Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas

Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas
Hatiku sudah tidak bisa lepas


__ADS_3

"Seandainya saja kau mau berselingkuh denganku, maka aku tidak akan pernah mengecewakanmu, dan aku janji bahwa aku akan selalu membuatmu merasa nyaman dengan melimpahkan rasa kasih sayang dan cintaku untukmu!"


"Iya, sekarang aku mau berselingkuh denganmu," ucap Catherine cepat. Wanita itu memotong ucapan Devan.


"Aku bosan menderita, setiap malam aku kesepian, aku hanya membutuhkan kasih sayang yang tidak pernah kurasakan selama ini, jika dengan berselingkuh denganmu itu bisa membuatku merasa nyaman, lalu kenapa aku harus menolak?"


"Sekarang aku tidak perduli lagi pada orang lain, aku hanya ingin merasakan kebahagiaan yang sudah lama menjauh dari hidupku," ucap Catherine.


"Apakah aku tidak salah dengar?" tanya Devan dengan senyum yang mengembang dan mata yang berbinar.


Catherine mengangguk dengan senyum sendunya. Devan pun menggeser duduknya, lalu memeluk Catherine dengan dekapan hangatnya.


"Aku ingin bebas! Aku tidak tahu apa artinya Cinta yang sesungguhnya, yang aku tahu, aku hanya ingin bahagia," ucap Catherine terisak-isak.


Devan melepaskan pelukannya, lalu tersenyum seraya menangkup kedua pipi Catherine dengan senyum yang mengembang.


"Mulai sekarang, lupakan semua hal tentang suamimu, pikirkan saja tentangku, tentang hubungan kita, aku janji padamu, aku akan segera membawamu pergi menjauh dari penderitaan yang selama ini kau hadapi," ucap Devan.


"Sebelum kau berjanji padaku, aku hanya ingin jujur tentang satu hal, tentang kenapa suamiku membenciku bahkan tidak mau menatapku?" ucap Catherine menatap manik mata hitam Devan.


"Katakan saja! Aku akan mendengar kan mu," ucap Devan.


"Aku sudah pasrah, jika kau membenciku karena hal itu, paling tidak aku tidak terlalu sakit dibandingkan aku harus kehilangan kamu saat hatiku sudah tidak bisa lepas!" ucap Catherine sendu.

__ADS_1


"Katakan, aku ingin mendengarnya!" titah Devan tersenyum.


"Aku, pernah melakukan hal yang memalukan sebelum aku menikah dengan Mas Randa," ucap Catherine dengan air mata yang terus mengeluarkan cairan bening. Namun, Devan menghapus nya seakan tidak rela Catherine membuang-buang air mata itu.


"Maksudnya?" tanya Devan mengerutkan kening.


"Aku pernah liburan ke Bali sebelum menikah dengan Mas Randa. Namun, setelah beberapa hari aku di sana, kejadian naas terjadi padaku, aku mengikuti teman-temanku ikut ke diskotik dan aku mabuk di sana."


"Entah apa yang terjadi pada malam itu aku nggak tau, keesokan harinya aku sudah tidak memakai busana lagi di sebuah hotel mewah, dan di dekat tempat tidur itu ada cek yang tertera dengan nominal yang cukup fantastis, yaitu 20M. Pria itu tidak meninggalkan jejak sedikitpun, bahkan rekaman CCTV di sana pun sudah tidak ada lagi, karena ada seseorang yang mengambilnya," ucap Catherine memancarkan wajah kemarahan dengan air mata yang tak kunjung berhenti mengalirkan cairan bening.


Deg


"Apakah gadis itu Catherine? Tidak? Itu tidak mungkin? Apa karena itu, aku seperti tidak asing melihat wajah Catherine? Aku harus memastikan dan menanyakan ini pada Mark! Pada waktu itu dia yang mengambil rekaman CCTV yang ada di hotel itu," batin Devan.


"Iya, kenapa?" tanya Devan terkejut.


"Ish ... kamu sangat menyebalkan, kamu bilang mau mendengarku tapi nyatanya kamu malah melamun," ucap Catherine memanyunkan bibirnya sambil menghapus air matanya.


"Enggak Kok, aku nggak melamun," elak Devan.


"Iya, kamu nggak melamun cuma bengong aja dan tidak mendengarkan curhatan ku," tuduh Catherine memutar bola matanya malas.


"Beneran Kok, aku denger!" Bujuk Devan.

__ADS_1


"Itu tadi, kamu cerita tentangmu sebelum menikah," ucap Devan mencoba menjelaskan.


"Pokoknya aku ngambek!" ucap Catherine dengan wajah penuh kekesalan.


"Beneran nih ngambek?" tanya Devan tersenyum menggoda.


"Iya, ngambek!" jawab Catherine mengalihkan tatapannya dari pria itu.


"Masak sih? Tapi Kok ada ya, orang ngambek itu bilang-bilang?" Devan menyandarkan kepalanya pada bahu Catherine.


"Kau sangat menyebalkan!"


...❤️❤️❤️❤️❤️...


...TBC...


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh 🥰


Halo semua Readersku sayang ❤️


Kalau Othor nggak nyapa kalian rasanya ada yang Kurang 🙈


Terima kasih atas dukungan kalian ya!" 😘

__ADS_1


__ADS_2