Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas

Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas
S2 Bayangan Masa lalu


__ADS_3

Acara kini telah selesai, Brata dan Keyla pun kini berada di kamar pengantinnya. Keduanya sudah siap melakukan kewajiban seorang suami istri. Namun, bayangan-bayangan masa lalu Keyla terus menari di benaknya hingga saat Brata menimpa tubuh wanita itu, ia mendorong tubuh Brata dan lari ke kamar mandi.


Brata mengerutkan kening, ia menatap punggung Keyla yang menghilang di balik pintu kamar mandi.


"Kenapa, kenapa aku tidak bisa melupakannya! Dan sekarang aku juga tahu satu kenyataan yang mengejutkan! Kenapa kalian harus bersaudara, kenapa!"


"Kamu sudah membuat aku sakit hati, Edward! Dan kamu lihat saja aku akan melakukan hal yang lebih menyakitkan pada saudaramu!" ucap Keyla tersenyum penuh kebencian.


"Tapi kenapa harus Brata? Aku mulai merasa nyaman dengannya! Dia terlalu baik untuk kusakiti!" ucap Keyla yang detik kemudian ia menangis.


"Kenapa kau harus datang di hari bahagiaku, seharusnya kau tidak menampakkan wajahmu di depanku, agar aku tidak tahu bahwa kamu saudara suamiku."


"Rasa benciku padamu melebihi rasa cintaku pada Brata, aku akan menyakitinya. Aku akan terus menyakitinya!" ucap Keyla dengan mata yang memerah dan gigi yang mengerat dengan tangan yang mengepal.


Tok tok tok ...


Suara ketukan pintu mengagetkan Keyla yang bersandar pada pintu kamar mandi.


"Sayang ... ! Kamu tidak apa-apa 'kan di dalam sana!" panggil Brata khawatir.


Keyla menghapus air matanya, lalu mencuci muka dan keluar dari kamar mandi tersebut.


"Nggak apa-apa kok, Mas! Aku hanya sedikit pusing!" ucap Keyla kaku.


"Ya sudah, kalau begitu kita istirahat saja!" Brata menggendong tubuh Keyla dan menatapnya penuh kasih.


"Kenapa kau menggendongku, Mas? Aku bisa jalan sendiri!" ucap wanita itu dengan senyum yang dipaksakan.


"Tidak apa-apa, malam pertamanya kita tunda saja! Aku akan menunggumu sampai benar-benar sehat!" ucap Edward.


___________


Flashback on

__ADS_1


"Aku mencintaimu, Keyla!" Edward menatap wanita itu penuh cinta.


"Aku juga mencintaimu, Edward!" jawab Keyla tersenyum seraya membalas tatapan pria itu.


Keduanya duduk di tepi kolam taman yang sangat luas, di tengah-tengahnya terdapat air mancur yang membuat kolam itu semakin indah, pantulan kelap kelip bintang pun menambah keindahannya.


Keyla menyandarkan kepalanya pada bahu pria itu, ia menatap kembang api yang begitu indah, kado spesial ulang tahunnya dari pria tersebut.


"Di hari ulang tahunmu aku ingin membicarakan hal yang penting denganmu Keyla," ucap Edward menatap mata wanita itu lekat.


"Apa?" tanyanya.


"Maukah kau menikah denganku?" ucap Edward tersenyum.


Keyla pun menegakkan kepalanya, lalu menatap pria itu dari samping. "Kamu tidak bercanda 'kan?"


"Apakah aku sedang terlihat bercanda?" tanya Edward menoleh seraya menatap mata wanita itu lekat.


"Aku mencintaimu, Edward!" Keyla memeluk pria itu erat.


"Apakah aku mimpi?" tanya Keyla seraya membungkam mulutnya.


"Tidak! Kau tidak sedang bermimpi!" ucap Edward yang tidak memudarkan senyumnya.


Keyla memeluk pria itu lagi dengan rasa bahagia yang kian membuncah. "Iya, aku menerimanya!"


Edward pun membalas pelukan wanita itu, ia memejamkan mata, menikmati pelukan dari orang yang dicintainya tersebut. "Terima kasih!"


Setelah itu, Edward mengantar wanita itu pulang, dan kembali ke apartemennya setelah memastikan wanita itu baik-baik saja.


Saat dalam perjalanan pulang, Pria itu tiba-tiba melihat segerombolan pria yang mengganggu seorang wanita, ia turun dari mobil dan membantunya.


Saat ia berhasil membantu wanita itu, ia menanyakan alamatnya. Namun, wanita itu tidak punya tempat tinggal karena ia baru diusir oleh pemilik kontrakan.

__ADS_1


Akhirnya Edward menawarkan ia pekerjaan, dengan menjadi asisten rumah tangga di apartemen wanita itu.


Sesampainya di apartemen, Edward tiba-tiba pusing dan hampir jatuh jika wanita itu tidak menyanggah tubuhnya.


"Anda kenapa, Tuan?" tanya wanita itu.


"Tidak aku tidak apa-apa!" ucapnya. Namun, setelah ia mencoba melangkah lagi ia akan kembali jatuh hingga pembantu tersebut mengantar pria itu ke kamarnya.


"Ini pasti karena pukulan tadi!" gumam wanita itu penuh dengan perasaan bersalah. Akhirnya wanita itu mengambil kompres untuk menurunkan panas.


Akan tetapi, panasnya tidak kunjung turun hingga wanita itu memilih untuk skin to skin agar demam tubuh pria itu mereda.


Ke esokan paginya Keyla datang begitu pagi hingga akhirnya ia sangat terkejut saat melihat pria yang dicintainya tidur dengan wanita lain.


"Keterlaluan kamu, Mas!" teriak Keyla hingga membangunkan pria itu.


Edward yang tidak menyadari dengan apa terjadi begitu terkejut saat mengetahui Edward tidur dengan wanita lain.


"Sayang, ini tidak seperti yang kamu lihat, kamu hanya salah faham sayang!" ucap Edward sendu.


"Mulai sekarang hubungan kita, Putus!" ucap Keyla dengan amarah yang membuncah.


Flashback off


...❤️❤️❤️❤️❤️...


...TBC...


Assalamualaikum Readersku, Sayang 🥰


Mohon bantuannya koreksi typo ya guys 🤣


Dan terima kasih atas dukungan kalian.

__ADS_1


love you All


Muachhh 😘


__ADS_2