keinginanku!" ucap Devan tersenyum dengan mengangkat sebelah sudut bibirnya.


"Sombong banget sih!" ucap Catherine seraya menyentil hidung pria itu.


"Bukan sombong, tapi aku akan melakukan hal apapun, jika itu bisa membuatmu bersamaku!" ucap Devan.


Catherine langsung memeluk tubuh pria itu erat, seraya memejamkan matanya. "Aku menyesal mengenalmu!" ucap Catherine.

__ADS_1


"Jika memang kau menyesal mengenalku, maka aku akan menjauh darimu, tapi aku tetap tidak akan pernah berhenti untuk memastikan keadaanmu baik-baik saja," ucap Devan tersenyum.


"Aku tidak akan rela jika kau menjauh dariku, karena aku menyesal mengapa aku tidak mengenalmu sejak dulu, sebelum aku mengenal Mas Randa," ucap Catherine dengan senyum teduhnya.


Devan pun memeluk tubuh Catherine erat. "Aku mencintaimu, Catherine! Berjanjilah, jangan pernah meninggalkanku apapun yang terjadi!" pinta Devan.


...❤️❤️❤️❤️❤️...


...TBC...


Assalamualaikum Readersku, Sayang 🥰


Masih kurang belum?


Othor udah update 3 kali hari ini karena baca komen kalian uwwu banget hingga membuat Othor begitu semangat 🥰


Dan Alhamdulillah nenek Othor baikan, terima kasih, ya guys doanya 😍


Thank you

__ADS_1


Muachhh 😘


__ADS_2